Penumpang Garuda Rute India-Fiji Meninggal di Pesawat, Hasil Tes Swab-nya Negatif

Kompas.com - 01/07/2020, 22:07 WIB
Wali Kota Batam Muhammad Rudi KOMPAS.com/ HADI MAULANAWali Kota Batam Muhammad Rudi

BATAM, KOMPAS.com - Hasil tes swab penumpang pesawat Garuda yang meninggal di pesawat saat mendarat di Thailand sudah keluar dan hasilnya negatif. Pesawat Garuda itu dicarter oleh pemerintah Fiji, untuk mengangkut warganya dari India ke Fiji. 

Lantaran ada yang meninggal, pesawat Garuda itu kemudian mendarat di Batam, menurunkan 13 kru (pramugari dan pilot) yang langsung di-swab dan diisolasi di RSKI Covid-19 Pulau Galang. 

Keterangan itu disampaikan oleh Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Batam yang juga Wali Kota Batam Muhammad Rudi. 

"Untuk penumpang yang meninggal, alhamdulillah hasil swabnya negatif," kata Rudi melalui telepon ke Kompas.com, Rabu (1/7/2020).

Baca juga: Satu Penumpang Garuda Rute India-Fiji Meninggal, 13 Kru Jalani Swab dan Isolasi di Pulau Galang

Meski negatif, namun 13 kru pesawat Garuda yang terdiri dari pramugari dan pilot wajib menjalani karantina 14 hari.

"Karena turun di Batam, maka karantinanya kami lakukan di RSKI Covid-19 Pulau Galang," lanjut Rudi.

Saat ini kondisi 13 kru pesawat Garuda yang menjalani karantina dalam keadaan sehat. 

Baca juga: 9 Orang Kontak dengan Penumpang Garuda Dinyatakan Negatif Covid-19

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 13 kru pesawat yang terdiri dari pramugari maupun pilot Garuda menjalani isolasi di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 Pulau Galang di Batam.

Hal ini dilakukan setelah pesawat carter Pemerintah Fiji ini mengalami insiden, yakni salah satu penumpangnya meninggal saat dalam perjalanan. Sehingga, pesawat mendarat di Batam dan krunya langsung dilakukan karantina 14 hari.

Hasil rapid test untuk 13 kru pesawat garuda tersebut semuanya non-reaktif, sementara hasil swab-nya belum keluar. 

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

BKSDA Yogyakarta Lepasliarkan 1.000 Ekor Tukik di Pantai Trisik Kulon Progo

Regional
Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Kasus Covid-19 Kota Tegal Capai 1.043, 49 di Antaranya Meninggal Dunia

Regional
Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Unggah Program Salah Satu Paslon di Twitter, KPU Sleman Dilaporkan Bawaslu ke DKPP

Regional
Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Debat Pilkada Pandeglang, Thoni Ingin Buka Pendopo untuk Rakyat, Irna Ngantor di Desa

Regional
Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Heboh Video Porno ABG di Medsos, Pelaku Raup Rp 8 Juta Setiap Beraksi

Regional
Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Bocah SD Hanyut di Sungai Saat Mandi, Jasadnya Ditemukan hingga 4 Kilometer

Regional
Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Gelar Sekolah Tatap Muka, Pemkot Solo Tunggu Izin Orangtua

Regional
2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

2 Pegawai BPR Nganjuk Terpapar Corona, Ini Gejala Awalnya

Regional
Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Pegawainya Positif Covid-19, 2 Kantor Pemerintahan di Kulon Progo Ditutup

Regional
Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Seorang Pelajar di Yogyakarta Tertular Covid-19 di Sekolah

Regional
Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Gus Ipul Terserang Covid-19, Istri dan 3 Anaknya Masuk Rumah Sakit

Regional
Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Hujan Sejak Siang, Kota Padang Digenangi Banjir hingga 50 Cm

Regional
Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Pemkot Mataram Tertibkan Baliho Rizieq Shihab, Satu Belum Dicopot karena Ada Penolakan

Regional
Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Modus Kades Merangin Korupsi Dana Desa Rp 339 Juta, Cairkan Uang tapi Proyeknya Mangkrak

Regional
Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Kisah Guru Honorer Rini, Rumah Terbakar dan Nyambi Mulung Sawit, Tetap Ikhlas Mengajar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X