Tidak Karantina Mandiri Sehabis Merantau dari Jakarta, Pria Ini Ditolak Warga

Kompas.com - 28/04/2020, 15:06 WIB
Ilustrasi karantina, SHUTTERSTOCKIlustrasi karantina,

MAUMERE, KOMPAS.com - HSA, warga Desa Persiapan Waturia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, NTT, ditolak warga karena tidak menjalankan karantina di rumahnya, sejak tiba di Maumere, Senin (13/4/2020).

HSA yang pulang merantau dari Jakarta itu menjalani karantina mandiri sejak Sabtu (13/4/202) hingga Jumat (17/4/2020).

Mulai Sabtu (18/4/2020) dan seterusnya, ia sudah mulai keluar dari rumah.

Sikap HSA yang tidak patuh untuk menjalani karantina mandiri di rumah itu membuat warga desa resah.

Baca juga: Hari Pertama PSBB Surabaya, Kemacetan Panjang Terjadi di Bundaran Waru

Akhirnya, masyarakat meminta pemerintah desa agar mengantar kembali HSA ke tempat karantina di Gedung SCC Maumere.

Kemudian, pemerintah desa berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan Satgas Penangan Covid-19 agar HSA menjalani karantina terpusat di Kota Maumere.

Juru Bicara Satgas Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus mengatakan, warga pelaku perjalanan Desa Kolisia yang ditolak masyarakat itu telah dijemput tim satuan gugus menggunakan ambulans, Senin (27/4/2020).

"Ia orang pertama menempati ambulans covid 19. Ia selanjutnya dikarantina terpusat di Gedung SCC," kata Petrus, kepada sejumlah awak media, Senin siang.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Saat Bupati Probolinggo Curhat Tagihan Listrik di Medsos, Sebut Ada Miskomunikasi

Saat Bupati Probolinggo Curhat Tagihan Listrik di Medsos, Sebut Ada Miskomunikasi

Regional
Positif Covid-19, Jubir Gugus Tugas Simalungun: Ini Bukan Aib yang Harus Ditutupi, Namun Harus Kita Lawan

Positif Covid-19, Jubir Gugus Tugas Simalungun: Ini Bukan Aib yang Harus Ditutupi, Namun Harus Kita Lawan

Regional
Kesaksian ABK di Kapal China, WNI yang Tewas karena Dianiaya Mandor dengan Besi dan Kayu

Kesaksian ABK di Kapal China, WNI yang Tewas karena Dianiaya Mandor dengan Besi dan Kayu

Regional
Perwira Polisi Dianiaya hingga Tewas, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Perwira Polisi Dianiaya hingga Tewas, Pelaku Akhirnya Ditangkap

Regional
Jubir Gugus Tugas Simalungun, Istri dan 3 Anak Positif Corona: Kami Dikenalkan Langsung dengan Covid-19

Jubir Gugus Tugas Simalungun, Istri dan 3 Anak Positif Corona: Kami Dikenalkan Langsung dengan Covid-19

Regional
Kasus Penganiayaan Ojol di Pekanbaru Berakhir Damai, Ini Kata Polisi

Kasus Penganiayaan Ojol di Pekanbaru Berakhir Damai, Ini Kata Polisi

Regional
Melacak Penyebaran Covid-19 di Secapa AD, 1.280 Orang Positif Corona, Terungkap Saat Prajurit Periksa Bisul

Melacak Penyebaran Covid-19 di Secapa AD, 1.280 Orang Positif Corona, Terungkap Saat Prajurit Periksa Bisul

Regional
Juru Bicara Gugus Tugas Simalungun dan Keluarganya Positif Covid-19

Juru Bicara Gugus Tugas Simalungun dan Keluarganya Positif Covid-19

Regional
Jadi Tersangka, Mandor Kapal China Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Jadi Tersangka, Mandor Kapal China Belum Ditahan, Ini Kata Polisi

Regional
Mengungkap Fakta Nasib WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118...

Mengungkap Fakta Nasib WNI di Kapal Lu Huang Yuan Yu 118...

Regional
Begini Kondisi ABK WNI Saat Berada di Kapal China Menurut Polisi

Begini Kondisi ABK WNI Saat Berada di Kapal China Menurut Polisi

Regional
Ini Pengakuan ABK Indonesia di Kapal China, Dianiaya Setiap Hari Soal Perkara Sepele dan Dibuat-buat

Ini Pengakuan ABK Indonesia di Kapal China, Dianiaya Setiap Hari Soal Perkara Sepele dan Dibuat-buat

Regional
Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Video Viral Rumah Bisa Bergerak dan Berpindah Tempat, Ini Faktanya

Regional
Jasad ABK Indonesia di Freezer Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya Mandor

Jasad ABK Indonesia di Freezer Kapal China, Diduga Tewas Dianiaya Mandor

Regional
Baduy Masih Boleh Dikunjungi, Ini Permintaan Warga

Baduy Masih Boleh Dikunjungi, Ini Permintaan Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X