Cerita Pemudik yang Dikarantina di GOR Satria Purwokerto: Dingin, Enggak Bisa Tidur

Kompas.com - 28/04/2020, 17:11 WIB
Ristiani (43) menjalani karantina di lapangan futsal kompleks GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (28/4/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINRistiani (43) menjalani karantina di lapangan futsal kompleks GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (28/4/2020).

PURWOKERTO, KOMPAS.com - Sejumlah pemudik mulai menjalani karantina di lapangan futsal indoor kompleks GOR Satria Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (27/4/2020) malam.

Hingga Rabu (28/4/2020) siang, tercatat baru lima orang yang menjalani karantina, terdiri dari tiga orang laki-laki dan dua perempuan.

Ristiani (43), pemudik dari Bekasi, menjadi orang pertama yang menempati ruang karantina.

"Saya sampai sini tadi malam. Enggak bisa tidur semalam, habis subuh baru bisa tidur, dingin banget. Saya sendirian, cuma tolah-toleh sambil berdoa sebisanya," kata Ristiani, Rabu (28/4/2020).

Baca juga: Hingga 28 April, 234 Pengendara Langgar Aturan PSBB dan Nekat Mudik di Kota Bekasi

Perempuan ber-KTP Kelurahan Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara, ini mengaku tidak menyangka akan dikarantina. Pasalnya, dia telah kembali dari Bekasi sejak 5 April 2020.

"Saya pulang dari Bekasi ke tempat mbakyu (kakak) di Banjarnegara 5 April. Katanya di sana aman, saya sudah lapor ke desa dan lainnya, tidak ada keluhan," ujar Ristiani.

Setelah menjalani karantina mandiri di Banjarnegara, pada awal Ramadhan ini Ristiani pergi ke rumah temannya di Kelurahan Kober, Kecamatan Purwokerto Barat, untuk mencari pekerjaan.

"Terus kemarin (Selasa) saya main ke rumah bulik di Bobosan, siapa tahu butuh tenaga. Karena sampai malam saya disuruh menginap, kemudian ada tetangga ke situ minta saya bikin surat pernyataan, saya enggak mau, wong saya cuma niat main," kata Ristiani.

Baca juga: Kisah Calon Pemudik Gagal Pulang Kampung, Tas Dicuri hingga Jalan Kaki Cari Tempat Bermalam

Akhirnya atas kesepakatan warga, Ristiani diantar ke tempat karantina di GOR Satria.

Ristiani mengaku bingung dan rencananya minta dipulangkan ke rumahnya di Desa Kalicupak, Kecamatan Kalibagor.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Program Petahana dan Adik Menaker di Pilkada Mojokerto, Kartu UMKM Keren Jadi Andalan

Program Petahana dan Adik Menaker di Pilkada Mojokerto, Kartu UMKM Keren Jadi Andalan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 Oktober 2020

Regional
Pria Ini Bakar 2 Bangunan Penginapan, Sebelumnya Marah-marah dan Ancam Resepsionis

Pria Ini Bakar 2 Bangunan Penginapan, Sebelumnya Marah-marah dan Ancam Resepsionis

Regional
15 Pegawai Terinfeksi Covid-19, PLN Ponorogo Tetap Buka Pelayanan

15 Pegawai Terinfeksi Covid-19, PLN Ponorogo Tetap Buka Pelayanan

Regional
Penjelasan BCA Digugat Nasabah karena Deposito Rp 5,4 M Tak Cair

Penjelasan BCA Digugat Nasabah karena Deposito Rp 5,4 M Tak Cair

Regional
Pilkada Mojokerto, Pasangan 'Yoni' Janjikan Bantuan Modal Rp 50 Juta hingga Kemudahan Berinvestasi

Pilkada Mojokerto, Pasangan "Yoni" Janjikan Bantuan Modal Rp 50 Juta hingga Kemudahan Berinvestasi

Regional
Tidak Dibela Saat Dihajar Kakak Ipar, Perempuan Ini Pukul Ibu Kandung di Pinggir Jalan

Tidak Dibela Saat Dihajar Kakak Ipar, Perempuan Ini Pukul Ibu Kandung di Pinggir Jalan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 26 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 26 Oktober 2020

Regional
Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Layang Kelok 9 Diduga Bunuh Diri

Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Layang Kelok 9 Diduga Bunuh Diri

Regional
Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin, Siswa Tak Boleh Cium Tangan Guru

Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin, Siswa Tak Boleh Cium Tangan Guru

Regional
Perempuan yang Pukul Lansia Dalam Video yang Viral Ternyata Ibu dan Anak

Perempuan yang Pukul Lansia Dalam Video yang Viral Ternyata Ibu dan Anak

Regional
Pelaku Pembunuhan Perempuan Pekerja Kafe di Berau Ditangkap di Kalteng

Pelaku Pembunuhan Perempuan Pekerja Kafe di Berau Ditangkap di Kalteng

Regional
Warga yang Keluar dan Masuk ke Riau Wajib Punya Hasil Rapid Test

Warga yang Keluar dan Masuk ke Riau Wajib Punya Hasil Rapid Test

Regional
Ini Program Pasangan 'Ikbar' di Pilkada Mojokerto, dari Bantuan Desa Rp 5 M hingga Insentif untuk Guru

Ini Program Pasangan "Ikbar" di Pilkada Mojokerto, dari Bantuan Desa Rp 5 M hingga Insentif untuk Guru

Regional
Perempuan Ini Suruh Keponakannya yang Masih SD Antar Sabu, Tak Diberi Jajan jika Menolak

Perempuan Ini Suruh Keponakannya yang Masih SD Antar Sabu, Tak Diberi Jajan jika Menolak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X