Jatuh dari Atas Kapal, Seorang ABK Hilang di Laut Maluku

Kompas.com - 05/07/2020, 17:26 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi

AMBON, KOMPAS.com - Seorang anak buah kapal (ABK) KM Astri 02 bernama Rizal (33) dilaporkan hilang setelah terjatuh dari atas kapal di perairan Laut Aru, Maluku.

Kepala Kantor Basarnas Ambon, Muslimin mengatakan, korban diketahui terjatuh ke laut setelah kapal yang ditumpanginya kembali dari lokasi penangkapan ikan di perairan Laut Aru pada Sabtu (4/7/2020) malam.

“Kami baru mendapatkan laporan hari ini dan kami langsung kerahkan tim untuk membantu operasi pencarian,” kata Muslimin, kepada Kompas.com, Minggu (5/7/2020).

Dia menuturkan, dari keterangan yang diperoleh, korban sempat mengambil alih kemudi kapal saat para ABK lainnya dan juga nahkoda sedang tertidur sekira pukul 22.00 WIT.

Baca juga: Kronologi Warga Jakarta Tewas Berlumuran Darah dalam Hotel di Puncak

Korban pun masih terlihat bekerja saat nahkoda kapal terbangun sekira pukul 24.00 WIT sebelum kembali melanjutkan tidurnya.

“Tapi, sekitar pukul 01.30 WIT itu nakhoda kembali bangun dan tidak lagi melihat anak buahnya tersebut di kapal,” kata dia.

Setelah mengetahui korban telah hilang, nakhoda kapal langsung memerintahkan pencarian saat itu juga.

Kapal tersebut lalu balik arah dan mencari korban hingga satu jam lamanya, namun karena tidak ditemukan, kapal tersebut langsung melanjutkan perjalanan menuju pangkalannya di PPN Ambon.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Hujan Es Terjadi di Bogor, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Hujan Es di Bogor, Berlangsung 15 Menit, Butirannya Sebesar Kelereng

Regional
Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Timotius-Lagani Tantang Paslon Petahana di Pilkada Kepulauan Aru

Regional
KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

KPU Tetapkan 4 Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Regional
Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Pandemi Belum Usai, Ada Konser Dangdut yang Timbulkan Kerumunan di Kota Tegal

Regional
Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Pilkada Asmat, Calon Petahana yang Didukung 9 Parpol Ditantang Paslon Independen

Regional
Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Resmi, Calon Petahana dan Istri Mantan Bupati Bertarung di Pilkada Mojokerto

Regional
Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Kota Sukabumi Diterjang Hujan Angin, 60 Rumah Rusak, Mobil Tertimpa Pohon Tumbang

Regional
KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

KPU Resmikan 3 Pasangan Calon Bertarung di Pilkada Bima

Regional
KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

KPU Sulut Tetapkan 3 Paslon Bertarung di Pilkada 2020

Regional
11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

11 Kepala Daerah di Sumut Cuti Ikut Pilkada, 11 Pjs Dilantik

Regional
Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Unggahan Penyebab Rusuh di Kendari Ternyata Berawal Pria Sakit Hati dengan Mantan Istri

Regional
Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Bakal Cabup Positif Covid-19, Komisioner dan Staf KPU Malang Jalani Rangkaian Tes

Regional
Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Hujan Lebat, Banjir dan Longsor Landa Sejumlah Lokasi di Aceh

Regional
BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

BNPB Ungkap Penyebab Banjir Bandang Sukabumi, Akibat Sedimentasi Sungai dan Hujan Lebat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X