Bobol Rp 300 Juta Milik Nasabah Bank Pakai Sampah Struk ATM, Ini Pengakuan Pelaku ke Polisi

Kompas.com - 22/07/2020, 13:08 WIB
Ilustrasi penangkapan pelaku begal KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANIlustrasi penangkapan pelaku begal

KOMPAS.com - Polda Sumatera Selatan berhasil membongkar komplotan pembobol rekening bank nasabah hingga ratusan juta di Sumatera Selatan.

Sebanyak dua pelaku telah ditangkap dan dijadikan tersangka. Mereka adalah Aziz Kunadi (36), warga Desa Jagapura, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah dan Mujianto (34), warga Desa Penarik, Kabupaten Muko-muko, Bengkulu.

Di hadapan polisi, para pelaku mengakui telah beraksi sejak 2018 lalu.

Seperti diketahui, kedua pelaku ditangkap di rumahnya masing-masing tanpa perlawanan pada Sabtu (18/7/2020).

Berikut ini sederet pengakuan pelaku ke polisi:

1. Untuk buat dokumen palsu

Ilustrasi ATM milik bank-bank nasionalKOMPAS/PRIYOMBODO Ilustrasi ATM milik bank-bank nasional
Menurut polisi, komplotan tersebut membobol rekening bank dengan modus menggunakan struk bekas di Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari struk bekas tersebut, pelaku diduga membuat dokumen palsu agar bisa menarik dana nasabah.

"Dokumen itu berhasil dibuat para tersangka ini dengan mengambil struk penarikan di setiap ATM. Di sana, mereka langsung membuat KTP dan buku tabungan milik korban untuk dipalsukan. Lalu tersangka menarik uang di bank dengan modus ketinggalan ATM," kata Kasubdit III Jatanras Ditreskrum Polda Sumatera Selatan, Kompol Suryadi.

2. Berawal dari laporan nasabah kehilangan Rp 116,5 juta

Ilustrasi PolisiThinkstock/Antoni Halim Ilustrasi Polisi

Suryadi menjelaskan, pada 12 September 2019, polisi menerima laporan seorang nasabah yang kehilangan uang di rekening.

Korban saat itu melapor uang Rp 116,5 juta di rekeningnya mendadak raib.

Setelah ditelusuri, uang tersebut ternyata ditarik oleh kedua pelaku dengan menggunakan dokumen palsu.

 

3. Bobol tiga bank

Ilustrasi bankShutterstock Ilustrasi bank

Suryadi menjelaskan, dari pengakuan para tersangka, mereka telah beraksi sejak 2018 dan telah bobol tiga bank.

Yakni Bank Lampung dengan total kerugian korban Rp 70 juta, Bank Sultra di Kendari total kerugian Rp 120 juta dan Bank Sumsel Babel Rp 116 juta.

Salah satu tersangka, Mujianto, mengaku mendapatkan keuntungan Rp 20 juta untuk membobol bank Lampung, Rp 40 juta di Bank Sultra dan Rp 35 juta di Bank Sumsel Babel.

Uang tersebut telah ia habiskan untuk keperluan sehari-hari.

4. Bagi peran saat aksi

Ilustrasi mesin ATMThinkstock.com/uncle_daeng Ilustrasi mesin ATM

Menurut Suryadi, komplotan tersebut berjumlah lima orang. Sementara ini baru dua tertangkap, tiga lainnya masih buron.

Dari keterangan sementara, Mujianto mempunyai peran mencari struk di ATM.

Lalu, Aziz diduga menjadi otak dari aksi tersebut.

"Yang punya ide itu Azis, saya cuma mencari struk," kata Mujianto.

Baca juga: Manfaatkan Sampah Struk di ATM, 2 Pria Ini Bobol 3 Bank dan Kuras Rp 300 Juta

(Penulis: Kontributor Palembang, Aji YK Putra | Editor: Farid Assifa, Candra Setia Budi, Aprillia Ika)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X