3 Pelaku Curanmor di Cianjur Ditembak karena Melawan Polisi

Kompas.com - 09/06/2020, 09:16 WIB
Lima orang anggota komplotan curanmor diringkus Polres Cianjur, Jawa Barat. Barang bukti yang diamankan, 19 sepeda motor, dua mobil dan satu truk. Tiga pelaku ditembak petugas karena melawan saat ditangkap. KOMPAS.COM/FIRMAN TAUFIQURRAHMANLima orang anggota komplotan curanmor diringkus Polres Cianjur, Jawa Barat. Barang bukti yang diamankan, 19 sepeda motor, dua mobil dan satu truk. Tiga pelaku ditembak petugas karena melawan saat ditangkap.

CIANJUR, KOMPAS.com – Polisi terpaksa menembak tiga orang pelaku pencurian kendaraan bermotor ( curanmor) di Cianjur, Jawa Barat.

Ketiganya merupakan anggota dari komplotan spesialis curanmor roda dua dan mobil lintas kota.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Cianjur AKP Niki Ramdhany menyebutkan, 5 dari 7 anggota komplotan ini berhasil diringkus, yakni YG (48), DY (60), RS (20), ME (24), dan seorang penadah berinisial CS (50).

Baca juga: Penumpang Pesawat yang Mendarat di Bandara Ini Wajib Tes Swab Gratis

“Dua pelaku lainnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Sementara CS tercatat sebagai residivisi kasus serupa,” kata Niki kepada Kompas.com, Selasa (9/6/2020).

Menurut Niki, polisi terpaksa menembak betis ketiga pelaku, karena berupaya melarikan diri dan melawan petugas saat ditangkap.

“Para pelaku diringkus di sebuah rumah kontrakan milik salah satu pelaku di daerah Cipatat, Kabupaten Bandung Barat,” ucap Niki.

Sementara itu, dari tangan para pelaku, polisi berhasil mengamankan puluhan kendaraan.

Baca juga: KAI Perpanjang Pembatalan KA Reguler, Termasuk Kereta Jakarta-Bandung

Polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang digunakan para pelaku untuk melakukan kejahatan.

“Komplotan ini menyasar semua jenis kendaraan. Ada 19 unit sepeda motor berbagai merek dan 3 kendaraan roda empat, satu di antaranya truk yang kita amankan,” kata dia.

Kendaraan hasil curian tersebut dijual secara utuh ke sejumlah tempat di Cianjur dan luar kota.

“Selain beroperasi di Cianjur, komplotan ini juga beraksi di Bandung, Sukabumi dan Bogor," kata Niki.

Para pelaku dijerat Pasal 363 dan 480 KUHP dengan ancaman pidana minimal 4 tahun dan maksimal 7 tahun penjara.

Baca juga: Suami Istri Bandar Narkoba Mengaku Dapat Suplai Sabu dari Lapas Banceuy



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sopir Perempuan Tabrak Keluarga Pengemis gegara Main HP Saat Menyetir

Sopir Perempuan Tabrak Keluarga Pengemis gegara Main HP Saat Menyetir

Regional
Positif Covid-19, Istri Gubernur Bali: Bapak Agak Takut Sampaikan Hasil Tes Swab Saya

Positif Covid-19, Istri Gubernur Bali: Bapak Agak Takut Sampaikan Hasil Tes Swab Saya

Regional
Layanan RSUD Babel Tetap Berjalan meski 2 Staf dan 1 Dokter Positif Corona

Layanan RSUD Babel Tetap Berjalan meski 2 Staf dan 1 Dokter Positif Corona

Regional
Kronologi Seorang Ibu Melahirkan di Tepi Jalan Berlumpur

Kronologi Seorang Ibu Melahirkan di Tepi Jalan Berlumpur

Regional
Cerita Wahyuni Melahirkan di Tepi Jalan Berlumpur, Beralas Tikar Pandan dan Dipayungi Warga

Cerita Wahyuni Melahirkan di Tepi Jalan Berlumpur, Beralas Tikar Pandan dan Dipayungi Warga

Regional
Apes, Pelaku Ini Tak Sadar Tawarkan Jasa Khusus Jalan Tikus Bebas Rapid Test ke Danramil dan Ditangkap

Apes, Pelaku Ini Tak Sadar Tawarkan Jasa Khusus Jalan Tikus Bebas Rapid Test ke Danramil dan Ditangkap

Regional
Tol Pekanbaru-Dumai Gratis Selama Dua Pekan

Tol Pekanbaru-Dumai Gratis Selama Dua Pekan

Regional
Istri Gubernur Bali Terpapar Covid-19, Diumumkan lewat Video Berdurasi 13 Menit

Istri Gubernur Bali Terpapar Covid-19, Diumumkan lewat Video Berdurasi 13 Menit

Regional
Tak Hanya Gowes, Tour de Borobudur 12 Hadirkan Pengalaman Naik Kereta Uap

Tak Hanya Gowes, Tour de Borobudur 12 Hadirkan Pengalaman Naik Kereta Uap

Regional
Dugaan Kampanye Terselubung Petahana di Pilkada Ogan Ilir, Lantik Karang Taruna hingga Bantuan Covid-19

Dugaan Kampanye Terselubung Petahana di Pilkada Ogan Ilir, Lantik Karang Taruna hingga Bantuan Covid-19

Regional
Terungkap, Ini Motif Pelaku Pembunuh Sekretaris yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Terungkap, Ini Motif Pelaku Pembunuh Sekretaris yang Jasadnya Ditemukan di Kebun Sawit

Regional
Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Kebun Sawit Ternyata Korban Begal, Pelaku Ditangkap

Mayat Sekretaris yang Hamil Ditemukan di Kebun Sawit Ternyata Korban Begal, Pelaku Ditangkap

Regional
Tak Kuat Lewati Jalan Rusak, Wahyuni Menepi dan Melahirkan di Jalan Berlumpur

Tak Kuat Lewati Jalan Rusak, Wahyuni Menepi dan Melahirkan di Jalan Berlumpur

Regional
Ini Daftar 12 Daerah dan Paslon yang Mengikuti Pilkada Serentak Sulsel 2020

Ini Daftar 12 Daerah dan Paslon yang Mengikuti Pilkada Serentak Sulsel 2020

Regional
Wali Kota Tegal Mengaku Tak Tahu Ada Panggung Dangdut Megah di Hajatan Wakil Ketua DPRD

Wali Kota Tegal Mengaku Tak Tahu Ada Panggung Dangdut Megah di Hajatan Wakil Ketua DPRD

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X