Cerita Pengungsi Rohingya: Ingin Mengadu Nasib ke Malaysia Malah Terdampar di Aceh, 15 Meninggal Saat Perjalanan

Kompas.com - 29/06/2020, 06:10 WIB
Relawan PIARA dan Direktur Pos PAHAM Aceh Tengah dan Bener Meriah, Nikmah Kurnia Sari, saat menyerahkan bantuan kepada pengungsi Rohingya di Aceh Utara, Munggu (28/6/2020). Dokumentasi PIARA dan Pos Paham Aceh Tengah dan Bener MeriahRelawan PIARA dan Direktur Pos PAHAM Aceh Tengah dan Bener Meriah, Nikmah Kurnia Sari, saat menyerahkan bantuan kepada pengungsi Rohingya di Aceh Utara, Munggu (28/6/2020).

ACEH UTARA, KOMPAS.com - Pusat Informasi dan Advokasi Rohingya (PIARA) melaporkan kondisi terkini pengungsi Rohingya yang diselamatkan masyarakat Desa Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (25/06/2020) lalu.

Berdasarkan data lembaga itu, jumlah pengungsi Rohingya asal Myanmar yang mengungsi di Eks Gedung Imigrasi, Puenthet, Aceh Utara secara keseluruhan mencapai 99 jiwa yang diantaranya 17 orang pria, 49 orang perempuan, 10 anak laki-laki dan 22 anak perempuan serta seorang bayi perempuan.

“Menurut penuturan beberapa pengungsi etnis Rohingya , mereka berangkat dari Bangladesh pada akhir bulan Februari dan sebagian pada awal bulan Maret,” kata Nikmah Kurnia Sari, relawan PIARA yang juga Direktur Pos Pusat Advokasi Hukum dan Hak Asasi Manusia (PAHAM) Aceh Tengah dan Bener Meriah melalui pesan singkatnya kepada Kompas.com, Minggu (28/06/2020).

Baca juga: Rapid Test, 99 Pengungsi Rohingya di Aceh Utara Nonreaktif

“Dalam satu kapal yang mereka tumpangi, jumlah warga yang selamat mencapai 99 orang, sementara 15 orang yang meninggal di kapal itu, jenazah yang meninggal ini di buang ke laut,” ujar Nikmah.

Masih dari informasi yang diperoleh langsung dilokasi pengungsian, salah satu alasan penyebab kematian warga Rohingya di kapal selama perjalanan adalah kekurangan makanan dan sanitasi, sehingga banyak yang terserang berbagai jenis penyakit.

“Tujuan mereka adalah ke Malaysia namun di perairan mesin mereka mati dan kemudian kapal di bawa ombak atau angin ke perairan Aceh Utara,” ungkap Nikmah.

“Sebenarnya mereka semua ingin ke Malaysia mengadu nasib dan mencari pekerjaan, karena tidak memungkinkan lagi tinggal di negara mereka akibat tidak ada kepastian keamanan diri dan keluarga,” lanjut Nikmah.

Baca juga: Bupati Aceh Utara: 94 Pengungsi Rohingya Ingin Melanjutkan Perjalanan ke Australia

Nikmah mengaku mendapatkan keterangan itu dari salah seorang warga etnis Rohingya yang mengungsi di Aceh Utara bernama Zaiburrahman atau Rahman (34) dari desa Maundu, Rohingnya.

Rahman ikut terdampar ke Aceh bersama seorang adik perempuannya yang berusia 20 tahun. Sementara anak, istri, dan orangtuanya tinggal di Bangladesh.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Korupsi Dana Proyek Jalan, Kadis PU Ngada Ditahan Kejaksaan

Diduga Korupsi Dana Proyek Jalan, Kadis PU Ngada Ditahan Kejaksaan

Regional
Penumpang Lion Air Surabaya-Pontianak Akan Transit di Bandara Soetta

Penumpang Lion Air Surabaya-Pontianak Akan Transit di Bandara Soetta

Regional
64 Kepala SMP di Riau yang Mengundurkan Diri Akhirnya Kembali Bekerja

64 Kepala SMP di Riau yang Mengundurkan Diri Akhirnya Kembali Bekerja

Regional
Akses Menuju Pusat Kota Pekanbaru Tergenang Banjir, Timbulkan Kemacetan

Akses Menuju Pusat Kota Pekanbaru Tergenang Banjir, Timbulkan Kemacetan

Regional
TNI dan Polri Ikut Cari Penumpang Pesawat dari Surabaya yang Kabur Saat Hendak Diisolasi

TNI dan Polri Ikut Cari Penumpang Pesawat dari Surabaya yang Kabur Saat Hendak Diisolasi

Regional
Saat Transpuan Menjadi Pejabat Publik di Sikka, Bunda Mayora: Berkatilah Seluruh Kegiatanku

Saat Transpuan Menjadi Pejabat Publik di Sikka, Bunda Mayora: Berkatilah Seluruh Kegiatanku

Regional
Gubernur Kepri Positif Corona, Sudah 739 Warga Tanjungpinang Jalani Swab

Gubernur Kepri Positif Corona, Sudah 739 Warga Tanjungpinang Jalani Swab

Regional
Layanan Jenguk Ditutup, RSUD 45 Dinyatakan Klaster Baru Covid-19

Layanan Jenguk Ditutup, RSUD 45 Dinyatakan Klaster Baru Covid-19

Regional
25 Karyawan Perusahaan di Pesisir Barat Lampung Positif Covid-19

25 Karyawan Perusahaan di Pesisir Barat Lampung Positif Covid-19

Regional
Laporkan Jerinx SID ke Polisi, IDI Bali: Organisasi Kami Merasa Terhina

Laporkan Jerinx SID ke Polisi, IDI Bali: Organisasi Kami Merasa Terhina

Regional
Utamakan Keselamatan Anak, Pemkot Serang Perpanjang Belajar Online

Utamakan Keselamatan Anak, Pemkot Serang Perpanjang Belajar Online

Regional
Korsleting, Ruang Operasi RS Bethesda Lempuyangwangi Yogyakarta Terbakar

Korsleting, Ruang Operasi RS Bethesda Lempuyangwangi Yogyakarta Terbakar

Regional
Detik-detik Seorang Ibu Melahirkan di Atas Mobil Patroli Polisi Tanpa Bantuan Medis

Detik-detik Seorang Ibu Melahirkan di Atas Mobil Patroli Polisi Tanpa Bantuan Medis

Regional
Petani Pembakar Lahan Ditangkap, Walhi Minta Jangan Langsung Dipenjara

Petani Pembakar Lahan Ditangkap, Walhi Minta Jangan Langsung Dipenjara

Regional
Hindari Kecurangan, Pembagian Daging Kurban Pakai Barcode

Hindari Kecurangan, Pembagian Daging Kurban Pakai Barcode

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X