Wali Kota Solo: Semoga Kita yang Ditinggalkan, Seniman dan Musisi Bisa Melanjutkan Cita-cita Beliau

Kompas.com - 05/05/2020, 12:40 WIB
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo di Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/5/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIWali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo di Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/5/2020).

KOMPAS.com - Penyanyi campursari Didi Kempot meninggal dunia di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/5/2020) pagi.

Meninggalnya penyanyi dengan nama asli Dionisius Prasetyo itu sempat membuat Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo kaget.

Pasalnya, Rudy mengaku, sempat diminta Didi Kempot membantu ikut berpartisipasi dalam videoklip lagu barunya berjudul "Ojo Mudik".

"Saya diminta membantu ikut berpartisipasi. 'Mak Bedunduk' dalam lirik lagu ojo mudik ini bahasa yang sederhana dan itu bahasa yang sering dilakukan Mas Mamiek (kakak kandung Didi Kempot) zaman dahulu," katanya kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (2/5/2020).

Baca juga: Wali Kota Solo Sebut Didi Kempot Meninggal karena Penyakit Jantung

Rudy mendoakan semoga amal ibadah almarhum diterima Tuhan.

"Semoga kita yang ditinggalkan, seniman dan musisi bisa melanjutkan cita-cita beliau," kata Rudy.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sambung Rudy, Didi Kempot merupakan sosok yang sederhana.

"Mas Didi orang sederhana yang tidak pernah memikirkan materi," katanya.

Rudy juga mengenang sosok Didi sebagai orang yang senang membantu sesama.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X