Demi Nikahi Seorang Gadis, Penjual Jam di Jakarta Jadi Mayor TNI Gadungan

Kompas.com - 13/07/2020, 11:22 WIB
TNI gadungan berinisial AK diperiksa polisi di Mapolresta Banyumas, Jawa Tengah. KOMPAS.COM/DOK POLRESTA BANYUMASTNI gadungan berinisial AK diperiksa polisi di Mapolresta Banyumas, Jawa Tengah.

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Seorang TNI AD gadungan yang mengaku berpangkat mayor ditangkap setelah menikahi gadis belia asal Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Berry menjelaskan, tersangka berinisial AK (31), warga Kabupaten Lampung Timur, Lampung, menikahi gadis berinisial ARA (20) pada 29 Juni lalu.

"Tersangka yang merupakan penjual jam di Jakarta ini diamankan tim gabungan TNI dan Polri, Jumat (11/7/2020) di sebuah hotel kawasan wisata Baturraden," kata Berry saat dihubungi, Senin (13/7/2020).

Baca juga: Letkol TNI Gadungan Ditetapkan sebagai Tersangka, Langsung Ditahan

Berry menjelaskan, pernikahan tersebut bermula dari pertemuan korban dan tersangka saat buka bersama keluarga pada pertengahan Mei 2020.

"Orangtua korban diundang buka bersama di rumah kakaknya berinisial ANS. Saat itu ANS memperkenalkan tersangka sebagai anak angkat yang berprofesi sebagai TNI AD berpangkat mayor," ungkap Berry.

Tak berselang lama, keluarga ANS bersama tersangka mendatangi rumah orangtua ARA untuk melamar.

"Karena yang datang adalah kakak kandungnya dan hendak menjodohkan dengan anggota TNI, sehingga orangtua ARA yakin dan menuruti," ujar Berry.

Baca juga: Letkol TNI Gadungan Beli Seragam di Pasar Senen, Bawa Sopir Pribadi untuk Yakinkan Korban

Setelah resmi menikah, tersangka tinggal serumah dengan keluarga korban.

"Untuk meyakinkan keluarga korban, ketika keluar rumah tersangka menggunakan pakaian seragam dinas TNI lengkap dengan pangkat mayor, alasannya dinas pengawalan," jelas Berry.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

38 Orang di DPRD Jabar Positif Covid-19, Termasuk Anggota Dewan dan PNS

38 Orang di DPRD Jabar Positif Covid-19, Termasuk Anggota Dewan dan PNS

Regional
Lagi, Bangkai Penyu Ditemukan di Perairan Cilacap

Lagi, Bangkai Penyu Ditemukan di Perairan Cilacap

Regional
Detik-detik Mantan Pacar Disekap Sepekan, Dijemput Usai Kerja, Korban Kirim Petunjuk Lokasi

Detik-detik Mantan Pacar Disekap Sepekan, Dijemput Usai Kerja, Korban Kirim Petunjuk Lokasi

Regional
Derita Mbah Khotimah, Uang Hasil Jualan Dibawa Kabur, Korban Diturunkan di Jalan

Derita Mbah Khotimah, Uang Hasil Jualan Dibawa Kabur, Korban Diturunkan di Jalan

Regional
Baru 2 RS Rujukan Covid-19 di Maluku yang Terima Insentif Tenaga Medis

Baru 2 RS Rujukan Covid-19 di Maluku yang Terima Insentif Tenaga Medis

Regional
Klaster Sekolah Muncul di Rembang, Berawal dari Guru yang Jadi Petugas Pemilu

Klaster Sekolah Muncul di Rembang, Berawal dari Guru yang Jadi Petugas Pemilu

Regional
Tolak Omnibus Law, Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi di Simpang Tiga Gejayan

Tolak Omnibus Law, Aliansi Rakyat Bergerak Kembali Gelar Aksi di Simpang Tiga Gejayan

Regional
Muncul Klaster Sekolah, Pemprov Jateng Diminta Setop KBM Tatap Muka

Muncul Klaster Sekolah, Pemprov Jateng Diminta Setop KBM Tatap Muka

Regional
Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Kampar, Riau

Polisi Tangkap 5 Terduga Teroris di Kampar, Riau

Regional
Pacaran 5 Tahun dan Tak Direstui, Mantan Kekasih Disekap Sepekan, Korban Sempat Kirim Petunjuk Lokasi

Pacaran 5 Tahun dan Tak Direstui, Mantan Kekasih Disekap Sepekan, Korban Sempat Kirim Petunjuk Lokasi

Regional
Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Dedi Mulyadi Selamatkan 2 Bocah Usia SD yang Kerap Isap Lem

Regional
'Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan'

"Jangankan Corona, Polisi Pun Saya Makan"

Regional
Satu Nelayan di Makassar Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Perobekan Uang

Satu Nelayan di Makassar Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Perobekan Uang

Regional
Pria yang Ngamuk di Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam Diduga Stres

Pria yang Ngamuk di Kantor Polisi Sambil Bawa Senjata Tajam Diduga Stres

Regional
PAN Resmi Usung Ananda-Mushaffa Zakir di Pilkada Banjarmasin 2020

PAN Resmi Usung Ananda-Mushaffa Zakir di Pilkada Banjarmasin 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X