Viral Kabar Semua Tenaga Medis RS Muhammadiyah Palembang Kena Corona, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 15/05/2020, 23:24 WIB
Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang, Pangestu Widodo saat memberikan keterangan terkait informasi yang menyatakan seluruh tim medis rumah sakit terpapar Covid-19, Jumat (15/05/2020). HANDOUTDirektur Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang, Pangestu Widodo saat memberikan keterangan terkait informasi yang menyatakan seluruh tim medis rumah sakit terpapar Covid-19, Jumat (15/05/2020).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Pesan berantai melalui aplikasi chat WhatsApp yang mengatakan seluruh tenaga medis di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang kena corona menjadi viral setelah tersebar ke seluruh masyarakat.

Dalam pesan itu tertulis, warga diimbau tak berkunjung dulu ke Rumah Sakit Muhamadiyah Palembang, lantaran tenaga medis di sana positif terjangkit Covid-19.

Berikut isi pesan berantai tersebut. 

"Semua tim medis RS Muhammadiyah terpapar. Sebagian dokternya praktik di RS Bari. Pasien positif corona di RS Muhammadiyah 36 orang info valid dari pegawai dan perawat Muhammadiyah tolong disebarkan ke grup keluarga atau teman agar jangan dulu berobat di RS Muhammadiyah." 

Baca juga: Berpura-pura Jadi Pasien Corona dan Bikin Tenaga Medis Panik, Remaja Ini Berteriak Saya Prank Kamu!

Tenaga medis yang terpapar 28, bukan 36

Menanggapi hal tersebut, Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang, Pangestu Widodo angkat bicara.

Pangestu tak menyangkal jika tenaga medis di rumah sakit tersebut positif terpapar virus corona.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, menurutnya, jumlah tenaga medis yang terpapar adalah sebanyak 28 orang, tidak seperti dalam pesan tersebut yang menuliskan 36 orang.

"Berita yang beredar ada 36 atau lebih tenaga medis kami yang terkena Covid-19 adalah tidak benar. Yang positif adalah 28 orang, kondisi nakes baik tanpa gejala dan kami terus melakukan pemantauan terhadap mereka," kata Pangestu dalam konfrensi pers melalui rekaman video, Jumat (15/5/2020).

Baca juga: UPDATE Corona di Maluku: Bertambah 10 Kasus Positif, Seluruhnya Tenaga Medis

Terpapar setelah rawat pasien positif

Ia menerangkan, 28 orang yang terpapar tersebut rinciannya adalah 23 tenaga kesehatan satu pasien positif dan lima orang dokter.

Para tenaga medis itu terpapar, setelah melakukan perawatan terhadap pasien positif Covid-19 pada (17/4/2020) lalu.

"Tanggal 20 April kami melakukan rapid tes kepada semua nakes yang melakukan pelayanan terhadap pasien itu. Hasilnya reaktif. Kemudian tanggal 4 Mei dilanjutkan pemeriksaan swab PCR dan hasilnya keluar 12 Mei dinyatakan positif. Kami periksa 29 sampel dengan hasil negatif satu orang," ujarnya.

Baca juga: Rawat Satu Pasien Positif Corona, 34 Tenaga Medis di Bengkalis Harus Diisolasi

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.