Kompas.com - 14/05/2020, 20:22 WIB
Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri dibantu petugas Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, menggeledah rumah terduga teroris di Kelurahan Sukamaju Kidul, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Rabu (13/5/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHATim Densus 88 Antiteror Mabes Polri dibantu petugas Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, menggeledah rumah terduga teroris di Kelurahan Sukamaju Kidul, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Rabu (13/5/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Detasemen Khsusus (Densus) 88 Antiteror Polri sebelumnya menangkap MR (45) seorang terduga teroris di Kelurahan Sukamaju Kaler, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.

Menurut warga sekitar, MR selama ini jarang bertemu masyarakat saat siang hari.

Salah satu tetangga MR, yakni Kokom (61), mengaku sering melihat pria dikenal sebagai guru ngaji itu berangkat dengan mobil setiap pagi dan pulang pada sore hari.

Baca juga: Bupati Aceh Tengah Diancam Dibunuh oleh Wakilnya Sendiri

"Kalau kami masyarakat dan tetangganya jarang ketemu sama Pak Ustaz, karena pagi berangkat kerja dan sore terkadang pulangnya. Jadi kalau siang jarang ketemu," kata Kokom kepada wartawan, Kamis (14/5/2020).

Menurut Kokom, selama ini tidak pernah ada tamu yang mencurigakan berkunjung ke rumah MR.

Selama ini, masyarakat juga mengenal dengan baik MR dan istrinya yang sudah hampir 10 tahun tinggal di kampung itu.

"Kalau istrinya setahu saya aslinya orang Medan. Selama ini dikenal baik keluarganya dengan masyarakat. Selama ini diketahui sering ke masjid," kata dia.

Baca juga: Ilmuwan Jabar Temukan 2 Alat Pendeteksi Corona, Rapid Test Gunakan Swab

Adapun rumah yang selama ini ditinggali MR dan keluarganya merupakan tanah wakaf masyarakat.

MR juga berjualan air mineral dan kopi seduh di depan rumahnya.

"Malahan, saya juga sering membeli air mineral ke Beliau selama ini," kata Kokom.

Baca juga: Terduga Teroris di Tasikmalaya Dikenal sebagai Guru yang Dikagumi

Diberitakan sebelumnya, Densus 88 dibantu petugas Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota menggeledah dua rumah terduga jaringan teroris.

Dari salah satu rumah ditemukan senjata rakitan berbentuk mirip senjata angin yang dimodifikasi berpeluru busur panah dan senjata sumpit. 

Kemudian, polisi mengamankan satu buah target panah yang terlihat sudah usang dan banyak bekas busur panah untuk latihan menembak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X