Ini Pemicu Serangan Geng Motor ke Rumah Kontrakan di Bandung

Kompas.com - 03/07/2020, 10:39 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HANDININGIlustrasi

BANDUNG, KOMPAS.com - Penyerangan dan penganiayaan yang diduga dilakukan kelompok geng motor pada dua korban di salah satu rumah kontrakan di Jalan Terusan Cibogo, Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Minggu dini hari, dipicu oleh perusakan mobil milik salah satu tersangka.

Kanit Reskrim Iptu Febri Samosir mengatakan, pemicu penyerangan itu berawal dari perusakan salah satu mobil tersangka penyerangan.

"Mereka menduga korban yang melakukan perusakan," kata Febri.

Baca juga: Diduga Geng Motor Serang Penghuni Kontrakan di Bandung, Baru 3 Tertangkap

Para pelaku kemudian merencanakan penyerangan dan penganiayaan terhadap korban.

"Korban pun dianiaya para pelaku yang saat itu dalam kondisi mabuk," terang Febri yang dihubungi wartawan, Jumat (3/7/2020).

Seperti diketahui, Unit Reskrim Polsek Sukajadi berhasil menangkap empat pelaku penyerangan. Namun dari enam orang itu, dua orang berstatus sebagai saksi dan empat orang jadi tersangka.

Keempat orang tersangka ini diketahui bernama Indra alias Ipey (35), Andhika Ramdhani alias Dika (25), Ujang Juana (34) dan DS yang masih di bawah umur.

Menurut Febri, dua orang yang saat ini berstatus saksi itu tak ikut dalam penganiayaan tersebut.

Meski mereka berdua ikut ke lokasi kejadian, namun keduanya tidak ikut masuk ke kontrakan dan tak terlibat dalam penganiayaan itu.

Saat ini polisi masih memeriksa keduanya.

Sedang empat orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka memiliki peran masing-masing, yakni sebagai otak pelaku, yang mengaku sebagai polisi, dan yang melakukan penganiyaan.

"Ipey sebagai otak penyerangan, Dika yang mengaku polisi agar korban membuka pintu. Ujang dan DS ikut melakukan penganiayaan bersama Ipey dan Dika," kata Febri.

Akibat perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 170 KUHPidana jo 351 dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun penjara.

Kronologi penyerangan

Diberitakan sebelumnya, dua orang menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang diduga geng motor.

Sekelompok orang itu menyerang salah satu rumah yang dijadikan kontrakan di Jalan Terusan Cibogo, Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Minggu (28/6/2020) dini hari sekitar pukul 01.40 WIB.

Penyerangan itu berawal saat tujuh orang pelaku penyerangan mendatangi rumah korban. Mereka kemudian mengetuk pintu sambil berkata "buka saya polisi".

Saat korban membuka pintu, pelaku langsung menyerang melakukan penganiayaan menggunakan botol ke arah korban. Pelaku juga diduga mengayunkan sesuatu diduga benda tajam.

Baca juga: Identitas Pelaku Penyerangan di Bandung Diketahui, Diduga Geng Motor

Korban merupakan seorang wanita dan pria itu mengalami luka dan kini dalam perawatan medis di rumah sakit.

Saat ini polisi telah menetapkan tersangka terhadap empat orang dan masih mengejar dua orang lainnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Kekerasan Seksual Bisa Menimpa Siapa Saja, Tanpa Memandang Apa yang Dikenakan Korban'

"Kekerasan Seksual Bisa Menimpa Siapa Saja, Tanpa Memandang Apa yang Dikenakan Korban"

Regional
Jumlah Kasus Harian Covid-19 Jateng Tertinggi di Indonesia, Begini Respons Ganjar...

Jumlah Kasus Harian Covid-19 Jateng Tertinggi di Indonesia, Begini Respons Ganjar...

Regional
Tak Dukung Calon yang Diusung Partai, Demokrat Pecat Seorang Anggota DPRD Manado

Tak Dukung Calon yang Diusung Partai, Demokrat Pecat Seorang Anggota DPRD Manado

Regional
Berusaha Kabur, Seorang Pencuri Spesialis Kamar Kos Ditembak Polisi

Berusaha Kabur, Seorang Pencuri Spesialis Kamar Kos Ditembak Polisi

Regional
Aktivitas Gunung Ile Lewotolok Lembata Terus Meningkat, Warga Diimbau Pakai Masker

Aktivitas Gunung Ile Lewotolok Lembata Terus Meningkat, Warga Diimbau Pakai Masker

Regional
Pengelola Wisata di Aceh Tengah Tewas Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Ini Penyebabnya

Pengelola Wisata di Aceh Tengah Tewas Dikeroyok Sekelompok Pemuda, Ini Penyebabnya

Regional
Video 'Hancurkan Risma' Viral, Balai Kota Surabaya Dipenuhi Karangan Bunga

Video "Hancurkan Risma" Viral, Balai Kota Surabaya Dipenuhi Karangan Bunga

Regional
Bagikan Informasi Secara Efektif, Babel Sandang Predikat 'Most Engaging' Pemprov

Bagikan Informasi Secara Efektif, Babel Sandang Predikat "Most Engaging" Pemprov

Regional
Ingatkan Bahaya Covid-19 kepada Pimpinan Ponpes, Bupati Sumedang: Vaksinnya Belum Ada

Ingatkan Bahaya Covid-19 kepada Pimpinan Ponpes, Bupati Sumedang: Vaksinnya Belum Ada

Regional
Gunung Ile Lewotolok Meletus, Polisi Evakuasi Warga dan Gendong Lansia

Gunung Ile Lewotolok Meletus, Polisi Evakuasi Warga dan Gendong Lansia

Regional
Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pemkot Pekanbaru: Masyarakat Abaikan Protokol Kesehatan

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Pemkot Pekanbaru: Masyarakat Abaikan Protokol Kesehatan

Regional
Kisah Pilu Nyilat, Seberangi Sungai Sembari Bawa Sepeda Motor, Tenggelam dan Meninggal

Kisah Pilu Nyilat, Seberangi Sungai Sembari Bawa Sepeda Motor, Tenggelam dan Meninggal

Regional
Keluarga Anggota Klub Moge yang Keroyok Anggota TNI Minta Maaf, Mengaku Diteror di Medsos

Keluarga Anggota Klub Moge yang Keroyok Anggota TNI Minta Maaf, Mengaku Diteror di Medsos

Regional
Seorang Istri Bacok Suaminya Saat Tidur, Penyebabnya Diduga karena Cemburu

Seorang Istri Bacok Suaminya Saat Tidur, Penyebabnya Diduga karena Cemburu

Regional
Tak Pernah Cekcok, Istri Tiba-tiba Bacok Suami, Diduga karena Curiga Dimadu

Tak Pernah Cekcok, Istri Tiba-tiba Bacok Suami, Diduga karena Curiga Dimadu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X