KILAS DAERAH

Kilas Daerah Jawa Tengah

Kembali Masuk Kerja, Ini Langkah ASN Pemprov Jateng Sambut “New Normal”

Kompas.com - 05/06/2020, 21:17 WIB
Suasana perkantoran ASN Pemprov Jateng saat kembali kerja dari kantor Dok. Pemprov JatengSuasana perkantoran ASN Pemprov Jateng saat kembali kerja dari kantor

KOMPAS.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) kembali masuk kerja atau work from office (WFO), Jumat (5/6/2020).

WFO itu dilakukan berdasarkan ketetapan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negaran dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) yang menyatakan kerja dari rumah selesai, Kamis (4/6/2020).

Meski demikian, ASN Pemprov Jateng tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai bagian sistem new normal guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

Upaya itu dimulai dari pintu masuk dan keluar kantor yang dipisah. Para ASN juga wajib memakai masker, bahkan saat bekerja. Saat masuk gedung, mereka wajib cuci tangan dan dicek suhu tubuhnya.

Baca juga: Pertama Kali Jumatan Selama Pandemi, Ganjar: Umat Sudah Rindu

Selanjutnya, ASN wajib menjaga jarak. Penempatan meja dan kursi minimal satu meter satu sama lain.

Perilaku hidup sehat juga harus dijaga, termasuk memastikan kebersihan area kerja, pembersihan berkala gagang pintu, tangga, lift, dan fasilitas bersama lainnya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kemudian, para ASN harus menjaga daya tahan tubuhnya, salah satunya menghindari lembur. Kegiatan bersifat seremonial atau rapat juga dibatasi pesertanya.

Bagi yang bertugas di front office pada unit pelayanan publik, mereka mendapat peralatan tambahan.

“Petugas wajib mengenakan sarung tangan, memasang sekat transparan atau tembus pandang, dan memasang petunjuk atau tanda antrean disertai petugas yang mengatur antrean itu,” kata Pejabat Sekretaris Daerah Herru Setiadhie dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2020).

Baca juga: Jajarannya Nekat Korupsi Saat Pandemi, Ganjar Langsung Seret ke KPK

Ia melanjutkan, semua ketentuan itu telah disosialisasikan kepada ASN Jateng melalui surat edaran yang dikeluarkannya.

“Apabila terdapat pegawai yang melakukan pelanggaran dapat dikenakan sanksi sesuai aturan disiplin pegawai,” sambung Herru.

Segala aturan new normal tersebut ternyata berlaku pula bagi tamu Pemprov. Mereka wajib mengisi daftar self assesment. Ini sesuai keputusan Menteri Kesehatan guna memudahkan penelusuran penularan Covid-19.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyambut masuknya kembali para ASN itu dengan inspeksi mendadak di sejumlah ruangan, khususnya Gedung A Kantor Gubernuran.

Baca juga: Persiapan New Normal, MUI Jateng Beri Kelonggaran Ibadah di Masjid Daerah Hijau

Ia pun mengingatkan para ASN untuk menjaga jarak dan selalu memakai masker. Dirinya juga mengimbau jendela untuk dibuka saat pagi agar lebih sehat.

“Meja dan kursi juga tidak hanya lebih dilebarkan jaraknya, tetapi juga lebih dirapikan. Saya minta besok diatur lagi agar lebih bagus,” kata Gubernur Ganjar Pranowo.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
komentar di artikel lainnya