Eks Napi Asimilasi Ajak 2 Teman Curi Motor Bidan di Parkiran Puskesmas

Kompas.com - 08/07/2020, 10:48 WIB
Tim Reskrim Polres Tasikmalaya berhasil mengungkap kasus pencurian bermotor yang dimotori seorang residivis yang mendapatkan bonus asimilasi LP Garut dengan korban seorang bidan di Puskesmas Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (7/7/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHATim Reskrim Polres Tasikmalaya berhasil mengungkap kasus pencurian bermotor yang dimotori seorang residivis yang mendapatkan bonus asimilasi LP Garut dengan korban seorang bidan di Puskesmas Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (7/7/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Seorang residivis asal Lembaga Pemasyarakatan (LP) Garut memanfaatkan bonus asimilasinya dengan cara mengajak dua orang temannya mencuri motor kembali di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Pelaku bersama rekannya mencuri motor seorang bidan di parkiran Puskesmas Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, sampai akhirnya tertangkap tim khusus Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tasikmalaya.

"Kami mengamankan tiga orang tersangka pencurian motor, yang salah satunya seorang residivis kasus sama yang mendapatkan bonus asimilasi asal Lapas Garut berinisial AS. Dengan perbuatannya kita sudah kembalikan lagi ke penjara untuk yang residivis untuk menjalani lagi tahanan sisa asimilasi," jelas Kepala Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Tasikmalaya, AKP Siswo De Cuellar Tarigan, saat konferensi Pers di kantornya, Selasa (7/7/2020).

Baca juga: Eks Napi Asimilasi Ditangkap Mencuri, Ternyata Sudah Keluar Masuk Penjara Sejak 1989

Siswo menambahkan, ketiga tersangka berinisial AS, B warga asal Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, dan seorang tersangka di bawah umur berinisial DS (16).

Sesuai hasil penyelidikan dan keterangan para pelaku, ketiga tersangka ini dalam aksinya berjumlah 5 orang.

B berperan sebagai penadah atau membantu menjual barang hasil curian dan di rumahnya didapatkan 6 sepeda motor hasil curian lainnya.

Sisa komplotan ini berperan beda-beda mulai pengintaian sampai ke oemetik atau membawa motor korban.

"Pelaku lainnya sedang dalam pengejaran dan sudah masuk daftar pencarian orang (DPO)," tambah Siswo.

Baca juga: Polri: 125 Eks Napi Asimilasi Kembali Lakukan Tindak Pidana

AS selama ini mengajak teman-temannya untuk mencuri motor para korban yang lokasinya di beberapa wilayah Tasikmalaya Selatan.

Sesuai keterangan AS yang sudah dikembalikan lagi ke LP Garut, lanjut Siswo, selama masa bonus asimilasi komplotan AS, telah melakukan dua kali pencurian dengan dua TKP salah satunya di Parkiran Puskesmas Cikalong.

"Semua barang bukti motor dari komplotan ini seluruhnya berjumlah 7 motor. 6 Motor di rumahnya, dan 1 motor yang dicuri dari parkiran Puskesmas Cikalong. AS dan B ini sebagai aktor utama dan mereka berstatus kakak adik kandung," tambahnya.

Mereka komplotan AS dan DS dikenakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. Sementara inisial B sekaligus penadah dikenakan Pasal 481 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun penjara.

"Selain AS yang dikembalikan ke LP Garut, rekan tersangka lainnya kini masih mendekam di sel tahanan Polres Tasikmalaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," pungkas Siswo. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, 5 ABK Hilang

Tabrakan Kapal di Alur Pelayaran Barat Surabaya, 5 ABK Hilang

Regional
Kesedihan Ibunda Tak Sempat Jawab Telepon Pratu Dedi Hamdani Sebelum Gugur di Papua

Kesedihan Ibunda Tak Sempat Jawab Telepon Pratu Dedi Hamdani Sebelum Gugur di Papua

Regional
5 Terduga Teroris Berencana Melakukan Aksi di Aceh

5 Terduga Teroris Berencana Melakukan Aksi di Aceh

Regional
Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris di Aceh

Densus 88 Tangkap 5 Terduga Teroris di Aceh

Regional
Sambungan Telepon Itu Membuat Hari Muhdin Jadi Kelabu

Sambungan Telepon Itu Membuat Hari Muhdin Jadi Kelabu

Regional
KPU Tetapkan Wali Kota Terpilih Makassar Hasil Pilkada 2020

KPU Tetapkan Wali Kota Terpilih Makassar Hasil Pilkada 2020

Regional
Soal Siswi Non-Muslim di SMKN 2 Wajib Pakai Jilbab, Ini Tanggapan Mantan Wali Kota Padang

Soal Siswi Non-Muslim di SMKN 2 Wajib Pakai Jilbab, Ini Tanggapan Mantan Wali Kota Padang

Regional
Mengaku Iseng, Seorang Pria Tega Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras

Mengaku Iseng, Seorang Pria Tega Cekoki Bayi 4 Bulan dengan Miras

Regional
Dua Bulan Lagi Cuti Menikah, Pratu Dedi Gugur Tertembak Saat Kejar KKB ke Hutan

Dua Bulan Lagi Cuti Menikah, Pratu Dedi Gugur Tertembak Saat Kejar KKB ke Hutan

Regional
Video Viral Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras Pamannya, Pelaku Ditangkap dan Terancam 10 Tahun Penjara

Video Viral Bayi 4 Bulan Dicekoki Miras Pamannya, Pelaku Ditangkap dan Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
Lapangan Migas Tua di Mahakam Didorong Terus Berproduksi

Lapangan Migas Tua di Mahakam Didorong Terus Berproduksi

Regional
Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Sang Ayah Ungkap Kenangan Terakhir

Pratu Dedi Hamdani Gugur di Papua, Sang Ayah Ungkap Kenangan Terakhir

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 23 Januari 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 23 Januari 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 23 Januari 2021

Regional
Prajurit TNI yang Gugur di Papua Berencana Cuti untuk Menikah

Prajurit TNI yang Gugur di Papua Berencana Cuti untuk Menikah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X