Kapasitas RS Tak Mencukupi, 116 Pasien Positif Corona di Surabaya Karantina Mandiri

Kompas.com - 20/04/2020, 17:34 WIB
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini KOMPAS.COM/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya Tri Rismaharini

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Surabaya mencatat terdapat 223 kasus aktif positif virus corona baru atau Covid-19 di wilayahnya. Tak seluruh pasien aktif yang dirawat di rumah sakit karena keterbatasan ruang isolasi.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, kasus positif virus corona baru itu tersebar merata di 31 kecamatan di Surabaya.

Dari jumlah kasus aktif itu, sebanyak 107 pasien positif Covid-19 menjalani perawatan di ruang isolasi sejumlah rumah sakit.

"Kemarin saya juga meminta rumah sakit menerima seluruh pasien positif. Di data kami, ada 116 pasien positif rawat jalan, kemudian 107 rawat inap. Karena rumah sakitnya enggak cukup, akhirnya (116 pasien) dirawat jalan," kata Risma di Balai Kota Surabaya, Senin (20/4/2020).

Baca juga: Ikuti Keputusan Khofifah Terkait PSBB, Risma: Draf Pergub Sudah Detail

Risma sempat menghubungi salah satu pasien positif Covid-19 yang menjalani karantina mandiri atau rawat jalan.

Saat itu, Risma menanyakan alasan pasien itu tak dirawat di ruang isolasi rumah sakit.

Menurut Risma, dokter yang menangani pasien itu mengizinkannya melakukan karantina mandiri di rumah.

"Karena katanya dia gejalanya sesak napas saja, bukan pneumonia. Tapi kalau gejala pneumonia itu langsung otomatis harus dirawat di rumah sakit," kata Risma.

Tak ingin ada pasien positif karantina mandiri

Sejatinya, Risma tak ingin ada pasien positif yang melakukan karantina mandiri atau rawat jalan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Dibunuh, Pria Ini Sempat Setubuhi Jasad Bocah 10 Tahun di Kebun

Usai Dibunuh, Pria Ini Sempat Setubuhi Jasad Bocah 10 Tahun di Kebun

Regional
Desa di Sragen Jadi Pemasok Anjing Terbesar untuk Warung Makan, Sehari Kirim 300 Ekor

Desa di Sragen Jadi Pemasok Anjing Terbesar untuk Warung Makan, Sehari Kirim 300 Ekor

Regional
Total 13 Pegawai Puskesmas Denpasar Timur Positif Covid-19, Pelayanan Kesehatan Ditutup

Total 13 Pegawai Puskesmas Denpasar Timur Positif Covid-19, Pelayanan Kesehatan Ditutup

Regional
Foto Seronok Ibu Tersebar, Remaja di Tasikmalaya Trauma dan Alami Kekerasan Verba

Foto Seronok Ibu Tersebar, Remaja di Tasikmalaya Trauma dan Alami Kekerasan Verba

Regional
Mobil Rombongan Pengantin Alami Tabrakan Beruntun, 1 Tewas, 5 Luka Parah

Mobil Rombongan Pengantin Alami Tabrakan Beruntun, 1 Tewas, 5 Luka Parah

Regional
Nekat Tak Pakai Masker, Warga Semarang Dihukum Sapu Kuburan dan Di-rapid Test

Nekat Tak Pakai Masker, Warga Semarang Dihukum Sapu Kuburan dan Di-rapid Test

Regional
Terjatuh Saat Berswafoto, 2 Remaja Tewas Tenggelam di Bendungan

Terjatuh Saat Berswafoto, 2 Remaja Tewas Tenggelam di Bendungan

Regional
Video Viral, Oknum PNS di Kabupaten Bogor Diduga Menghalangi Ambulans

Video Viral, Oknum PNS di Kabupaten Bogor Diduga Menghalangi Ambulans

Regional
Berwajah Mirip Sang Ayah, Balita Ini Dianiaya Pacar Ibunya Selama 2 Tahun hingga Tewas

Berwajah Mirip Sang Ayah, Balita Ini Dianiaya Pacar Ibunya Selama 2 Tahun hingga Tewas

Regional
Bocah Perempuan Diduga Dibunuh dan Jasadnya Diperkosa, Polisi: Pelaku Dendam Sering Dimarahi

Bocah Perempuan Diduga Dibunuh dan Jasadnya Diperkosa, Polisi: Pelaku Dendam Sering Dimarahi

Regional
Belasan Warga Wonogiri yang Mudik Setelah PSBB Jakarta Diperketat Positif Covid-19

Belasan Warga Wonogiri yang Mudik Setelah PSBB Jakarta Diperketat Positif Covid-19

Regional
Plt Bupati Jember: Ada Keinginan Besar Saya untuk Mencairkan Komunikasi dengan DPRD

Plt Bupati Jember: Ada Keinginan Besar Saya untuk Mencairkan Komunikasi dengan DPRD

Regional
Dikira Mahasiswa, 2 Buruh Bangunan Babak Belur Dikeroyok Polisi dan Motornya Dihancurkan

Dikira Mahasiswa, 2 Buruh Bangunan Babak Belur Dikeroyok Polisi dan Motornya Dihancurkan

Regional
Kantor PDAM Padang Ditutup 3 Hari

Kantor PDAM Padang Ditutup 3 Hari

Regional
EWS Tsunami Minim, Tagana Pangandaran Gunakan Kentongan sebagai Alat Peringatan Dini

EWS Tsunami Minim, Tagana Pangandaran Gunakan Kentongan sebagai Alat Peringatan Dini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X