Sempat Buron, Polisi Gadungan yang Rampok Mobil Mewah Akhirnya Tertangkap

Kompas.com - 02/07/2020, 19:35 WIB
Rustam (42) salah satu pelaku perampokan mobil mewah dengan modus sebagai anggota polisi saat diamankan di Polda Sumatera Selatan, Kamis (2/7/2020). KOMPAS.com/AJI YK PUTRARustam (42) salah satu pelaku perampokan mobil mewah dengan modus sebagai anggota polisi saat diamankan di Polda Sumatera Selatan, Kamis (2/7/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse  Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Selatan kembali menangkap satu pelaku perampokan mobil mewah dengan menyamar sebagai anggota polisi.

Pelaku Rustam (42) ditangkap petugas di kediamannya yang berada di Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Kertapati, Palembang sekitar pukul 17.00WIB, Kamis (2/6/2020).

Rustam dan Joni alias Usman (46) diketahui telah melakukan aksi perampokan terhadap Surati (37) pada Selasa siang(30/6/2020) kemarin ketika korban melintas di kawasan Jalan Soekarno Hatta Palembang, Sumatera Selatan.

Baca juga: Wanita Ini Mobilnya Dirampok Polisi Gadungan, Jalan Kaki Pulang ke Rumah, Borgol Baru Lepas di Kantor Polisi

Kasubdit 3 Jatanras, Ditreskrimum Polda Sumsel Kompol Suryadi mengatakan, setelah menangkap Usman, petugas langsung bergerak untuk mencari keberadaan Rustam.

Dari hasil keterangan Usman, petugas akhirnya menangkap tersangka.

Menurut Suryadi, dari kediaman Rustam, mereka mendapatkan barang bukti Video Player, bamper depan mobil Pajero Sport Dakar milik korban Surati.

"Pelaku belum sempat menjual sparepart mobil milik korban, semuanya kita dapatkan di kediamannya," kata Suryadi di Polda Sumsel, Kamis (2/7/2020). 

Baca juga: Mobil Mewah Hasil Rampokan Mogok di Jalan, Polisi Gadungan Batal Jual lalu Dipreteli

Suryadi mengungkapkan, petugas saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih mendalam terkait kasus tersebut lantaran petugas mendapatkan barang bukti baru berupa satu unit mobil Innova dengan plat nomor BG 1761 ZE.

"Kita masih dalami apakah ini ada kaitan dengan kasus lain," singkat Suryadi.

Diberitakan sebelumnya, Usman dan Rustam melakukan aksi perampokan pada Selasa (30/6/2020) kemarin di kawasan Jalan Soekarno Hatta Palembang.

Baca juga: Kronologi Tertangkapnya Polisi Gadungan yang Rampok Wanita Bermobil Mewah di Palembang

Mulanya, korban Surati baru saja mengambil legalisir rapor anaknya di sekolah dan mengendarai mobil jenis Pajero Sport warna putih.

Ketika melintas di lokasi kejadiaan, dari arah sebelah kanan mendadak Usman bersama Rustam langsung memepet mobil korban untuk dipaksa menepi lantaran kedua pelaku mengaku sebagai anggota polisi dan hendak melakukan pemeriksaan narkoba. 

Korban yang telah menghentikan mobilnya langsung diborgol oleh Usman. Sedangkan Rustam langsung mengambil alih kemudi dan membawa korban ke kawasan Jalan Irigasi.

Disana, korban dipaksa turun oleh kedua pelaku hingga akhirnya Surati pun harus berjalan kaki untuk sampai ke rumahnya.

Baca juga: Pengakuan Perampok Wanita Bermobil Mewah: Turun Bu, Kami Polisi...

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Korban Tewas Tertimbun Longsor di Tanah Laut Kalsel Akhirnya Ditemukan

6 Korban Tewas Tertimbun Longsor di Tanah Laut Kalsel Akhirnya Ditemukan

Regional
Korban Longsor di Manado Ditemukan Berkat Bantuan Sasa, Anjing Pelacak Polisi

Korban Longsor di Manado Ditemukan Berkat Bantuan Sasa, Anjing Pelacak Polisi

Regional
Wanita Asal Subang Ditemukan Tewas Mengenaskan di Bali, Ini Faktanya

Wanita Asal Subang Ditemukan Tewas Mengenaskan di Bali, Ini Faktanya

Regional
Di Tengah Duka, Pencuri Satroni Rumah Korban Sriwijaya Air di Serang Banten, Warga: Maling Biadab

Di Tengah Duka, Pencuri Satroni Rumah Korban Sriwijaya Air di Serang Banten, Warga: Maling Biadab

Regional
Fakta Ambruknya Pondok Pesantren di Cianjur, Santri Sedang Shalat Magrib, Diduga Kelebihan Beban

Fakta Ambruknya Pondok Pesantren di Cianjur, Santri Sedang Shalat Magrib, Diduga Kelebihan Beban

Regional
Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Tewasnya Perempuan Tanpa Busana di 'Homestay' Bali

Polisi Periksa 5 Saksi Kasus Tewasnya Perempuan Tanpa Busana di "Homestay" Bali

Regional
Penumpang KM Dobonsolo Tujuan Ambon Terjatuh ke Laut, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Penumpang KM Dobonsolo Tujuan Ambon Terjatuh ke Laut, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

Regional
Pengungsi Banjir Menginap di Kandang Ayam, Bupati Tanah Laut Sebut Mereka Tak Mau Pindah

Pengungsi Banjir Menginap di Kandang Ayam, Bupati Tanah Laut Sebut Mereka Tak Mau Pindah

Regional
Barter Tanam Hias dengan Rumah, Hidmat: Dibilang Pencitraan, Padahal Saya Bukan Politikus

Barter Tanam Hias dengan Rumah, Hidmat: Dibilang Pencitraan, Padahal Saya Bukan Politikus

Regional
Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Regional
Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di 'Homestay', Diduga Dibunuh

Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di "Homestay", Diduga Dibunuh

Regional
Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Regional
Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Regional
Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Regional
Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X