28 Kabupaten di Papua Akan Lakukan Adaptasi New Normal, Sekolah Diizinkan Dibuka

Kompas.com - 30/07/2020, 19:17 WIB
Wagub Papua Klemen Tinal KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIWagub Papua Klemen Tinal

JAYAPURA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal memastikan 28 kabupaten di Papua akan melakukan adaptasi new normal setelah masa relaksasi pembatasan sosial tahap kedua berakhir pada 31 Juli 2020.

Klemen mengatakan, hanya Kota Jayapura yang belum menerapkan adaptasi new normal.

"Kemudian melihat situasi umum secara rill yang ada hari ini maka kita sampaikan kondisi hari ini kita bukan lagi relaksasi konseptual Papua tapi hari ini adalah adaptasi new normal, kecuali Kota Jayapura," ujar Klemen di Jayapura, Kamis (30/7/2020).

Dengan penerapan adaptasi new normal, 28 kabupaten itu bisa mengizinkan sejumlah aktivitas. Contohnya, membuka kembali sekolah.

"Untuk itu sekolah di daerah lain bisa bersekolah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan," kata dia.

Baca juga: Sejumlah Anak Menumpang Pakai Wifi Kantor Polisi untuk Belajar, Awalnya Dikira Mau Laporan

Hingga Rabu (29/7/2020), jumlah kasus positif virus corona baru atau Covid-19 di Papua telah mencapai 2.949.

Dari 29 kabupaten atau kota yang ada di Papua, penyebaran Covid-19 sudah mencapai 19 kabupaten atau kota.

Sebanyak 13 kabupaten atau kota masih masuk dalam zona merah Covid-19.

Enam kabupaten yang sebelumnya masuk zona merah kini sudah diklasifikasikan dalam zona kuning.

 

Sementara Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru mengakui, daerahnya belum bisa melakukan adaptasi new normal karena angka reproduksi efektif (Rt) masih tinggi.

"Kalau kota belum bisa karena faktor epidemiologi untuk Rt kota masih di atas dua, new normal di bawah satu," kata Rustan saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Hingga Rabu (30/7/2020) malam, jumlah kasus positif virus corona di Kota Jayapura mencapai 1.783.

Baca juga: Sederhana, Uang Rp 1.000 Bergambar Kapten Pattimura Jadi Mas Kawin Pasangan Ini

Dari jumlah tersebut, 1.122 pasien masih dirawat, 644 orang sembuh, dan 21 meninggal.

Penyebaran corona di Kota Jayapura telah mencakup 25 kelurahan yang ada di wilayah tersebut.

Sedangkan dari sembilan kampung yang ada di Kota Jayapura, enam di antaranya masuk zona merah penyebaran virus corona.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Koper dan Alat Kontrasepsi Jadi Barang Bukti Kasus Mayat Perempuan Muda Dalam Hotel

Regional
Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Mayat Perempuan Muda di Kamar Hotel, Ada Luka di Belakang Kepala

Regional
Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Fenomena Desa Miliarder, Adakah yang Berubah di Masyarakat?

Regional
Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Cerita Penjual Es Krim di Lampung, Kestabilan Pasokan Listrik Pengaruhi Omzet Penjualan

Regional
Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Wali Kota Semarang Kaget Pompa di Trimulyo Berkurang

Regional
Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Bocah 7 Tahun di Kotabaru Kalsel Tewas Digigit King Kobra Saat Mandi di Sungai

Regional
447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

447 Rumah Rusak akibat Gempa M 5,2 di Halmahera Selatan

Regional
Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Rahvana Sveta di Atas Panggung Gedung Wayang Orang Sriwedari, Memukau...

Regional
Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Banjir Surut, Arus Lalin di Bawah Jembatan Tol Kaligawe Bisa Dilewati Kendaraan

Regional
Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Fakta Seputar Bayi Hiu Berwajah Mirip Manusia, Kelainan Genetik dan Sempat Buat Takut Nelayan

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 28 Febuari 2021

Regional
Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Menikmati Nasi Minyak, Makanan Khas Palembang yang Dulu Disantap Keluarga Sultan

Regional
Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Tak Tertampung, Ratusan Pelajar SMP di Nunukan Bakal Belajar di SD

Regional
Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Regional
Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Respons PDI-P soal OTT Gubernur Sulsel: Orang Baik Tak Cukup, Kadang Lupa Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X