Remaja 19 Tahun Jadi Tersangka, Jual 167 Ekor Burung Cucak Hijau yang Dilindungi

Kompas.com - 05/06/2020, 22:06 WIB
Kepala Balai Gakkum LHK Kalimantan Subhan (tengah) bersama Kepala Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim Sunandar (kiri) serta Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Damus Asa saat menggelar keterangan pers di Kantor Balai Gakkum LHK Kalimantan, Sungai Kunjang Samarinda, Kaltim, Kamis (5/6/2020). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONKepala Balai Gakkum LHK Kalimantan Subhan (tengah) bersama Kepala Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim Sunandar (kiri) serta Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Damus Asa saat menggelar keterangan pers di Kantor Balai Gakkum LHK Kalimantan, Sungai Kunjang Samarinda, Kaltim, Kamis (5/6/2020).

SAMARINDA, KOMPAS.com – Seorang remaja usia 19 tahun di Samarinda, Kalimantan Timur, ditetapkan tersangka karena menjual satwa liar dilindungi burung cucak hijau.

Pelaku berinisial LS tersebut menjual burung cucak hijau sebanyak 167 ekor melalui media sosial.

Aktivitasnya terendus petugas, LS kemudian diamankan oleh petugas di kediamannya Jalan Juanda 4, Gang Cempaka, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, Kamis (4/6/2020).

“Yang bersangkutan sudah diamankan dan ditetapkan tersangka,” ungkap Kepala Balai Gakkum LHK Wilayah Kalimantan, Subhan saat memberi keterangan pers, Kamis (5/6/2020) di Samarinda.

Baca juga: Polisi Tangkap 3 Tersangka Perdagangan Satwa Dilindungi

Hasil pemeriksaan petugas, pelaku mendapatkan 167 ekor burung cucak hijau tersebut dari Kabupaten Berau.

Ratusan satwa liar tersebut dikirim melalui jalur darat.

Rencananya, pelaku menjual dengan harga Rp 300.000 untuk satu ekor.

“Kita masih lakukan pengembangan untuk mencari pelaku lain,” terang dia.

Saat ini, ratusan satwa dilindungi tersebut sudah diamankan petugas.

Pelaku dijerat Pasal 21 Ayat (2) huruf a jo Pasal 40 Ayat (4) UU 5 /1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem, ancaman hukuman maksimal 1 tahun penjara dan denda Rp 50 juta.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggaran Dipakai untuk Covid-19, Pembangunan Jalan Pakai Dana Pribadi Ketua DPRD

Anggaran Dipakai untuk Covid-19, Pembangunan Jalan Pakai Dana Pribadi Ketua DPRD

Regional
Kejujurannya Viral di Media Sosial, Driver Ojol Ini Mengaku Rp 35.000 Itu Bukan Haknya

Kejujurannya Viral di Media Sosial, Driver Ojol Ini Mengaku Rp 35.000 Itu Bukan Haknya

Regional
Sosok Ojol Viral yang Kembalikan Uang Penumpang: Aktif di Pengajian, Pakai Motor Pemberian Teman

Sosok Ojol Viral yang Kembalikan Uang Penumpang: Aktif di Pengajian, Pakai Motor Pemberian Teman

Regional
Hasil Rapid Test Peserta UTBK Unair Diubah Reatif, Kampus Sebut Tak Sengaja Tertukar

Hasil Rapid Test Peserta UTBK Unair Diubah Reatif, Kampus Sebut Tak Sengaja Tertukar

Regional
Sebelum Lompat dari Lantai 3 RSUD Demak, PDP Covid-19 Rindu Keluarga dan Ingin Pulang

Sebelum Lompat dari Lantai 3 RSUD Demak, PDP Covid-19 Rindu Keluarga dan Ingin Pulang

Regional
Menjelang Aktivitas di Sekolah, 1.700 Guru di Pariaman Tes Swab

Menjelang Aktivitas di Sekolah, 1.700 Guru di Pariaman Tes Swab

Regional
Masjid Hadiah Pengeran Abu Dhabi untuk Jokowi Dibangun Desember 2020

Masjid Hadiah Pengeran Abu Dhabi untuk Jokowi Dibangun Desember 2020

Regional
Tidak Lolos PPDB karena Rumah Jauh, Puluhan Orangtua Murid Protes

Tidak Lolos PPDB karena Rumah Jauh, Puluhan Orangtua Murid Protes

Regional
Hasil Rapid Test Peserta UTBK Diubah Menjadi Reaktif, Ini Penjelasan Unair

Hasil Rapid Test Peserta UTBK Diubah Menjadi Reaktif, Ini Penjelasan Unair

Regional
Gelapkan Uang Nasabah Bank Jatim Rp 7,7 Miliar, Ani Fatini Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Gelapkan Uang Nasabah Bank Jatim Rp 7,7 Miliar, Ani Fatini Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Regional
Kisah Maria 'Sang Dokter Rimba', Ambil Alih Tugas Dukun Hantu Pedalaman Jambi (3)

Kisah Maria "Sang Dokter Rimba", Ambil Alih Tugas Dukun Hantu Pedalaman Jambi (3)

Regional
Aksi Perampokan Pecah Kaca Mobil Terjadi di Bandung

Aksi Perampokan Pecah Kaca Mobil Terjadi di Bandung

Regional
Gubernur Kalbar Sindir Kepala Daerah yang 'Lebai' Tangani Corona: Jangan Pencitraan

Gubernur Kalbar Sindir Kepala Daerah yang "Lebai" Tangani Corona: Jangan Pencitraan

Regional
Menyoal Dugaan Perkosaan dan Penjualan Bocah 14 Tahun Korban Pencabulan oleh Kepala P2TP2A

Menyoal Dugaan Perkosaan dan Penjualan Bocah 14 Tahun Korban Pencabulan oleh Kepala P2TP2A

Regional
Kisah Dita Leni Ravia, Siswi SMKN di Gunungkidul yang Namanya Viral...

Kisah Dita Leni Ravia, Siswi SMKN di Gunungkidul yang Namanya Viral...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X