Kompas.com - 07/05/2020, 18:28 WIB
Ilustrasi gempa, gempa Banten ShutterstockIlustrasi gempa, gempa Banten

AMBON,KOMPAS.com - Gempa bermagnitudo 7,3 yang dimuktahirkan menjadi 6,9 yang mengguncang wilayah Kepulauan Tanimbar, dan sejumlah wilayah lain di Maluku, tidak menimbulkan kerusakan.

Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ambon, Andi Azhar Rsudin menjelaskan, ada beberapa faktor yang menyebabkan gempa yang terjadi pada Rabu malam itu tak menimbulkan kerusakan.

“Kerusakan yang diakibatkan oleh gempa bumi itu dipengaruhi oleh beberapa faktor, yang pertama kekuatan gempa. Jadi makin besar kekuatannya makin besar pula dampak kerusakannya,” kata Andi saat dihubungi kepada Kompas.com, Kamis (7/5/2020).

Baca juga: Gempa Magnitudo 7,3 di Maluku Tidak Timbulkan Kerusakan

Andi menjelaskan, meski kekuatannya besar, tapi pusat gempa berada di kedalaman yang jauh sehingga efekenya tidak menimbulkan kerusakan.

Diketahui gempa berjarak 95 kilometer timur laut Tepa, Maluku Barat Daya, dan 181 kilometer Saumlaki, Kepulauan Tanimbar, dengan pusat gempa berada pada kedalaman 133 kilometer di bawah permukaan laut.

"Kemudian kedalaman gempa, kalau dia semakin dangkal, efek kerusakannya itu semakin besar. Kalau tadi malam itu kan menengah, dan jarak dari pusat gempa juga sangat jauh dari permukiman warga,” ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Analisis Gempa Laut Banda Magnitudo 6,9 hingga Sejarahnya

Selain itu, gempa yang terjadi di Kepulauan Tanimbar tidak menimbulkan patahan naik, tapi patahan bergeser.

Menurutnya pola patahan juga menentukan efek kerusakan yang ditimbulkan.

“Pola pergeseran patah naik dapat memicu dampak yang lebih besar daripada pola patahan bergeser. Semalam yang terjadi pola patahan naik. Namun, dengan kedalaman gempa menengah maka efek kerusakan yang ditimbulkan tidak ada,” ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X