"Saya Dibilang Pakai Jampi-jampi, padahal Murni karena Cinta"

Kompas.com - 24/06/2020, 13:54 WIB
Acara akad nikah Saeful dengan dua istrinya Dok Rata Warga SetempatAcara akad nikah Saeful dengan dua istrinya

LOMBOK BARAT, KOMPAS.com - Saeful Bahri (28), warga asal Dusun Bakong Dasan, Desa Lembar, Lombok Barat, membuat geger warga karena menikahi dua perempuan dalam waktu yang berdekatan.

Pria yang bekerja serabutan itu menikahi dua kekasihnya, Hariani (23) dan Mustiawati (23). Kedua perempuan itu berasal dari kampung yang sama.

Baca juga: Untung, Pria Disabilitas yang Menikahi Dewi, 4 Hari Jadian Langsung Ajak Nikah

Mereka menggelar resepsi pernikahan secara sederhana pada Sabtu (20/6/2020).

Tapi, kisah bahagia Saeful juga mendapatkan cibiran dari tetangga. Beberapa warga menduga Saeful menggunakan jampi-jampi.

"Banyak tetangga yang bilang karena mendapatkan istri dua, saya dibilang pakai jampi-jampi, padahal saya murni karena cinta," kata Saeful saat berbincang dengan Kompas.com di rumahnya, Rabu (24/6/2020).

Selain itu, tetangga juga meragukan kemampuan Saeful menafkahi dua istrinya. Sebab, sehari-hari Saeful bekerja serabutan.

"Karena saya bekerja serabutan jadi orang-orang bilang mau kasih makan apa," kata Saeful.

Meski begitu, Saeful optimistis bisa menafkahi dua istrinya. Ia berjanji bekerja dengan giat untuk membiayai rumah tangga.

Kisah percintaan selama dua bulan

Bagi Saeful, Hariani dan Mustiawati merupakan jodoh karunia Tuhan. Selama berpacaran, Saeful terbuka berhubungan dengan dua perempuan sekaligus.

Baca juga: 2 Turis asal Amerika Tersesat di Hutan karena Ikuti Google Maps

Hariani dan Mustiawati mengetahui hal itu. Hubungan mereka pun berjalan selama dua bulan.

Tapi, Saeful sempat putus dengan Mustiawati. Namun, ia tak menjelaskan alasan hubungan itu berakhir.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayi Kembar 10 Bulan Jadi Korban Tanah Longsor di Kota Tarakan

Bayi Kembar 10 Bulan Jadi Korban Tanah Longsor di Kota Tarakan

Regional
Soal Penanganan Covid-19 di Jateng, Ganjar: Sudah Tidak Ada Zona Merah

Soal Penanganan Covid-19 di Jateng, Ganjar: Sudah Tidak Ada Zona Merah

Regional
Gedung Diblokade Massa, Silaturahim KAMI yang Dihadiri Gatot Nurmantyo Batal Digelar

Gedung Diblokade Massa, Silaturahim KAMI yang Dihadiri Gatot Nurmantyo Batal Digelar

Regional
Seorang Pria Tewas Setelah Terpeleset di Lokasi Air Terjun

Seorang Pria Tewas Setelah Terpeleset di Lokasi Air Terjun

Regional
Tanah Longsor di 4 Titik Kota Tarakan, 11 Orang Tewas

Tanah Longsor di 4 Titik Kota Tarakan, 11 Orang Tewas

Regional
Usai Bunuh Bocah 10 Tahun, Pria Ini Sempat Setubuhi Jasad Korban di Kebun

Usai Bunuh Bocah 10 Tahun, Pria Ini Sempat Setubuhi Jasad Korban di Kebun

Regional
Desa di Sragen Jadi Pemasok Anjing Terbesar untuk Warung Makan, Sehari Kirim 300 Ekor

Desa di Sragen Jadi Pemasok Anjing Terbesar untuk Warung Makan, Sehari Kirim 300 Ekor

Regional
Total 13 Pegawai Puskesmas Denpasar Timur Positif Covid-19, Pelayanan Kesehatan Ditutup

Total 13 Pegawai Puskesmas Denpasar Timur Positif Covid-19, Pelayanan Kesehatan Ditutup

Regional
Foto Seronok Ibu Tersebar, Remaja di Tasikmalaya Trauma dan Alami Kekerasan Verbal

Foto Seronok Ibu Tersebar, Remaja di Tasikmalaya Trauma dan Alami Kekerasan Verbal

Regional
Mobil Rombongan Pengantin Alami Tabrakan Beruntun, 1 Tewas, 5 Luka Parah

Mobil Rombongan Pengantin Alami Tabrakan Beruntun, 1 Tewas, 5 Luka Parah

Regional
Nekat Tak Pakai Masker, Warga Semarang Dihukum Sapu Kuburan dan Di-rapid Test

Nekat Tak Pakai Masker, Warga Semarang Dihukum Sapu Kuburan dan Di-rapid Test

Regional
Terjatuh Saat Berswafoto, 2 Remaja Tewas Tenggelam di Bendungan

Terjatuh Saat Berswafoto, 2 Remaja Tewas Tenggelam di Bendungan

Regional
Video Viral, Oknum PNS di Kabupaten Bogor Diduga Menghalangi Ambulans

Video Viral, Oknum PNS di Kabupaten Bogor Diduga Menghalangi Ambulans

Regional
Berwajah Mirip Sang Ayah, Balita Ini Dianiaya Pacar Ibunya Selama 2 Tahun hingga Tewas

Berwajah Mirip Sang Ayah, Balita Ini Dianiaya Pacar Ibunya Selama 2 Tahun hingga Tewas

Regional
Bocah Perempuan Diduga Dibunuh dan Jasadnya Diperkosa, Polisi: Pelaku Dendam Sering Dimarahi

Bocah Perempuan Diduga Dibunuh dan Jasadnya Diperkosa, Polisi: Pelaku Dendam Sering Dimarahi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X