FX Rudy Soal Turunnya Elektabilitas Purnomo dalam Survei: Tak Masalah

Kompas.com - 25/06/2020, 19:53 WIB
Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIWali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo.

SOLO, KOMPAS.com - Ketua DPC PDI-P Solo, FX Hadi Rudyatmo, turut angkat bicara terkait hasil survei Solo Raya Polling yang menyebutkan turunnya elektabilitas Achmad Purnomo karena sosialisasinya ketika pandemi Covid-19 dipersepsikan masyarakat kurang.

Pria yang akrab disapa Rudy ini tidak merisaukan terhadap hasil survei Solo Raya Polling kepada bakal calon wali kota Solo yang ditugaskannya tersebut.

"Tidak masalah. Yang penting menunggu rekomendasi (DPP)," kata Rudy kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Kamis (25/6/2020).

Baca juga: Elektabilitas di Bawah Gibran, Purnomo: Tak Ada Pengaruhnya bagi Saya

Sebagai pejabat pemerintah, lanjut Rudy, Purnomo justru banyak turun ke lapangan untuk menangani masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19.

"Karena Covid-19, ya mengurusi rakyatnya dulu yang terdampak," terang pria yang juga menjabat Wali Kota Solo.

Sebagaimana diketahui, dari hasil survei yang dilakukan oleh Solo Raya Polling elektabilitas Purnomo di angka 36 persen.

Sedang putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka di angka 55 persen.

Baca juga: Popularitas Ungguli Purnomo, Gibran: Matur Nuwun Masyarakat Solo

Isu kemunduran beberapa waktu lalu dari bakal calon wali kota Solo disebut menjadi penyebab turunnya elektabilitas Purnomo pada survei Juni 2010 dibanding survei Januari 2020.

Belum lagi ketika pandemi Covid-19 turunnya Purnomo ke lapangan dipersepsikan masyarakat kurang.

"Jauh lebih masif Gibran. Gibran selama pandemi turun ke masyarakat. Ini catatan dari teman-teman yang kita terjunkan di lapangan," terang Direktur Solo Raya Polling, Suwardi, Selasa (23/6/2020).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Dua Orangutan Kalimantan Diselamatkan dari Lembaga Konservasi Tak Berizin di Jateng

Regional
Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Kasus Karhutla yang Libatkan 2 Perusahaan di Kalbar Segera Disidangkan

Regional
Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Balita Terseret Ombak di Pantai Goa Cemara Belum Ditemukan

Regional
Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Lima Pegawai Positif Covid-19, Operasional Bank Banten Tetap Berjalan

Regional
Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
Kulon Progo Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Covid-19

Kulon Progo Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Covid-19

Regional
Akses Terlalu Ektrem, Petugas TNI di Rokan Hulu Padamkan Karhutla secara Manual

Akses Terlalu Ektrem, Petugas TNI di Rokan Hulu Padamkan Karhutla secara Manual

Regional
Pulang Berenang, Pria di Ambon Ini Temukan Pacarnya Tewas Tergantung

Pulang Berenang, Pria di Ambon Ini Temukan Pacarnya Tewas Tergantung

Regional
Tambah 19 Pasien Positif Covid–19 di Cirebon, 11 di Antaranya Tenaga Kesehatan

Tambah 19 Pasien Positif Covid–19 di Cirebon, 11 di Antaranya Tenaga Kesehatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X