Setelah Klaster Wagub Kaltim, Kini Muncul Klaster Pemkot Samarinda dan Pemprov

Kompas.com - 27/07/2020, 13:12 WIB
Balai Kota Samarinda saat ditutup sementara waktu untuk kegiatan kedinasan setelah terbentuk klaster penularan Covid-19, Jumat (17/7/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONBalai Kota Samarinda saat ditutup sementara waktu untuk kegiatan kedinasan setelah terbentuk klaster penularan Covid-19, Jumat (17/7/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Sejak dinyatakan positif Covid-19, penularan lokal dari Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi, membentuk klaster Covid-19.

Klaster dengan sebutan KT 2 ini sudah mencapai 15 kasus positif.

Satu pekan berjalan, kini muncul dua klaster baru yakni klaster Pemkot Samarinda dengan lima kasus positif dan klaster Pemprov Kaltim dengan 17 kasus positif, per Minggu (26/7/2020).

“Kedua klaster ini (Pemkot dan Pemprov) murni berdiri sendiri, tidak terkait dengan klaster KT 2 ataupun klaster lainnya,” ungkap Ketua Tim Surveilans Dinas Kesehatan Samarinda, dr Ery Wardhana melalui pesan singkat kepada Kompas.com, Senin (27/7/2020).

Baca juga: Kasus Covid-19 Wagub Kaltim Bentuk Klaster KT2, Sudah 15 Orang Tertular

Dari dua klaster tersebut, lanjut Ery, merupakan para ASN dan honor yang bekerja di lingkungan Pemkot Samarinda dan Pemprov Kaltim, juga warga.

“Yang dari warga merupakan keluarga dari para ASN dan honor. Mereka pulang ke rumah kemudian kontak erat dengan anggota keluarga,” terang dia.

Ery tak mendetail angka pastinya jumlah ASN dan honor di kedua klaster itu, dengan alasan tidak menghitung.

Ery menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan tracing klaster-klaster yang sudah terbentuk ini dan melakukan uji swab PCR bagi mereka-mereka yang berpotensi terjangkit karena kontak erat.

“Karena itu kami imbau kepada warga agar merasa kontak dengan klaster yang sudah terbentuk ini segera periksa diri,” jelas dia.

Baca juga: Riwayat Sakit Jantung, ASN Bapenda Kaltim Meninggal akibat Covid-19

Selain tiga klaster di atas, klaster lain yang juga terbentuk di Samarinda yakni klaster BNNP Kaltim 6 kasus positif, klaster Tanjung Aru 9 kasus positif, klaster BUMN PT LEN 3 kasus positif dan klaster SMD71 dengan 5 kasus positif dan non klaster 50 kasus positif Covid-19.

Diketahui, total kasus positif Covid-19 di Samarinda berjumlah 109 orang, sementara Kaltim berjumlah 386 kasus yang kini masih mendapat perawatan tim medis.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Terekam CCTV, Kenakan Hoodie dan Masker

Regional
Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Gunung Merapi Kembali Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur hingga 1.000 Meter

Regional
Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Regional
Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Regional
Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

Regional
Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

Regional
RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

Regional
Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X