Pengakuan Perampok Wanita Bermobil Mewah: "Turun Bu, Kami Polisi..."

Kompas.com - 01/07/2020, 19:09 WIB
Joni alias Usman (46) salah satu pelaku perampokan mobil mewah dengan modus sebagai seorang polisi saat berada di Polda Sumatera Selatan, Rabu (1/7/2020). KOMPAS.com/AJI YK PUTRAJoni alias Usman (46) salah satu pelaku perampokan mobil mewah dengan modus sebagai seorang polisi saat berada di Polda Sumatera Selatan, Rabu (1/7/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Joni alias Usman (46) warga Desa Mariana Ilir Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin, ditangkap oleh jajaran Unit Jatanras Polda Sumatera Selatan lantaran terlibat aksi perampokan mobil mewah terhadap Surati (37).

Dikatakan Usman, aksi perampokan tersebut didalangi oleh rekannya RS yang kini menjadi buronan petugas.

Menurut Usman, ia mulanya dihubungi oleh RS untuk merampok mobil mewah dengan modus menjadi seorang anggota polisi.

Baca juga berita sebelumnya: Begal Pura-pura Jadi Polisi, Wanita Pengendara Mobil Mewah Diborgol lalu Dirampok

Kemudian, dua hari sebelum kejadian, RS lalu menjemput Usman di kediamannya untuk berkeliling mencari mangsa dengan menggunakan sepeda motor.

"Kami keliling dari Soekarno Hatta ( Palembang) sampai ke Betung, Banyuasin,"kata Usman di Polda Sumsel, Rabu (1/7/2020).

Tepat pada Selasa (30/6/2020) pukul 11.30WIB, kedua tersangka ini melihat korban Surati melintas sendirian dengan mengendarai mobil mewah jenis Pajero Sport Dakar warna putih di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Palembang.

Baca juga: Pengakuan Perampok Wanita Bermobil Mewah: Turun Bu, Kami Polisi...

Mengaku polisi

Di sana keduanya langsung mengejar korban dengan mengendarai sepeda motor.

"Bu turun bu, kami polisi," kata Usman menirukan ucapan RS saat beraksi.

Ketika korban menurunkan kaca mobil, Usman mengatakan jika di dalam kendaraan Surati terdapat narkoba sehingga harus dilakukan pemeriksaan.

Surati yang kebingungan langsung membuka pintu dan diborgol oleh Usman.

Baca juga: Wanita Ini Mobilnya Dirampok Polisi Gadungan, Jalan Kaki Pulang ke Rumah, Borgol Baru Lepas di Kantor Polisi

"Kami pura-pura periksa mobilnya, korban waktu itu saya borgol,"ujarnya.

Korban yang sudah dalam kondisi teborgol diperintahkan RS untuk duduk di belakang. Kemudian, pelaku langsung membawanya ke kawasan Irigasi. Sementara, pelaku Usman mengiringi RS dari belakan dengan menggunakan motor.

"Kemudian korban kami turunkan di tepi jalan. Ibu tunggu di sini nanti ada anggota polsek yang jemput. Mobil langsung dibawa RS, saya bawa motor," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Menghancurkan Secara Fisik atau Menghancurkan Program Bu Risma yang Sudah 10 Tahun Dilakukan?'

"Menghancurkan Secara Fisik atau Menghancurkan Program Bu Risma yang Sudah 10 Tahun Dilakukan?"

Regional
Tim Covid-19 Gadungan Tipu Warga Padang, Curi Ratusan Juta untuk Foya-foya

Tim Covid-19 Gadungan Tipu Warga Padang, Curi Ratusan Juta untuk Foya-foya

Regional
Janin Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Menggantung di Pintu Masjid

Janin Bayi Dalam Kantong Plastik Ditemukan Menggantung di Pintu Masjid

Regional
Mayat Perempuan di Pinggir Jalur Pantura Ternyata Tewas Dibunuh Suaminya

Mayat Perempuan di Pinggir Jalur Pantura Ternyata Tewas Dibunuh Suaminya

Regional
Tak Disiplin Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 di Boyolali Tulari 24 Warga

Tak Disiplin Isolasi Mandiri, Pasien Covid-19 di Boyolali Tulari 24 Warga

Regional
Aksi Demo di Sorong Ricuh, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Terkena Lemparan Batu dan Botol

Aksi Demo di Sorong Ricuh, 3 Brimob dan 1 Jurnalis Terluka Terkena Lemparan Batu dan Botol

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 November 2020

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 November 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 November 2020

Regional
Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Sejumlah Pejabat Jalani Swab Tes Usai Walkot Samarinda Positif Covid-19, Semua Negatif

Regional
Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Polisi Tangkap Warga Kota Palopo Penjual Tramadol di E-Commerce

Regional
Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Cerita dari Warga Suku Togutil yang Mendapat Manfaat dari BPJS Kesehatan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 27 November 2020

Regional
Saat Zulkifli Hasan dan Putra Amien Rais Terjun ke Solo untuk Menangkan Gibran

Saat Zulkifli Hasan dan Putra Amien Rais Terjun ke Solo untuk Menangkan Gibran

Regional
3 Anak yang Hilang Secara Misterius Diduga Diculik, Polisi Bentuk Tim Gabungan

3 Anak yang Hilang Secara Misterius Diduga Diculik, Polisi Bentuk Tim Gabungan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X