67 Tenaga Medis Terinfeksi Covid-19 di NTB, Beberapa RS Tak Terima Pasien Baru

Kompas.com - 28/05/2020, 17:13 WIB
Ilustrasi pasien virus corona, virus corona ShutterstockIlustrasi pasien virus corona, virus corona

MATARAM, KOMPAS.com - Sebanyak 67 tenaga medis yang bertugas di sejumlah rumah sakit dan puskesmas di Nusa Tenggara Barat (NTB), positif terinfeksi virus corona baru atau Covid-19.

"Sampai hari ini 67 tenaga kesehatan kita yang positif," kata Kepala Dinas Kesehatan NTB, Nurhandini Eka Dewi di Mataram, Rabu (27/5/2020).

Puluhan tenaga medis itu bertugas di tujuh fasilitas kesehatan di NTB, yakni enam rumah sakit dan satu puskesmas.

Mereka terdiri dari delapan dokter, 54 perawat, satu ahli gizi, tiga apoteker, dan satu ahli radiologi.

Nurhandini mengatakan, sebanyak tiga tenaga medis dinyatakan sembuh. Sehingga, 64 tenaga medis masih dirawat.

"Yang jelas 64 itu dirawat, tapi yang off (diliburkan) bersama 64 ini banyak sekali," kata Nurhandini.

Baca juga: 5 Hari Hilang di Hutan, Pria Ini Makan Beras dan Minum Air dari Lumut untuk Bertahan Hidup

Tenaga medis yang diliburkan itu memiliki riwayat kontak dekat dengan puluhan tenaga medis yang terkonfirmasi positif.

Akibatnya, beberapa rumah sakit di NTB tak lagi menerima pasien baru terkait Covid-19.

"Sama dengan kita, beberapa rumah sakit sudah off (tidak terima) pada pasien baru dan fokus pada pasien yang dirawat karena keterbatasan petugas kesehatan. Kita cukup prihatin," kata Nurhandini.

Nurhandini mengatakan, pihaknya sengaja tidak membuka nama rumah sakit untuk menghindari stigma masyarakat terhadap rumah sakit tertentu.

Ia meminta masyarakat mendoakan tenaga medis yang terpapar virus Covid-19 cepat pulih dan kembali bekerja.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X