Ini Jawaban Anak Pramono Anung soal Politik Dinasti

Kompas.com - 22/07/2020, 10:13 WIB
Bakal calon bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono Tangkapan layar KompasTVBakal calon bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono

KOMPAS.com - Bakal calon bupati Kediri yang diusung PDI-P, Hanindhito Himawan Pramono tak mempermasalahkan bila pencalonannya dianggap dalam politik dinasti.

Anak dari Sekretaris Kabinet Pramono Anung ini mengatakan, apa pun pandangan orang terhadap dirinya, merupakan tanggung jawab yang harus dia jalani.

"Saya tetap fokus, ya saya menerima, apa pun itu beban yang harus saya tanggung," ujar Dhito, sapaan Hanindhito dikutip dari Kompas TV, Selasa (21/7/2020).

Baca juga: Saat PDI-P Usung Gibran, Anak Pramono Anung, hingga Adik Menaker Maju Pilkada 2020

Dhito mengatakan, baik gagal atau sukses, Dhito tetap akan dikaitkan dengan ayahnya.

"Kalau pun saya gagal, orang mencap saya, 'kamu bodoh, gagal kamu anaknya Pramono'. Kalau saya berhasil, orang akan menegasikan, 'kamu berhasil ya jelas karena kamu anak Pramono Anung'," ujar Dhito.
Baca juga: Hanindhito Sempat Tak Direstui Pramono Anung Maju Pilkada Kediri

Dhito mengatakan, hal tersebut tak pernah lagi dihiraukannya.

Kini Dhito  memilih fokus kepada pendalaman sektor-sektor di Kabupaten Kediri yang nantinya harus diperbaiki.

Sebelumnya diberitakan, Hanindhito Himawan Pramono, putra Sekretaris Kabinet RI Pramono Anung mendapatkan rekomendasi dari PDI-P untuk maju pada Pilkada Kediri 2020, Jumat (17/7/2020).

Di Pilkada Kediri 2020, Hanindhito berpasangan dengan Dewi Maria Ulfa, Ketua Fatayat NU di Kebupaten Kediri.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Kompas TV
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Tanah di Labuan Bajo, Bupati Manggarai Barat Diperiksa Kejati NTT

Kasus Tanah di Labuan Bajo, Bupati Manggarai Barat Diperiksa Kejati NTT

Regional
Suami Istri Meninggal karena Covid-19, Satu Warga Terpapar Saat Ikut Mandikan Jenazah

Suami Istri Meninggal karena Covid-19, Satu Warga Terpapar Saat Ikut Mandikan Jenazah

Regional
7 Ambulans Konvoi Jemput 33 Santri yang Positif Corona di Tasikmalaya

7 Ambulans Konvoi Jemput 33 Santri yang Positif Corona di Tasikmalaya

Regional
Terungkap, Ini Motif Paman Tikam Keponakannya Saat Sedang Belajar Daring

Terungkap, Ini Motif Paman Tikam Keponakannya Saat Sedang Belajar Daring

Regional
7 Tenaga Medis RSUCM Aceh Utara Positif Corona, 2 Dirawat Intensif

7 Tenaga Medis RSUCM Aceh Utara Positif Corona, 2 Dirawat Intensif

Regional
Ganjar Harap Kasus Konser Dangdut Tegal Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

Ganjar Harap Kasus Konser Dangdut Tegal Segera Dilimpahkan ke Pengadilan

Regional
Anggota TNI Tangkap 4 Warga Timor Leste, Ini Alasannya

Anggota TNI Tangkap 4 Warga Timor Leste, Ini Alasannya

Regional
Kebakaran Garasi di Madiun, 2 Bus dan 1 Pikap Hangus Dilalap Si Jago Merah

Kebakaran Garasi di Madiun, 2 Bus dan 1 Pikap Hangus Dilalap Si Jago Merah

Regional
4 Karyawan BRI di Bima Positif Covid-19, Semuanya Isolasi Mandiri

4 Karyawan BRI di Bima Positif Covid-19, Semuanya Isolasi Mandiri

Regional
Polisi Gadungan Rayu dan Janji Nikahi Wanita yang Dikenal di IG, Korban Ditipu Rp 285 Juta

Polisi Gadungan Rayu dan Janji Nikahi Wanita yang Dikenal di IG, Korban Ditipu Rp 285 Juta

Regional
Polisi Amankan 8 Remaja Yogya, Satu Orang Sempat Todongkan Senjata

Polisi Amankan 8 Remaja Yogya, Satu Orang Sempat Todongkan Senjata

Regional
Gamis Tersangkut di Gir, Ibu Ini Jatuh dari Motor lalu Meninggal

Gamis Tersangkut di Gir, Ibu Ini Jatuh dari Motor lalu Meninggal

Regional
Rekor Tetinggi Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor, Ada 58 Klaster Keluarga dan 11 Klaster Kantor

Rekor Tetinggi Kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor, Ada 58 Klaster Keluarga dan 11 Klaster Kantor

Regional
Produksi Padi Babel Baru 37 Persen, Pemprov Babel Dorong Pemanfaatan Lahan yang Masih Tersedia

Produksi Padi Babel Baru 37 Persen, Pemprov Babel Dorong Pemanfaatan Lahan yang Masih Tersedia

Regional
Siswi SMK Ditikam Saat Belajar Daring oleh Pamannya Sendiri

Siswi SMK Ditikam Saat Belajar Daring oleh Pamannya Sendiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X