Modus Pura-pura Minta Rokok, Begal Tebas Tangan Pengendara Motor

Kompas.com - 03/08/2020, 11:36 WIB
Ilustrasi begal ThinkstockIlustrasi begal

BENGKULU, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Rejang Lebong memburu pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasa yang terjadi di jalan lintas Curup-Lubuk Linggau tepatnya di Desa Taktoi, Kecamatan Padang Ulak Tanding, Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Minggu (02/08/2020). 

Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WIB saat korban Alva Edison (18) warga Musi Rawas, Sumatera Selatan berniat melintas menuju Lubuk Linggau.

Berdasarkan penuturan korban pada polisi korban dan temannya dari Curup, Bengkulu pulang ke Lubuk Linggau menggunakan sepeda motor Honda Beat.

Baca juga: Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 2 Agustus 2020

 

Sesampainya di TKP korban dihadang dua orang laki-laki menggunakan motor Honda Vario hitam-putih dan pura-pura minta rokok.

"Hanya sebuah alasan, kemudian pelaku langsung melancarkan aksinya dengan meminta motor korban. Permintaan pelaku ditolak mentah-mentah oleh korban dan melakukan perlawanan dengan mengencangkan gas motor," kata Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Sudarno dalam rilisnya, Senin (3/8/2020). 

Baca juga: Bengkulu Utara Terima Bantuan APD dari Pembaca Kompas.com

Tebas tangan korban, 2 begal masih buron

Korban menyerah setelah pelaku mengambil sebilah parang panjang dari pinggang dan menebas tangan korban.

Korban menderita luka robek di tangan, pelaku berhasil membawa motor korban dan kabur ke arah Kepala Curup.

Korban yang terluka parah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sobirin. Kabid Humas Polda Bengkulu Kombespol. Sudarno, menyebutkan saat ini Polsek Padang Ulak Tanding, di-backup Sat Reskrim Polres Rejang Lebong sedang berupaya melacak keberadaan kedua pelaku.

"Anggota masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku,” ujarnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Regional
Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X