Mendagri dan Menkopolhukam Bahas Pilkada dan Covid-19 dengan Gubernur Maluku

Kompas.com - 23/07/2020, 18:44 WIB
Wakil Kepala Polri, Komjen Gatot Eddy Pramono saat memberikan keterangan kepada waratwan di Kantor Gubernur Maluku, Kamis petang (23/7/2020) KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYWakil Kepala Polri, Komjen Gatot Eddy Pramono saat memberikan keterangan kepada waratwan di Kantor Gubernur Maluku, Kamis petang (23/7/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian serta Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD melakukan kunjungan kerja ke Kantor Gubernur Maluku, Kamis (23/7/2020).

Dalam kunjungan kerja ke Maluku tersebut, Mendagri dan Menkopolhukam ikut didampingi Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono dan Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, Wakil Ketua DPD Nono Sampono serta rombongan dari sejumlah pejabat kementrian.

Pertemuan yang berlangsung di lantai 7 Kantor Gubernur Maluku itu dalam rangka membahas pilkada serentak di Maluku dan penanganan Covid-19 di daerah tersebut. 

Pertemuan itu berlangsung lebih dari 3 jam lamanya.

Baca juga: 20 Pasien Positif di Rawat di RSUD Maluku Tenggara, Sebagian Besar ASN

Hadir dalam pertemuan itu Gubenur Maluku Murad Ismail, Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq, Kapolda Maluku Irjen Pol Baharudin Djafar, Ketua DPRD Maluku dan sejumlah pejabat daerah lainnya.

“Selain tujuan utama membahas masalah penanganan Covid-19 dan pilkada juga membahas secara umum situasi pembangunan di Maluku,” kata Tito, kepada wartawan usai pertemuan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ia mengatakan, di Maluku ada empat kabupaten yang akan menyelenggarakan pilkada serentak yaitu kabupaten Maluku Barat Daya, Seram Bagian Timur, Kepulauan Aru dan Buru Selatan.

“Ada empat daerah yang nanti akan melaksanakan pilkada jadi kami cek anggarannya yang belum dicairkan, lalu langkah-langkah penanganan Covid,” kata dia.

Sementara itu, Menkopolhukam Mahfud MD saat memberikan sambutan mengatakan, dalam pelaksanaan penanganan Covid-19, ada banyak hal dan kebijakan tidak terarah dan berubah-ubah oleh pemerintah.

Dia mengatakan, dalam mengambil kebijakan penanganan Covid-19, bukan hanya Indonesia saja yang keliru, tetapi banyak negara maju di dunia juga kewalahan mengambil kebijakan dalam menghadapi situasi pandemi corona.

Baca juga: Kasus Pertama di Maluku Tenggara, Pasien Positif Covid-19 Meninggal

“Ketika pemerintah mau membuat kebijakan di sini ada hal dan keganjalan dalam pelaksanan kebijakan, sehingga baru berjalan kebijakan yang di buat pemerintah sudah ada keluhan dari masyarakat, sehingga presiden mengeluarkan PSBB,” kata Mahfud.

Sementara itu, Gubernur Maluku Murad Ismail mengungkapkan apresiasinya terhadap kunjungan Mendagri bersama Menkopolhukam dan rombongan ke Maluku.

“Kunjungan kerja Bapak Menkopolhukam beserta Mendagri, Kasum TNI dan Wakapolri ke Provinsi Maluku memberikan tanda bahwa pemerintah pusat punya perhatian khusus bagi kita di Provinsi Maluku,” kata Murad. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.