Detik-detik Pria di Bantul Tewas Dibacok Sekelompok Orang Tak Dikenal, Pelaku Mengenakan Cadar

Kompas.com - 06/06/2020, 14:54 WIB
Pembunuhan. ThinkstockPembunuhan.
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Kasus pembacokan terjadi di sebuah sendang di Dusun Kasihan, Desa Tamantirto, Kecamatan Kasihan, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (5/6/2020) malam.

Akibatnya peristiwa itu, korban yang diketahui berinisial IP tewas setelah sempat dilarikan ke rumah sakit oleh warga.

Dari keterangan yang didapat polisi, kasus itu bermula saat korban datang ke sendang tersebut sekitar pukul 15.00 WIB.

Kemudian pada pukul 19.00 WIB, datang seorang perempuan yang diduga rekan korban.

Saat mereka sedang ngobrol dan duduk santai di lokasi tersebut, tiba-tiba datang sekelompok orang tak dikenal yang menggunakan cadar dan senjata tajam.

"Sekitar pukul 22.00 WIB, korban didatangi empat orang laki-laki yang menggunakan senjata tajam jenis celurit, cadar dan helm dan berteriak 'Indro mana?'," kata Kapolres Bantul, AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono, saat dihubungi wartawan, Sabtu (6/6/2020).

Baca juga: Berduaan di Sendang, Pria Ini Dibacok hingga Tewas

Tak banyak kata, mereka langsung melakukan penganiayaan hingga korban tak berdaya akibat sabetan senjata tajam.

Korban diketahui terkena sabetan senjata tajam pada kaki kiri dan kanan. Setelah itu para pelaku langsung pergi meninggalkan lokasi.

Warga yang mengetahui korban bersimbah darah langsung berusaha mengevakuasinya ke rumah sakit.

Namun naas, nyawanya tak berhasil diselamatkan.

Baca juga: Ayah Perkosa Anak Gadisnya hingga Hamil, Modus Cek Keperawanan, Terungkap setelah Melapor ke Ibu

Mendapat laporan itu, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara. Tapi hingga saat ini belum diketahui motif pelaku melakukan penyerangan tersebut.

"Motif masih didalami, ada kemungkinan korban dan pelaku saling mengenal," ujar Wachyu.

Penulis : Kontributor Yogyakarta, Markus Yuwono | Editor : Robertus Belarminus



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Panjang, Kebun Raya Cibodas Mulai Diserbu Wisatawan

Libur Panjang, Kebun Raya Cibodas Mulai Diserbu Wisatawan

Regional
Libur Panjang, Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Naik Kereta Api

Libur Panjang, Perhatikan 3 Hal Ini Sebelum Naik Kereta Api

Regional
Kasus AWK, Anggota DPD RI yang Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali, Mengaku Telah Baca Kitab Suci

Kasus AWK, Anggota DPD RI yang Dianggap Lecehkan Kepercayaan Warga Bali, Mengaku Telah Baca Kitab Suci

Regional
Libur Panjang, Wisatawan Candi Borobudur Jalani Rapid Test Acak

Libur Panjang, Wisatawan Candi Borobudur Jalani Rapid Test Acak

Regional
Tol Jakarta-Cikampek Padat, 'Contraflow' Diberlakukan

Tol Jakarta-Cikampek Padat, "Contraflow" Diberlakukan

Regional
Gempa Putus Kabel PLN di Mamuju Tengah, Listrik Ratusan Rumah Padam

Gempa Putus Kabel PLN di Mamuju Tengah, Listrik Ratusan Rumah Padam

Regional
Korban Penganiayaan Bahar bin Smith Ngaku Sudah Cabut Laporan, Polda: Kami Belum Terima

Korban Penganiayaan Bahar bin Smith Ngaku Sudah Cabut Laporan, Polda: Kami Belum Terima

Regional
Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Balai Konservasi: Tak Ada Kerusakan di Candi

Drone Jatuh di Kawasan Borobudur, Balai Konservasi: Tak Ada Kerusakan di Candi

Regional
Lumba-lumba 2,5 Meter Ditemukan Mati di Perairan Gunungkidul

Lumba-lumba 2,5 Meter Ditemukan Mati di Perairan Gunungkidul

Regional
Rel di Banyumas Tertimbun Longsor, Perjalanan 3 KA Terganggu

Rel di Banyumas Tertimbun Longsor, Perjalanan 3 KA Terganggu

Regional
Libur Panjang, Ini Sejumlah Lokasi yang Terapkan Rapid Test Acak

Libur Panjang, Ini Sejumlah Lokasi yang Terapkan Rapid Test Acak

Regional
Cerita Alumnus S2 UGM Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Media Tanam Hemat Pupuk dan Air

Cerita Alumnus S2 UGM Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Media Tanam Hemat Pupuk dan Air

Regional
Kisah Tenun Cual Khas Bangka, Meredup karena Perang Dunia

Kisah Tenun Cual Khas Bangka, Meredup karena Perang Dunia

Regional
Mari Bantu Balita 4 Tahun yang Dianiaya secara Sadis oleh Paman dan Bibi

Mari Bantu Balita 4 Tahun yang Dianiaya secara Sadis oleh Paman dan Bibi

Regional
Perjalanan Kasus Yaidah, Dipingpong Urus Akta Kematian Anak dari Surabaya ke Jakarta hingga Tuai Reaksi Dirjen Dukcapil

Perjalanan Kasus Yaidah, Dipingpong Urus Akta Kematian Anak dari Surabaya ke Jakarta hingga Tuai Reaksi Dirjen Dukcapil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X