Kasus Teror ke Kadishub Banda Aceh: Benda yang Dilempar Bukan Bom Molotov, Pelaku Kini Diburu

Kompas.com - 24/06/2020, 11:16 WIB
Porsonel Polisi dari Polresta Banda Aceh melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah Muzakir Tulot, Desa Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Selasa (23/06/2020). KOMPAS.COM/TEUKU UMARPorsonel Polisi dari Polresta Banda Aceh melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah Muzakir Tulot, Desa Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh. Selasa (23/06/2020).

BANDA ACEH, KOMPAS.com – Benda yang meledak di pagar rumah Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Banda Aceh Muzakir Tulot Selasa (23/06/2020) pukul 02.30 WIB bukanlah bom molotov

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto mengatakan polisi sudah memeriksa benda yang diduga bom molotov yang dilempar pelaku ke arah pagar rumah yang bersangkutan.

Polisi menyatakan itu bukanlah bom molotov.

“Benda tersebut bukan bom molotov melainkan sebuah botol atau kaleng yang berisi gas, sehingga meledak," jelas Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto kepada Kompas.com melalui telepon, Rabu (24/06/2020).

"Jadi ini lebih kepada teror terhadap yang bersangkutan. Masalah perorangan kemungkinan, karena beliau ini kan Kepala Dinas,” lanjutnya. 

Baca juga: Bom Molotov Meledak di Pagar Rumah Kadis Perhubungan Kota Banda Aceh

Pelaku terekam CCTV

Polisi sendiri saat ini masih memburu pelaku pelemparan benda yang meledak di pagar rumah Kadishub Banda Aceh tersebut lantaran pelaku terekam CCTV. 

 

Untuk sementara, motifnya diduga  mengarah ke masalah pribadi, namun polisi terus melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, rumah Kadishub Banda Aceh Muzakir Tulot di dusun Malahayati, Gampong Lampulo, diteror benda mirip bom molotov oleh orang tak dikenal pada Selasa. 

Muzakir Tulot mengatakan kejadian teror diketahui saat dirinya pulang ke rumahnya usai shalat subuh. Ia melihat kaleng ukuran sedang di depan pintu pagar rumah keduanya tersebut. 

Baca juga: Benda Mirip Bom Ternyata Botol Air Mineral, Kapolres: Ada yang Ingin Perkeruh Perdamaian Aceh

Korban punya dua rumah

"Saya dari rumah Gampong Mulia, mau pulang ke Lampulo dan di depan pagar ditemukan botol kaleng dan melihat bekas terbakar di teralis pagar," kata Muzakir Tulot kepada wartawan di lokasi kejadian, Selasa. 

Dari hasil rekaman CCTV, kata Muzakir terlihat seseorang melemparkan benda di depan pagar rumahnya dan terbakar.

Rumah di Gampong Lampulo tersebut ditempati oleh anak-anaknya. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Menengok Bekas Tambang di Bangka yang Disulap Jadi Lokasi Agrowisata

Regional
Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Jaringan Telkomsel di Sumatera Kembali Normal Pasca Kebakaran

Regional
Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Regional
Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Regional
Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Regional
Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Regional
Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Regional
2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Regional
'Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah...'

"Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah..."

Regional
Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Regional
Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

Regional
Anggota DPRD Ketapang Positif Corona Usai Kembali dari Kunker ke Jakarta

Anggota DPRD Ketapang Positif Corona Usai Kembali dari Kunker ke Jakarta

Regional
Kisah Efi Lahirkan Bayi Kembar 3, Sang Suami Menghilang dan Asuh 6 Anak Seorang Diri

Kisah Efi Lahirkan Bayi Kembar 3, Sang Suami Menghilang dan Asuh 6 Anak Seorang Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X