Kompas.com - 05/05/2020, 14:14 WIB
Bank Indonesia (BI) kantor perwakilan Kepri menyiapkan uang tunai senilai Rp 4,8 triliun untuk masyarakat yang ingin menukarkan uang lama ke uang baru saat Idul Fitri. DOK BI KEPRIBank Indonesia (BI) kantor perwakilan Kepri menyiapkan uang tunai senilai Rp 4,8 triliun untuk masyarakat yang ingin menukarkan uang lama ke uang baru saat Idul Fitri.

BATAM, KOMPAS.com – Perwakilan Bank Indonesia (BI) di Kepulauan Riau berusaha menjaga kelancaran transaksi secara tunai pada masa pandemi virus corona.

BI telah menetapkan langkah-langkah untuk memastikan uang rupiah yang akan didistribusikan kepada masyarakat telah melalui proses pengolahan secara khusus.

Kepala Perwakilan BI Kepri Musni Hardi K Atmaja mengatakan, uang rupiah yang akan didistribusikan terlebih dahulu dikarantina selama 14 hari.

Baca juga: Pengakuan Ayah Perkosa Anak Kandungnya sejak 2016

Tidak saja dikarantina, uang rupiah tersebut juga disemprot disinfektan sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

“Penyemprotan disinfektan juga dilakukan pada sarana, prasarana dan area perkasan, termasuk perangkat pengolahan uang,” kata Musni dalam konferensi pers yang dilakukan BI Kepri, Selasa (5/5/2020).

Baca juga: Jual Motor di Facebook, Pencuri Ditangkap Saat COD dengan Pemilik

Musni mengatakan, pihaknya juga meminta perbankan atau Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah (PJPUR) untuk memperhatikan aspek keamanan, kesehatan, keselamatan kerja (K3) dari sisi sumber daya manusia maupun perangkat pengolahan uang.

Dengan begitu diharapkan pencegahan penyebaran virus corona atau covid-19 di Kepri benar-benar bisa maksimal.

Imbauan uang non-tunai

Meski demikian, Musni mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan penggunaan transaksi secara non-tunai atau digital seperti melalui kartu debit dan mobile banking.

Kemudian, uang elektronik baik berupa kartu maupun berbasis aplikasi, termasuk di antaranya penggunaan QR Code Indonesian Standard, di mana satu QR Code dapat digunakan untuk seluruh transaksi pembayaran.

Baca juga: Mobil Bau Kambing Dihentikan Posko Covid-19, Ternyata Isinya Maling

Musni mengatakan, saat ini BI telah mengeluarkan kebijakan untuk mendorong penggunaan transaksi non-tunai tersebut pada masa pandemi Covid-19, yaitu melalui pembebasan biaya pemrosesan transaksi menggunakan QRIS.

Selain itu, penurunan biaya dan penyesuaian jadwal pelaksanaan kliring, melonggarkan kebijakan kartu kredit, serta mendorong akselerasi penyaluran dana bansos pemerintah secara non-tunai.

“Melonggarkan kebijakan kartu kredit meliputi menurunkan batas atas suku bunga kartu kredit, penurunan batas minimal angsuran kartu kredit dan denda keterlambatan,” kata Musni.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X