Penderita Tumor Seberat 30 Kilogram di Medan Ditemui Gubernur Sumut

Kompas.com - 12/06/2020, 07:39 WIB
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis menjenguk Andriadi Putra usai operasi pengangkatan tumor tahap pertama di RS Khusus Bedah Accuplast Medan, Kamis (11/6/2020) KOMPAS.COM/MEI LEANDHA ROSYANTIGubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis menjenguk Andriadi Putra usai operasi pengangkatan tumor tahap pertama di RS Khusus Bedah Accuplast Medan, Kamis (11/6/2020)

MEDAN, KOMPAS.com - Rumah Sakit Khusus Bedah Accuplast di Jalan Sei Bahbolon Nomor 40 Kota Medan, Sumatera Utara, mendadak ramai, Rabu (10/6/2020).

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Sumut Nawal Lubis menjenguk Andriadi Putra, seorang pasien penderita tumor seberat 30 kilogram.

Dalam posisi berbaring, pasien warga Jalan Pancing Nomor 10, Kota Medan itu bersama sang Ibu Herida Sri Andriani menyambut rombongan Gubernur.

Baca juga: Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 11 Juni 2020

Berdiri di samping pasien berusia 34 tahun itu, Edy dengan saksama melihat kondisi tubuh pasien yang akan dioperasi oleh dokter Eddy Sutrisno, ahli bedah plastik dan rekonstruksi.

Andriadi menderita tumor sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama.

Namun 2 tahun belakangan, tumor semakin membesar menutupi sebagian wajah dan perut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahkan ada yang menggelambir, sehingga merubah konstruksi fisik.

Pada bagian tubuh lain terlihat daging ukuran kecil yang mulai tumbuh.

"Pasien ini, sampai negara Eropa saja tertarik melihat, karena sudah lebih besar tumor dari orangnya. Saya dapat informasi dari media sosial, saya suruh lacak dan sudah dioperasi tahap pertama. Tahap kedua di bagian kepala, dia akan lebih terbebas," kata Edy.

Baca juga: 4 Kuintal Telur Infertil di Pasar Tasikmalaya Diduga dari Lampung

Edy mengharapkan jurnalis memantau orang lain yang bernasib sama seperti Andriadi.

Menurut Edy, apa yang terjadi dengan Andriadi akibat lambat terpantau, sehingga penanganannya menjadi terlambat.

Dia berharap kejadian seperti ini tidak terulang. Masyarakat yang mengetahui korban dengan kasus-kasus serupa diminta untuk secepatnya memberikan informasi kepada pemerintah daerah.

"Kalau dimonitor dari awal, masih kecil, kan tidak sesulit ini. Tolong beritakan, kabarkan sama saudara-saudara kita kalau ada yang memerlukan perawatan untuk kesehatannya datang ke BKB. Gratis untuk orang-orang yang kondisi sosialnya kurang beruntung, ini program Pemprov Sumut dan BKB," ucap Edy.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.