Gugur di Kongo, Pelda Anumerta Rama Wahyudi Dimakamkan Secara Militer

Kompas.com - 03/07/2020, 21:52 WIB
Pemakaman jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi di TMP Kusuma Dharma Pekanbaru, Riau, Jumat (3/7/2020). KOMPAS.COM/IDONPemakaman jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi di TMP Kusuma Dharma Pekanbaru, Riau, Jumat (3/7/2020).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Dharma Pekanbaru, Jumat (3/7/2020).

Upacara pemakaman dipimpin Panglima Daerah (Pangdam) I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Irwansyah.

Turut hadir Gubernur Riau, Syamsuar, Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Syech Ismed, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Danlanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru Marsma TNI Ronny Irianton Moningka serta pejabat lainnya.

Baca juga: Gubernur Riau Melayat Prajurit TNI yang Gugur di Kongo, Sebut Rama Wahyudi Sebagai Pahlawan

Seluruh pengantar jenazah wajib mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

Pemakaman diawali tembakan salvo sebelum jenazah dimasukkan ke liang lahat. Sebelum kubur ditutup, dilakukan penaburan bunga.

Istri almarhum Rama Wahyudi, Anita (32) bersama tiga anak dan keluarga juga ikut menabur bunga.

Baca juga: Isak Tangis Menyambut Kedatangan Jenazah Pelda Rama Wahyudi

Anita dan tiga anaknya tampak berusaha tegas melihat jenazah suaminya masuk ke liang kubur. Namun, air matanya terus mengalir hingga membasahi masker di wajahnya.

Sementara itu, Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Irwansyah mengajak semua yang hadir untuk melepas kepergian Rama Wahyudi dengan ikhlas dan sabar.

"Kita sudah mengantarkan almarhum ke tempat terakhir. Mari kita doakan almarhum diterima di sisi-Nya. Kita lepas kepergian beliau dengan kesabaran, ketabahan dan keimanan yang kuat," ucap Irwansyah dalam sambutannya.

Baca juga: Gugur di Kongo, Prajurit TNI Rama Wahyudi Naik Pangkat Satu Tingkat

Sebagaimana diketahui, Pelda Anumerta Rama Wahyudi gugur saat menjalankan misi perdamaian dibagian timur Republik Demokratik Kongo, Senin (22/6/2020) lalu.

Rama Wahyudi merupakan prajurit TNI AD Denpal 1/4 Pekanbaru, Riau. Ia terpilih menjadi salah satu pasukan perdamaian PBB yang tergabung dalam Satgas Kizi Konga XX-Q/Monusco.

Saat menjalankan tugas, Rama Wahyudi diserang kelompok bersenjata ketika menuju Central Operation Base (COB) sekitar 20 kilometer dari Kota Beni, Provinsi Kivu Utara.

Serma Rama Wahyudi tertembak hingga meninggal dunia, sedangkan satu anggota TNI lainnya terluka.

Baca juga: Panglima TNI Lepas Jenazah Rama Wahyudi, Prajurit yang Gugur di Kongo



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Adik Mentan Ikut Pilkada Makassar 2020, Klaim Diusung 3 Partai

Adik Mentan Ikut Pilkada Makassar 2020, Klaim Diusung 3 Partai

Regional
Speedboat Tabrak Tongkang di Musi Banyuasin, Ibu Hamil 9 Bulan Tewas, Suaminya Masih Hilang

Speedboat Tabrak Tongkang di Musi Banyuasin, Ibu Hamil 9 Bulan Tewas, Suaminya Masih Hilang

Regional
BBPJN Mulai Bongkar Material Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba

BBPJN Mulai Bongkar Material Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba

Regional
Banyumas Terapkan Sekolah Tatap Muka, Begini Skenarionya

Banyumas Terapkan Sekolah Tatap Muka, Begini Skenarionya

Regional
Derita Meliasari, Lumpuh Layu dan Ditinggal Orangtua Sejak Bayi

Derita Meliasari, Lumpuh Layu dan Ditinggal Orangtua Sejak Bayi

Regional
Upayakan Mediasi Terkait Kasus 'Kacung WHO', Jerinx: Semua Bisa Diomongin

Upayakan Mediasi Terkait Kasus "Kacung WHO", Jerinx: Semua Bisa Diomongin

Regional
Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Surat Rekomendasi Sudah Ditandatangani, PSI Resmi Dukung Paslon Gibran-Teguh

Regional
Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Bocah SD Tewas dengan Miras di Sampingnya, KPAI Salahkan Orangtua

Regional
Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Uji Klinis Vaksin Covid-19 Dimulai 11 Agustus 2020, Relawan yang Disuntik Boleh Bepergian

Regional
Iring-iringan Mobil Polisi Alami Kecelakaan Beruntun, Ini Penyebabnya

Iring-iringan Mobil Polisi Alami Kecelakaan Beruntun, Ini Penyebabnya

Regional
Diperiksa Polisi karena Sebut IDI 'Kacung WHO', Jerinx Upayakan Mediasi

Diperiksa Polisi karena Sebut IDI "Kacung WHO", Jerinx Upayakan Mediasi

Regional
Kedatangan Tamu, Rupanya Positif Covid-19, Sempat Bertemu Pimpinan UGM

Kedatangan Tamu, Rupanya Positif Covid-19, Sempat Bertemu Pimpinan UGM

Regional
Jerinx Mengaku Dijauhi Sponsor dan Teman karena Kritik soal Corona

Jerinx Mengaku Dijauhi Sponsor dan Teman karena Kritik soal Corona

Regional
Jerinx: Saya Tak Punya Niat Menyakiti Kawan-Kawan IDI...

Jerinx: Saya Tak Punya Niat Menyakiti Kawan-Kawan IDI...

Regional
Bukit Savana Rinjani Ditutup Sementara Gara-gara Aksi Pendaki Dugem

Bukit Savana Rinjani Ditutup Sementara Gara-gara Aksi Pendaki Dugem

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X