Dibesuk Keluarga, Pasien Rupanya Positif Corona, RS Swasta di Tabanan Jadi Klaster Baru

Kompas.com - 23/06/2020, 17:37 WIB
Ilustrasi rumah sakit, layanan kesehatan dasar disarankan dipisahkan dengan penanganan pasien Covid-19, baik yang ODP maupun PDP. SHUTTERSTOCKIlustrasi rumah sakit, layanan kesehatan dasar disarankan dipisahkan dengan penanganan pasien Covid-19, baik yang ODP maupun PDP.

KOMPAS.com- Seorang pasien di salah satu rumah sakit swasta di Tabanan, Bali dinyatakan positif Covid-19.

Namun, sebelum dinyatakan positif, pasien itu sempat dibesuk oleh keluarganya.

Tak hanya keluarga, tenaga medis yang menangani pasien pun ikut terinfeksi.

Satgas Covid-19 Tabanan menyebut, dari kasus pasien RS swasta itu kini menjadi klaster baru di wilayahnya.

Baca juga: Kasus-kasus Warga Meninggal Mendadak Saat Pandemi, Masih Memegang Setir dan Usai Mudik dari Tangerang

Berawal dibesuk

Ilustrasi rumah sakitSHUTTERSTOCK Ilustrasi rumah sakit
Juru Bicara Satgas Covid-19 Tabanan I Putu Dian Setiawan menjelaskan, awalnya seorang pasien masuk ke rumah sakit swasta tersebut lantaran mengalami gejala serupa Covid-19.

Namun rupanya, ketika dirawat, pasien itu sempat dibesuk oleh keluarganya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasien sempat menjalani rapid test dengan hasil reaktif.

Saat dilakukan tes swab, pasien itu rupanya dinyatakan positif Covid-19.

Baca juga: Sebuah RS Swasta di Tabanan Jadi Klaster Penularan Covid-19 Baru, Ini Penyebabnya

Ilustrasi tenaga medisDOK. SHUTTERSTOCK Ilustrasi tenaga medis

Keluarga hingga tenaga medis tertular

Dian mengatakan, usai mendapatkan hasil itu, tim gugus tugas melakukan pelacakan dengan siapa saja pasien tersebut berkontak.

Ketika keluarga yang sempat menjenguk dites, ada enam orang yang dinyatakan positif Covid-19.

Tak hanya keluarga, rupanya tim medis rumah sakit pun turut terinfeksi.

Ada empat tenaga medis yang terdiri dari dokter dan perawat yang dinyatakan positif Covid-19 dari hasil tes swab.

Baca juga: Sederet Cerita Warga Takut Di-Rapid Test, Malah Tawarkan Uang Damai dan Mengungsi ke Pulau Lain

Tracing diperluas

Ilustrasi penyebaran virus coronaShutterstock Ilustrasi penyebaran virus corona
Dari anggota keluarga serta tim medis, gugus tugas memperluas pelacakan kontak.

Hasilnya ada 27 orang yang diperkirakan berkontak dekat.

Mereka menjalani tes swab dan dikarantina hingga hasil tes keluar.

Gugus tugas mengakui, berawal dari pasien RS swasta ini menjadi sebuah klaster baru penyebaran Covid-19 di Tabanan.

"Sumber infeksi dan penularan saling berkaitan satu sama lain. ternyata penyebaran di satu tempat yakni RS swasta di Tabanan," kata Dian.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Imam Rosidin | Editor: Dheri Agriesta)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.