Kompas.com - 09/06/2020, 18:37 WIB
Bupati Gresik Sambari Halim Radianto (tengah) saat memberikan penjelasan kepada awak media di gedung Pemkab Gresik, Selasa (9/6/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHBupati Gresik Sambari Halim Radianto (tengah) saat memberikan penjelasan kepada awak media di gedung Pemkab Gresik, Selasa (9/6/2020).

GRESIK, KOMPAS.com - Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kabupaten Gresik yang sempat memasuki jilid III, resmi tidak lagi diperpanjang.

Saat ini, sedang dilakukan masa transisi menuju new normal, dengan masa transisi ini diagendakan bakal berlangsung selama dua pekan.

Dengan berakhirnya PSBB, lantas muncul pertanyaan terkait keberadaan para petugas gabungan yang sebelumnya sempat ikut berpartisipasi berjaga di titik cek poin, yang didirikan di beberapa titik perbatasan antara Kabupaten Gresik dengan kota/kabupaten tetangga.

Baca juga: Bupati Gresik: Masyarakat Sudah Jenuh dengan Istilah PSBB

"Untuk cek poin ada atau tidak, harus masuk Perbup (Peraturan Bupati masa transisi) sementara Perbup masih dikoreksi. Kalau nanti tidak ada, maka petugasnya akan kami alihkan ke tingkat desa, kami perkuatkan di tingkat desa," ujar Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, kepada awak media, di Gedung Pemkab Gresik, Selasa (9/6/2020).

Sambari mengatakan, meski agenda PSBB tidak lagi diperpanjang, namun warga diimbau untuk menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan dengan kesadaran sendiri, tanpa harus diperingatkan oleh petugas.

Baik menggunakan masker saat keluar rumah maupun rajin mencuci tangan dan menjaga kebersihan, serta menerapkan physical distancing.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kekuatan yang paling kuat adalah di tingkat desa, pengawasan keluar-masuknya warga. Melihat ada yang ODP (orang dalam pemantauan), OTG (orang tanpa gejala), PDP (pasien dalam pengawasan) mestinya itu selesai di tingkat desa," ujar dia.

Baca juga: Bupati Gresik: Ini Pekerjaan Lebih Berat Ketimbang Masih Adanya PSBB

"Kami tetap akan melibatkan babinsa, babinkamtibmas, camat. Mereka akan guyub menyelesaikan masalah Covid-19 ini, harus lebih strong lagi ketimbang PSBB," kata Sambari.

Bupati Gresik juga mengingatkan kepada warga, untuk sungguh-sungguh dan serius dalam menerapkan protokol kesehatan pada kehidupan sehari-hari, sehingga angka pasien terpapar positif Covid-19 di Gresik dapat ditekan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X