Umumkan Jadi Pasien 01 Positif Corona NTT, YouTuber ASN Ini Malah Naik Daun, Subscriber-nya Melonjak

Kompas.com - 12/04/2020, 14:44 WIB
El Asamau, pasien 01 positif corona di NTT, adalah ASN di Dinas Perhubungan Kabupaten Alor. Dia juga adalah lulusan IPDN Bandung dan meraih gelar Master di Amerika Serikat. Tahun ini, dia pun telah mendapat beasiswa untuk S3 di Amerika Serikat. Dok. YouTube El Asamau OfficialEl Asamau, pasien 01 positif corona di NTT, adalah ASN di Dinas Perhubungan Kabupaten Alor. Dia juga adalah lulusan IPDN Bandung dan meraih gelar Master di Amerika Serikat. Tahun ini, dia pun telah mendapat beasiswa untuk S3 di Amerika Serikat.

KUPANG, KOMPAS.com - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) asal Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang juga YouTuber, mengumumkan kepada publik kalau dirinya orang pertama di NTT yang positif Covid-19.

Dia mengumumkan sendiri hasil test swab melalui akun YouTube pribadinya, El Asamau Official.

"Saya El Asamau, saya baru divonis positif Covid-19 atau corona dan saya mau menceritakan kronologi sampai saya divonis mengidap penyakit ini ," ujar pasien itu di YouTube, Kamis (9/4/2020) malam.

Dia menyampaikan hal itu, setelah beberapa jam sebelumnya Juru Bicara pemerintah terkait penanganan wabah virus corona, Achmad Yurianto, mengumumkan tambahan pasien positif asal NTT.

Baca juga: Pasien Positif Covid-19 di NTT Diperkirakan Kontak dengan 60 Orang, Termasuk 2 Prajurit TNI

Pantauan Kompas.com, saat pertama kali mengumumkan statusnya ke publik, jumlah subscribe baru 167.

Namun, hingga Minggu (12/4/2020) pukul 13.00 WITA, jumlah subscribe meningkat pesat menjadi 6.000 lebih.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Angka subscribe meningkat, setelah videonya dibagikan dan viral di media sosial khususnya sejumlah grup Facebook di NTT yang memiliki member mencapai ratusan ribu orang.

Dalam akun YouTube tersebut, terlihat pria itu telah memproduksi 20 video. Termasuk dua video terbaru yang diupload pada 9 April dan 11 April 2020 kemarin.

Baca juga: Cerita Pasien Positif Corona Pertama di NTT, Hanya Rasakan Meriang

ASN Dishub Alor, terima beasiswa ke AS

Pria tersebut adalah ASN di Dinas Perhubungan Kabupaten Alor. Dia juga adalah lulusan IPDN Bandung dan meraih gelar Master di Amerika Serikat. Tahun ini, dia pun telah mendapat beasiswa untuk S3 di Amerika Serikat.

Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi mengatakan, pasien positif Covid-19 pertama di NTT ini juga penerima beasiswa LPDP S3 ke Amerika Serikat.

Pasien itu pernah dua kali bertemu dengan Josef, yakni 2 November 2018 dan 8 Mei 2019.

"Waktu itu dia bertemu saya sebagai Ketua Beasiswa Luar Negeri dari Dikti Ristek," ungkap Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (10/4/2020).

Josef menyebut, pasien 01 ini merupakan lulusan Master (S2) di Amerika Serikat.

Josef berharap, pasien itu segera pulih dan bisa beraktivitas seperti biasanya.

Baca juga: Jadi Pasien Positif Covid-19 Pertama di NTT, YouTuber Ini Umumkan Hasil Tes Swab Lewat YouTube

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X