Pasangan Bajo Calon Lawan Gibran di Pilkada Solo Berjanji Tak Ambil Gaji Jika Terpilih

Kompas.com - 29/07/2020, 11:42 WIB
Pasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Solo jalur independen, Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) bekali petugas verifikasi faktual dengan APD di rumah pemenangan Bajo di Solo, Jawa Tengah, Jumat (26/6/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIPasangan bakal calon wali kota dan wakil wali kota Solo jalur independen, Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) bekali petugas verifikasi faktual dengan APD di rumah pemenangan Bajo di Solo, Jawa Tengah, Jumat (26/6/2020).

SOLO, KOMPAS.com - Pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo jalur independen Bagyo Wahyono-FX Supardjo alias Bajo berjanji tidak akan mengambil gajinya jika nanti terpilih dalam Pilkada Solo 2020.

"Kami dan teman-teman termasuk bacalon (Bajo) sudah komitmen kalau nanti jadi tidak akan mengambil gaji," kata Penanggung Jawab Tim Pemenangan Bajo, Budi Yuwono saat dihubungi Kompas.com di Solo, Jawa Tengah, Rabu (29/7/2020).

Menurut Budi, gaji bulanan Bajo tersebut rencananya akan disalurkan dan dialihkan untuk membantu warga Solo.

Dia menilai, masih ada sebagian warga Solo yang hidup di bawah garis kemiskinan. Sehingga gajinya tersebut bisa lebih bermanfaatkan bagi mereka.

"Sebenarnya ini bukan untuk gagah-gagahan. Cuma kami prihatin masih adanya sebagian masyarakat Solo yang hidupnya masih di bawah garis kemiskinan," ungkap Budi.

Baca juga: Cerita Paslon Independen Bajo, Calon Lawan Gibran dalam Pilkada Solo

Budi optimistis paslon Bajo dapat mewujudkan cita-citanya untuk memenangkan pesta demokrasi lima tahunan yang digelar pada 9 Desember 2020.

Budi juga mengatakan, paslon Bajo telah menyerahkan perbaikan syarat dukungan calon perseorangan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk bisa lolos ke tahapan berikutnya.

Perbaikan syarat dukungan tersebut telah mereka serahkan kepada KPU Solo pada Minggu (26/7/2020) pagi. Penyerahan perbaikan syarat dukungan juga dihadiri oleh paslon Bajo.

"Kemarin itu kita serahkan dukungan perbaikan sekitar 21.000 dukungan. Kemudian yang memenuhi syarat setelah diperiksa ada 19.551 dukungan. Berkurang sekitar 1.500 dukungan. Jadi yang 19.551 dukungan itu dinyatakan lengkap. Berarti lebih dari minimal yang kami serahkan sekitar 14.000 dukungan," terang dia.

Baca juga: Paslon Bajo Calon Lawan Gibran dalam Pilkada Solo Siapkan Perbaikan Syarat Dukungan

"Kami tinggal menunggu hasil verifikasi administrasi di KPU. Nanti kalau sisanya masih lebih dari 14.000 dukungan kita nanti ke tahap verifikasi faktual kedua tanggal 10-16 Agustus 2020," sambungnya.

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Solo, Suryo Baruno mengatakan, menerima dokumen perbaikan syarat dukungan dari paslon Bajo pada Minggu (26/7/2020).

Adapun jumlahnya sebanyak 21.063 dukungan berupa Formulir Model B1KWK perseorangan perbaikan, B1.1KWK perseorangan perbaikan dan Formulir Model B2KWK perseorangan perbaikan.

"Dari 21.063 dukungan yang kami cek kelengkapan dokumen tersebut 19.551 dukungan dinyatakan lengkap dan yang tidak lengkap ada 1.512 dukungan dengan jumlah persebaran lima kecamatan," ujar Suryo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Curhat Nakes Terpapar Covid-19 yang Bikin Gugus Tugas Syok: Bersihkan Tempat Tidur hingga Beli Vitamin Sendiri

Curhat Nakes Terpapar Covid-19 yang Bikin Gugus Tugas Syok: Bersihkan Tempat Tidur hingga Beli Vitamin Sendiri

Regional
Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Semeru, Macan Tutul Jawa atau Anjing Hutan?

Jejak Hewan Liar di Jalur Pendakian Semeru, Macan Tutul Jawa atau Anjing Hutan?

Regional
Lunasi Utang Pilkada Rp 1 M, Mantan Calon Bupati Ngaku Kepepet Edarkan Uang Palsu

Lunasi Utang Pilkada Rp 1 M, Mantan Calon Bupati Ngaku Kepepet Edarkan Uang Palsu

Regional
Jadi Korban Order Fiktif, Pengemudi Ojol Dapat Ganti Rugi dari GrabFood

Jadi Korban Order Fiktif, Pengemudi Ojol Dapat Ganti Rugi dari GrabFood

Regional
Kronologi Seorang Perempuan di Makassar Dikeroyok Tetangga gegara Status Facebook, Pelaku Ditangkap

Kronologi Seorang Perempuan di Makassar Dikeroyok Tetangga gegara Status Facebook, Pelaku Ditangkap

Regional
Kasus Meningkat, RSUD Banten Kembali Dijadikan Pusat Rujukan

Kasus Meningkat, RSUD Banten Kembali Dijadikan Pusat Rujukan

Regional
Sekda DIY Sebut Tambang Liar Rugikan Daerah karena Tak Terkontrol

Sekda DIY Sebut Tambang Liar Rugikan Daerah karena Tak Terkontrol

Regional
Penderita Covid-19 di Salatiga Berasal dari Penularan Luar Daerah

Penderita Covid-19 di Salatiga Berasal dari Penularan Luar Daerah

Regional
38 Karyawan RSUP Soeradji Klaten Sembuh, 12 Orang Sudah Kembali Bekerja

38 Karyawan RSUP Soeradji Klaten Sembuh, 12 Orang Sudah Kembali Bekerja

Regional
Mayat Perempuan Tanpa Busana Mengambang di Kali Bugen Semarang

Mayat Perempuan Tanpa Busana Mengambang di Kali Bugen Semarang

Regional
Kota Kupang Berubah Jadi Zona Cokelat Covid-19, ASN Diwajibkan WFH

Kota Kupang Berubah Jadi Zona Cokelat Covid-19, ASN Diwajibkan WFH

Regional
Kecelakaan Beruntun Truk Elpiji, Honda Jazz, dan Motor, Satu Orang Tewas, 3 Luka

Kecelakaan Beruntun Truk Elpiji, Honda Jazz, dan Motor, Satu Orang Tewas, 3 Luka

Regional
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Disdukcapil Blora Tutup Sepekan

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Disdukcapil Blora Tutup Sepekan

Regional
Hujan Disertai Angin Kencang Landa Bogor, Rumah Rusak dan Kendaraan Terguling

Hujan Disertai Angin Kencang Landa Bogor, Rumah Rusak dan Kendaraan Terguling

Regional
Banten Dipastikan Punya Pemakaman Khusus Covid-19 di Kota Serang

Banten Dipastikan Punya Pemakaman Khusus Covid-19 di Kota Serang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X