Purnomo Akui Sudah Buat Surat Pengunduran Diri dari Pilkada Solo 2020

Kompas.com - 15/05/2020, 12:19 WIB
Wakil Wali Kota Solo yang juga ditugaskan sebagai bakal calon Wali Kota Solo di Pilkada Serentak 2020, Achmad Purnomo. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIWakil Wali Kota Solo yang juga ditugaskan sebagai bakal calon Wali Kota Solo di Pilkada Serentak 2020, Achmad Purnomo.

SOLO, KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo mengaku, sudah membuat surat terkait rencana pengunduran dirinya dari kontestasi Pilkada Serentak 2020.

Surat tersebut akan diserahkan ke DPC PDI-P Kota Solo setelah KPU secara resmi mengumumkan Pilkada Serentak diselenggarakan pada 9 Desember 2020.

"Kalau memang Pemilu dilaksanakan tanggal 9 Desember 2020 saya merencanakan mau mengundurkan diri sebagai calon Wali Kota Solo kepada Ketua PDI-P Kota Solo," kata Purnomo di Solo, Jawa Tengah, Jumat (15/5/2020).

Baca juga: Bertemu Gibran, Ini yang Dibicarakan Purnomo

Setelah surat diserahkan, Purnomo mengatakan tetap menunggu keputusan dari Ketua DPC PDI-P apakah diizinkan mundur dari penugasan sebagai calon wali kota atau tidak.

"Saya diizinkan atau tidak nanti. Urutannya kan begitu. Surat sudah saya buat tanggal 5 Mei 2020," ungkap dia.

Alasan dirinya ingin mengembalikan mandat penugasannya sebagai bakal calon wali kota ke partai pengusung karena pandemi Covid-19.

"Ini sebetulnya masalah perasaan. Saya itu tidak sampai hati kalau seandainya di tengah-tengah pandemi corona yang belum berakhir, kok melakukan kegiatan kampanye dan sebagainya berkaitan Pilkada," ujarnya.

Baca juga: Purnomo Mundur dari Pilkada Solo Jika Digelar 9 Desember

Sebelumnya, Ketua DPC PDI-P Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengatakan, rencana pengunduran diri Purnomo dari bakal calon wali kota harus dihargai dan dihormati.

"Itu hak beliau. Harus kita hormati," kata Rudy.

Rudy menilai, Pilkada Serentak pada 9 Desember 2020 tidak realistis. Pemerintah seharusnya lebih mengutamakan kondisi rakyat di tengah pandemi wabah corona, daripada menyelanggarakan Pilkada Serentak 2020.

Selain itu, kapan wabah corona di Indonesia berakhir juga belum dapat diketahui. Belum lagi, Pemilu juga akan kembali digelar pada 2024 mendatang.(K136-17)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X