3 Hari Lalu, Emil Dardak dan Didik Kempot Bahas Konser Online Ojo Mudik

Kompas.com - 05/05/2020, 13:29 WIB
DIDI KEMPOT Godfather of Broken Heart (1966-2020) KOMPAS.com/Akbar Bhayu TamtomoDIDI KEMPOT Godfather of Broken Heart (1966-2020)

SURABAYA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak masih berkomunikasi dengan penyanyi campursari legendaris Didi Kempot sekitar tiga hari lalu.

Emil Dardak membahas rencana 'Konser Online Ojo Mudik' untuk menghibur masyarakat yang tak bisa mudik saat lebaran karena pandemi virus corona baru atau Covid-19.

"Tiga hari lalu kami berbicara via telepon dengan almarhum, saat Bupati Ngawi menyampaikan rencana membuat konser menghibur masyarakat yang sedih karena tidak bisa mudik tahun ini," kata Emil Dardak dalam unggahan di Instagram pribadinya @emildardak pada Selasa (5/5/2020).

Baca juga: Didi Kempot Akan Dimakamkan di Samping Makam Anak Sulungnya

Saat itu, Emil Dardak sempat menanyakan kabar Didi Kempot. Pria yang dijuluki Lord of Broken Heart itu mengaku sehat.

"Umur manusia memang tidak ada yang tahu," kata Emil Dardak.

Menurut Emil, Didi Kempot merupakan musisi yang sangat berkesan di hati.

Pria yang belakangan dijuluki The Godfather of Broken Heart itu mengenalkan musik campursari ke seluruh kalangan dan generasi.

"Kami akan sangat kehilangan karena karya beliau sangat berkesan di hati masyarakat," jelas Emil.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Selamat jalan Mas Didi Kempot, the Godfather of Broken Heart dan musisi yang mempopulerkan genre campursari ke masyarakat luas. Kami akan sangat kehilangan, karena karya beliau sangat berkesan di hati masyarakat. Beberapa bulan lalu saya berkesempatan mengiringi beliau di konser bertempat di Dyandra Surabaya. . . Umur manusia memang tidak ada yang tahu, padahal baru sekitar 3 hari lalu kami berbicara via telp dengan almarhum saat pak Bupati Ngawi menyampaikan rencana ingin membuat konser online untuk menghibur masyarakat yang sedih karena tidak bisa mudik. Kalau tidak salah nama konser onlinenya direncanakan "Konser Online Ojo Mudik". Beliau saat itu menjawab sehat saya tanyakan kabarnya, tapi Allah SWT berkehendak lain, semoga beliau diterima di sisi-Nya dan keluarga beliau diberikan ketabahan. . . #ripdidikempot

A post shared by Emil Elestianto Dardak (@emildardak) on May 4, 2020 at 9:49pm PDT

Melengkapi tulisan itu, Emil Dardak mengunggah video ketika dirinya bermain piano mengiringi Didi Kempot menyanyikan lagu Sewu Kutho dalam sebuah konser di Gedung Dyandra Surabaya.

Sebelumnya diberitakan, Didi Kempot meninggal di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, pada Selasa (5/5/2020) sekitar pukul 07.30 WIB.

Penyanyi berusia 53 tahun itu didiagnosa meninggal karena serangan jantung.

Didi Kempot akan dimakamkan di samping makam anak sulungnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Majasem, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Survei yang Catut KPU Makassar Dipastikan Hoaks

Hasil Survei yang Catut KPU Makassar Dipastikan Hoaks

Regional
Risma Banjir Dukungan, Balai Kota Dipenuhi Karangan Bunga dan Ibu-ibu Gelar Aksi Solidaritas

Risma Banjir Dukungan, Balai Kota Dipenuhi Karangan Bunga dan Ibu-ibu Gelar Aksi Solidaritas

Regional
Kembali Terjadi, 20 Ton Pasir Timah Seharga Rp 3 M Diselundupkan dari Natuna

Kembali Terjadi, 20 Ton Pasir Timah Seharga Rp 3 M Diselundupkan dari Natuna

Regional
Pemkab Karawang Kekurangan Reagen PCR Covid-19, Berencana Beli 5.000 Unit

Pemkab Karawang Kekurangan Reagen PCR Covid-19, Berencana Beli 5.000 Unit

Regional
Oleh Partai, Mereka Dicopot karena Dianggap Membelot...

Oleh Partai, Mereka Dicopot karena Dianggap Membelot...

Regional
Riau Peringkat 6 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional

Riau Peringkat 6 Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Nasional

Regional
Warga Temukan Bayi Terbungkus Selimut Tipis di Pos Ronda, Polisi: Kondisinya Masih Hidup

Warga Temukan Bayi Terbungkus Selimut Tipis di Pos Ronda, Polisi: Kondisinya Masih Hidup

Regional
25.297 Jiwa Terdampak Banjir Tebing Tinggi, Gubernur Sumut: Perut Dulu Ini untuk Rakyat...

25.297 Jiwa Terdampak Banjir Tebing Tinggi, Gubernur Sumut: Perut Dulu Ini untuk Rakyat...

Regional
Gara-gara Dendam, Tiga Remaja Bunuh Karyawan SPBU di Bengkulu

Gara-gara Dendam, Tiga Remaja Bunuh Karyawan SPBU di Bengkulu

Regional
Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada Tinggi, Bawaslu Beri Sanksi Tegas ke Paslon Kepala Daerah

Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Pilkada Tinggi, Bawaslu Beri Sanksi Tegas ke Paslon Kepala Daerah

Regional
Gubernur Gorontalo Larang Isolasi Mandiri Setelah 16 Guru Positif Covid-19

Gubernur Gorontalo Larang Isolasi Mandiri Setelah 16 Guru Positif Covid-19

Regional
Diduga Langgar Kode Etik, KPU dan Bawaslu Ketapang Disidang DKPP

Diduga Langgar Kode Etik, KPU dan Bawaslu Ketapang Disidang DKPP

Regional
[POPULER NUSANTARA] Soal Kabar Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi dari Pintu Belakang, Ini Kata Polisi | Dokter Yudhi Meninggal karena Covid-19

[POPULER NUSANTARA] Soal Kabar Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi dari Pintu Belakang, Ini Kata Polisi | Dokter Yudhi Meninggal karena Covid-19

Regional
RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

RS Rujukan Covid-19 Kulon Progo Penuh sejak Klaster Dukcapil Muncul

Regional
Jadi Komoditas Ekspor, Bahan Baku Briket Arang di Jawa Tengah Mulai Langka

Jadi Komoditas Ekspor, Bahan Baku Briket Arang di Jawa Tengah Mulai Langka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X