Hindari Penyeberang Jalan, Mobil Bak yang Angkut 12 Siswa Terguling Dua Kali, Satu Tewas

Kompas.com - 01/08/2020, 13:54 WIB
Ilustrasi kecelakaan nastenkapekaIlustrasi kecelakaan

KOMPAS.com - Sebuah mobil bak terbuka yang mengangkut 12 siswa sekolah penerbangan di Jember, Jawa Timur, terguling dua kali dan menyebabkan satu orang tewas, Jumat (31/7/2020).

Kecelakaan maut itu terjadi di Jalan Airlangga, Dusun Karanganyar, Desa Rowotamtu, Kecamatan Rambipuji.

"Benar, tadi ada peristiwa kecelakaan tersebut menimpa mobil bak terbuka. Satu orang penumpang meninggal dunia, dan satu kritis," ujar Kapolsek Rambipuji AKP Hari Pamuji kepada Surya, dilansir dari Surya.co.id, Jumat (31/7). 

Baca juga: Baca juga: Korban Kecelakaan Tinggalkan Kaki dan Jari di Jalan, Warga Heboh

Kronologi

Menurut Hari, berdasar keterangan saksi di lokasi kejadian, saat itu mobil melaju dari utara ke selatan.

Lalu, saat tiba di depan Warung Bu Marianus, sopir tiba-tiba banting stir ke kanan untuk menghindari penyeberang jalan. 

Akibatnya, sopir tak bisa menguasai laju mobil hingga terguling dua kali. Mobil berhenti usai lalu menabrak warung yang ada di tepi jalan.

"Saat ini peristiwa itu ditangani lebih lanjut oleh Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Jember," ucap Hari.

Baca juga: Baca juga: Mobil Bak Terbuka Bawa 12 Siswa Sekolah Penerbangan Menabrak Warung Setelah 2 Kali Terbalik

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Kronologi Petani Adang Truk Pupuk Bersubsidi di Tuban, Berawal Hoaks Pupuk Langka

Regional
Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Tutup Dolly lalu Dijadikan Pasar Burung, Risma: Saya Mohon Maaf...

Regional
6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

6 Pemerkosa Remaja 15 Tahun hingga Hamil Ditangkap, 1 Pelaku Masih Buron

Regional
Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Tarik-menarik dengan Buaya, Titus Selamatkan Nyawa Sang Adik yang Diterkam

Regional
Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Ramai-ramai Kepala Daerah Bermedia Sosial, dari Emil hingga Ganjar Pranowo, Ini Analisis Drone Emprit

Regional
Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Video Viral Seorang Nenek Dipukul Saat Berteduh, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Rekor Tertinggi di Garut, Pasien Corona Bertambah 110 Orang

Regional
5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

5 Fakta Tewasnya Yulia, Dibunuh di Kandang Ayam, Ditemukan Dalam Mobil Terbakar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

[POPULER NUSANTARA] Pendaki Berfoto Bugil, Dilaporkan ke Polisi | Pedagang Mainan Bayar Pajak Pakai Uang Koin

Regional
Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Peringatan Hari Santri Nasional 2020 di Jateng Digelar Virtual

Regional
UNM Bantah Mahasiswanya Terlibat Perusakan Kantor Nasdem Makassar

UNM Bantah Mahasiswanya Terlibat Perusakan Kantor Nasdem Makassar

Regional
21 Terduga Perusak Kampus UNM dan Kantor Nasdem Makassar Ditangkap

21 Terduga Perusak Kampus UNM dan Kantor Nasdem Makassar Ditangkap

Regional
Ratusan Ton Ikan Mati Mendadak di Danau Toba

Ratusan Ton Ikan Mati Mendadak di Danau Toba

Regional
Termakan Hoaks, Petani Adang Truk Pengangkut Pupuk Bersubsidi

Termakan Hoaks, Petani Adang Truk Pengangkut Pupuk Bersubsidi

Regional
20 Pondok Pesantren di Banten Terpapar Covid-19

20 Pondok Pesantren di Banten Terpapar Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X