Pesawat Garuda Tergelincir di Bandara Makassar Angkut 14 Penumpang, Semua Selamat

Kompas.com - 01/07/2020, 22:33 WIB
Pesawat Garuda Indonesia tergelincir di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (1/7/2020). Pesawat Garuda Indonesia tergelincir di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (1/7/2020).

MAKASSAR, KOMPAS.com – Pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA 613 yang tergelincir di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Sulawesi Selatan, mengangkut 14 penumpang.

Seluruh penumpang dalam pesawat rute Makassar-Jakarta itu dipastikan dalam keadaan selamat.

“Semua baik-baik saja kok. 14 penumpang pesawat Garuda itu di cancel penerbangannya. Ada yang diinapkan di hotel dan ada juga penumpang yang memilih pulang ke rumahnya,” kata General Manager Angkasa Pura 1 Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, Wahyudi, Rabu (1/7/2020) malam.

Baca juga: Kapolda Sulsel Bakal Periksa Anggota DPRD Makassar yang Terlibat Pengambilan Jenazah Covid-19

Wahyudi mengatakan, setelah tergelincir pesawat Airbus A330 itu tidak mengalami kerusakan berarti. 

“Tidak ada kerusakan pada pesawat, karena bukan juga tergelincir. Karena tidak hujan atau apa. Cuma itu pesawat over saat membelok hingga keluar dari runway sebelum lepas landas," kata Wahyudi.

"Pesawat juga masih berada di landasan, karena butuh waktu untuk mengangkat ban depan pesawat kembali ke runway,” sambungnya.

Akibat kecelakaan ini, Wahyudi juga menyebut aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar tidak terganggu.

Baca juga: Pesawat Garuda Tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin Saat Hendak Lepas Landas

“Semua berjalan lancar, tidak ada penerbangan yang terganggu. Di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin ini kan mempunyai dua runway, jadi yang satunya digunakan,” tuturnya.

Sebagai informasi, pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 613 tergelincir saat hendak lepas landas pada Rabu sekitar 18.55 Wita.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemprov DIY Siapkan Hotel Mutiara untuk Tampung Dokter dan Perawat Tambahan

Pemprov DIY Siapkan Hotel Mutiara untuk Tampung Dokter dan Perawat Tambahan

Regional
'Jadi Guru Honorer Itu Banyak Membatin, Tidak Tahan kalau Bukan Panggilan Jiwa'

"Jadi Guru Honorer Itu Banyak Membatin, Tidak Tahan kalau Bukan Panggilan Jiwa"

Regional
Kisah Khamdan, Terpilih Jadi Guru Inovatif meski Mengajar di Pedalaman NTT Tanpa Listrik dan Sinyal

Kisah Khamdan, Terpilih Jadi Guru Inovatif meski Mengajar di Pedalaman NTT Tanpa Listrik dan Sinyal

Regional
Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Cerita Guru Honorer David Berdayakan Lansia untuk Buat Pot Sabut Kelapa: Gaji Minus Tak Masalah

Regional
Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Bahar bin Smith Menolak Diperiksa Polisi, Ini Kata Pengacara

Regional
Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Seorang Pria Tembak Kepala Ayah Teman Anaknya hingga Tewas

Regional
5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

5 Fakta Bocah 8 Tahun Kleptomania di Nunukan, Dicekoki Susu Campur Sabu hingga Ibu Pernah Ditahan di Malaysia

Regional
Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Kabupaten Cianjur Terancam Zona Merah Covid-19

Regional
Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Gara-gara Pasien Covid-19 Menolak Diisolasi, Satu Kawasan Dikarantina

Regional
Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Ketua FPI Pekanbaru dan Seorang Anggotanya Jadi Tersangka

Regional
Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Suami Bupati dan 36 Pegawai Pemkab Brebes Positif Covid-19 Usai Tur ke Bromo, Ganjar: Kurangi Piknik

Regional
Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Gentar, Guru Asli Orang Rimba yang Tak Ingin Lagi Warga Pedalaman Ditipu

Regional
Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Ayah Angkat Ceritakan Kelamnya Masa Kecil Bocah Diduga Kleptomania

Regional
Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Aksara Bali di Proyek Rp 22 Miliar Alun-alun Gianyar Keliru

Regional
Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Cerita Dimas, Sukses Kembangkan Budidaya Tanaman Bonsai Kelapa Beromzet Jutaan Rupiah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X