Asisten Rumah Tangga Wagub Kaltim Positif Covid-19, Warga Tutup Jalan ke Rumahnya

Kompas.com - 28/07/2020, 05:45 WIB
Warga menutup akses jalan yang menghubungkan RT 14 dan RT 13 di Kelurahan Bugis, Kota Samarinda, Kaltim, Senin (27/7/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONWarga menutup akses jalan yang menghubungkan RT 14 dan RT 13 di Kelurahan Bugis, Kota Samarinda, Kaltim, Senin (27/7/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Warga RT 13, Kelurahan Bugis, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, menutup sebuah gang di daerah tersebut. 

Penutupan dilakukan karena salah satu orang yang tinggal di gang itu terkonfirmasi positif Covid-19.

“Dia pembantunya Pak Wagub Kaltim. Dia terkonfirmasi positif Covid-19 dan kini diisolasi di Bapelkes tapi dia warga situ jadi warga tutup jalan,” ungkap Lurah Kelurahan Bugis Ummi Mujaidah saat dihubungi Kompas.com, Senin (27/7/2020).

Baca juga: Dua Pekan Isolasi Mandiri, Wagub Kaltim Dinyatakan Sembuh Covid-19

Ummi mengatakan warga khawatir lalu lintas di gang sempit tersebut berpotensi terjangkit, sehingga mereka berinisiatif menutup gang yang menghubungkan rumah pasien tersebut, sejak Sabtu (25/7/2020) malam.

“Warga yang positif ini ada di RT 14 tapi berbatasannya dengan RT 13 sehingga ditutup oleh warga RT 13,” tutur dia.

Ummi menjelaskan, umumnya warga masih paranoid dengan Covid-19, sehingga mengambil langkah demikian.

Sebagai lurah, Ummi bisa melarang langkah yang diambil warga.

“Itu inisiatif ketua RT. Mereka koordinasi dengan kami. Tapi akses yang ditutup itu memang posisinya terjal. Masih banyak alternatif jalan lain yang bisa dilalui,” terang Ummi.

Selain itu, letak akses jalan yang ditutup itu pun kawasan padat penduduk. Karena itu, warga khawatir orang lalu lalang berpotensi terjangkit.

Baca juga: Setelah Klaster Wagub Kaltim, Kini Muncul Klaster Pemkot Samarinda dan Pemprov

Ditambahkan Ummi, saat ini di sekitar rumah pembantu Wagub Kaltim yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu, ada tujuh keluarga sedang menjalani karantina mandiri karena kontak erat.

“Dia punya satu anak dan enam adik yang sering kontak erat. Jadi mereka isolasi sementara di rumah itu di RT 14,” jelas dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Pembuangan Limbah Pabrik di Jalanan Cianjur Berpotensi Mencemari DAS Citarum

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Wali Kota Hendi Pastikan Jokowi Akan Tinjau Vaksinasi Tahap 2 di Kota Semarang

Regional
Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Kasus Covid-19 di Jateng Melandai, Ganjar Minta Upaya 3T Terus Digenjot

Regional
Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Resmikan Tempat Fisioterapi, Wali Kota Hendi Motivasi Penderita Cerebral Palsy

Regional
KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

KM Fajar Baru 8 Terbakar Saat Bersandar di Pelabuhan Rakyat Sorong, Korban Jiwa Nihil

Regional
Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Kacang Tak Lupa Kulit, Ganjar Sempatkan Diri Sowan ke Rumah Indekos Semasa Kuliah

Regional
'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X