Ada Jaringan Baru Peredaran Sabu di Sumut, Pemesan dari Surabaya, dalam Sepekan 55 Kg Sabu Disita

Kompas.com - 21/07/2020, 06:30 WIB
Sejumlah tersangka kasus 55 kg sabu yang diamankan jajaran Polda Sumut, digelandang menuju ruangan di RS Bhayangkara Medan untuk menjalani rapid test usai konferensi pers di depan kamar mayat di RS tersebut pada Senin (20/7/2020) sore. KOMPAS.COM/DEWANTOROSejumlah tersangka kasus 55 kg sabu yang diamankan jajaran Polda Sumut, digelandang menuju ruangan di RS Bhayangkara Medan untuk menjalani rapid test usai konferensi pers di depan kamar mayat di RS tersebut pada Senin (20/7/2020) sore.

MEDAN, KOMPAS.com - Dalam sepekan, jajaran Polrestabes Medan, Polsek Patumbak, Polsek Sunggal dan Polsek Kutalimbarui berhasil menggagalkan peredaran 55 kg narkotika jenis sabu. Polisi menangkap 15 orang, 2 di antaranya tewas ditembak polisi karena melawan.  

"Untuk tersangka, total yang kita tangkap ada 15 orang. Dari 15 tersangka ini 2 orang terpaksa dilakukan tindakan tegas keras tepat dan terukur, karena mengancam keselamatan petugas," kata Kapolda saat paparan di depan ruang jenazah RS Bhayangkara Medan, Senin (20/7/2020) sore. 

Dikatakannya, sindikat atau jaringan narkoba yang diungkap ini merupakan jaringan baru dengan pemesan berasal dari Surabaya.

Baca juga: Kasus Stunting di Sumut Masih Tinggi, Kebanyakan Anak Kurang Gizi dari Keluarga Miskin

Jaringan baru, pemesannya dari Surabaya

Selama ini, kata dia, jaringan yang dikenal adalah Aceh-Medan-Pekanbaru, Aceh-Medan-Jakarta.

“Jadi hari ini ada juga jaringan baru yang kita bisa ungkap. Ada dari Surabaya yang akan mengambil barangnya," tuturnya. 

Dijelaskannya, barang bukti tersebut disita dari beberapa TKP. Dari Polsek Patumbak, menyita barang bukti sabu-sabu sebanyak 11 Kg, Polsek Sunggal 3 Kg dan Polsek Kutalimbaru menyita 1 Kg. "Sedangka jaringan Medan-Aceh-Surabaya ini yang agak besar sebanyak 40 Kg sabu, tangkapan dari Polrestabes Medan dan Polsek Medan Baru," jelasnya.

Selain menyita 55 Kg sabu, pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti lainnya berupa 6 unit mobil dan 5 unit sepeda motor, 27 unit handpone dan KTP palsu.

Untuk para tersangka dikenakan pasal 114, 112, 132 undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

"Ancamannya hukuman mati atau seumur hidup penjara dan 20 tahun dipenjara," ujar Kapolda.

Baca juga: Viral Video 2 Polisi Dipukul di Tempat Hiburan Malam, Oknum DPRD Sumut Diduga Terlibat

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Regional
3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

Regional
Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Regional
Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Regional
Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Regional
Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Regional
Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Regional
Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Regional
Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Regional
Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Regional
Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Regional
Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Regional
Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X