Gempa M 5,6 Guncang Tapanuli Selatan, Rumah Warga, Masjid dan Sekolah Rusak

Kompas.com - 30/04/2020, 23:55 WIB
Ilustrasi gempa bumi ShutterstockIlustrasi gempa bumi

TAPANULI SELATAN, KOMPAS.com - Gempa magnitudo 5,6 yang mengguncang wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan dan sekitarnya pada Kamis (30/4/2020) sore, menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan seperti rumah warga, tempat ibadah dan satu sekolah.

"Benar, ini kami masih melakukan pendataan. Sementara yang diketahui mengalami kerusakan yaitu ada masjid, sekolah dan beberapa rumah warga," ungkap Kepala Badan Penanggulangan  Bencana Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan Ilham Suhardi yang dihubungi kompas.com, Kamis (30/4/2020) malam.

Ilham menjelaskan, kerusakan sejumlah bangunan tersebut disebabkan gempa magnitudo 5,6 yang terjadi pada Kamis (30/4/2020) sore.

Baca juga: Suara Dentuman Misterius di Sumsel, Ini Tanggapan BMKG dan PVMBG

 

Ia belum bisa menjelaskan berapa jumlah bangunan yang rusak akibat gempa tersebut, namun ia memastikan daerah yang terdampak berada di Desa Aek Libung dan Kelurahan Sayur Matinggi, Tapanuli Selatan.

"Sampai saat ini belum ada laporan korban jiwa, hanya kerusakan bangunan saja. Tapi masih kita kumpulkan data-datanya," ujar Ilham.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari informasi yang didapat, kerusakan yang terjadi di Desa Aek Libung yaitu satu bangunan masjid yang sedang dalam pembangunan.

Kemudian satu bangunan sekolah dasar yang mengalami rusak parah. Dan sejumlah rumah warga setempat.

Baca juga: Gempa Hari Ini: M 5,6 Guncang Sumatera Utara dan M 5,0 Guncang Sukabumi Selatan

Sebelumnya, Kepala Bidang Data dan Informasi Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah I Medan Eridawati mengatakan, gempa dengan magnitudo 5,6 terjadi pada titik koordinat Lok:1.17 LU,99.53 BT, 24 kilometer arah  Barat Laut Padang Lawas, Sumatera Utara, di kedalaman 10 kilometer, Kamis (30/4/2020) pukul 15.20.25 WIB.

"Dirasakan kuat di daerah Padang Sidempuan, Tapanuli Selatan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Panyabungan. Dan gempa ini tidak berpotensi tsunami," ujar Eridawati lewat pesan singkat yang dikirimnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X