Selundupkan Sabu di Pasta Gigi, 2 Warga Kota Palopo Ditangkap

Kompas.com - 08/07/2020, 15:52 WIB
BNN Kota Palopo, Sulawesi Selatan amankan pelaku dan barang bukti narkoba jenis Sabu yang dikemas dalam kemasan pasta gigi,, Rabu (08/07/2020) MUH. AMRAN AMIRBNN Kota Palopo, Sulawesi Selatan amankan pelaku dan barang bukti narkoba jenis Sabu yang dikemas dalam kemasan pasta gigi,, Rabu (08/07/2020)

PALOPO, KOMPAS.com - Badan Narkotika Nasional  ( BNN) Kota Palopo, Sulawesi Selatan, menggagalkan penyelundupan sabu asal Pekanbaru, Riau.

Kepala BNN Kota Palopo AKBP Ustin Pangarian mengatakan, petugas mengamankan dua tersangka yakni MA (30) dan HF (33).

MA sendiri bertugas sebagai kurir yang menjemput paket dari sebuah jasa ekspedisi, sedang HF selaku pemilik paket.

“Modus yang digunakan yakni menyembunyikan sabu dalam kemasan pasta gigi, yang dikirim dari Pekanbaru Riau menuju Palopo. Jaringan ini tergolong baru di Palopo karena biasanya sabu itu berasal dari Sidrap, Parepare, dan Makassar,” kata Ustin saat dikonfirmasi dalam konferensi pers, Rabu (8/7/2020).

Baca juga: Mantan Polisi Diringkus Saat Pesta Sabu, Sempat Melawan Pakai Parang

Petugas BNN bergerak menuju rumah pemilik barang.

Saat akan ditangkap, HF melompat dari lantai dua rumahnya.

“Dia mengalami patah tulang kaki, namun masih berupaya kabur untuk menghindari kejaran polisi dan melompat ke dalam Sumur,” ucap Ustin.

Ustin menambahkan, tersangka akan mengedarkan sabu di sejumlah daerah yakni Luwu, Palopo, Luwu Utara, Toraja dan Luwu Timur.

Baca juga: Remaja yang Terlibat Tawuran Geng Romusha Vs Pesing Gunakan Obat Penenang dan Sabu-sabu

Sabu tersebut dibeli tersangka seharga Rp 100 juta.

Pelaku akan menjual satu paket sabu dengan berat sekitar satu gram seharga Rp 3 juta.

“Jadi kalau dirupiahkan, sabu itu akan terjual sekitar Rp 500 juta, dan saat ini kami sedang mengejar salah seorang pelaku yang telah ditetapkan sebagai DPO,” ujar Ustin.

Dari tangan kedua pelaku, petugas menyita barang bukti berupa sabu kristal bening seberat 168,7 gram, kemasan pasta gigi yang menjadi wadah penyeludupan, serta uang tunai sebesar Rp 7 juta yang diduga merupakan hasil bisnis barang haram tersebut.

MA dijerat pasal 114 ayat 2 sub Pasal 112 ayat 2 jo Pasal 132 ayat 1, sedangkan HF dijerat Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Keduanya terancam hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara,” pungkas Ustin.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Punya Biaya Bantu Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri, Pemkab Gunungkidul Minta Bantuan

Tak Punya Biaya Bantu Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri, Pemkab Gunungkidul Minta Bantuan

Regional
Bangkai Paus Sepanjang 13,8 Meter Terdampar di Pantai Bali

Bangkai Paus Sepanjang 13,8 Meter Terdampar di Pantai Bali

Regional
KPU Karawang Tetapkan Cellica-Aep sebagai Pemenang Pilkada 2020

KPU Karawang Tetapkan Cellica-Aep sebagai Pemenang Pilkada 2020

Regional
Sultan HB X soal Perpanjangan PPKM: Tak Ada Pilihan Lain, Kita Juga Perpanjang

Sultan HB X soal Perpanjangan PPKM: Tak Ada Pilihan Lain, Kita Juga Perpanjang

Regional
Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Regional
Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Regional
Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Regional
Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Regional
Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Regional
Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Regional
Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Regional
Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Regional
Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Regional
Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X