136 TKI dari Malaysia Tiba di Lanud Soewondo Medan, Dikarantina 3 - 4 Hari

Kompas.com - 09/04/2020, 19:36 WIB
Sebanyak 136 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang baru pulang dari Malaysia tiba di Pangkalan Udara (Lanud) Soewondo, Kamis (9/4/2020) sore sekitar pukul 17.10 WIB. Rencananya, mereka akan dikarantina sementara di gedung eks Bandara Polonia Medan selama 3 - 4 hari. IstimewaSebanyak 136 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang baru pulang dari Malaysia tiba di Pangkalan Udara (Lanud) Soewondo, Kamis (9/4/2020) sore sekitar pukul 17.10 WIB. Rencananya, mereka akan dikarantina sementara di gedung eks Bandara Polonia Medan selama 3 - 4 hari.

MEDAN, KOMPAS.com - Sebanyak 136 Tenaga Kerja Indonesia ( TKI) yang baru pulang dari Malaysia tiba di Pangkalan Udara (Lanud) Soewondo, Kamis (9/4/2020) sore sekitar pukul 17.10 WIB.

Rencananya, mereka akan dikarantina sementara di gedung eks Bandara Polonia Medan selama 3 - 4 hari. 

Informasi yang diperoleh, para TKI ini diangkut dengan 4 bus yang dikawal oleh petugas kepolisian dan polisi militer Angkatan Udara.

Satu per satu mereka disemprot disinfektan lalu secara teratur mencuci tangan dan diberikan handuk. Mereka diarahkan masuk ke dalam gedung penampungan. 

Komandan Lanud Soewondo Kolonel PNB Meka Yudanto mengatakan, mereka ini akan ditampung sementara untuk selanjutnya dijemput oleh Pemkab/Pemko asal TKI.

"Jadi di sini 3 sampai 4 hari," katanya dalam rekaman suara yang diterima Kamis (9/4/2020) sore.  

Baca juga: Malaysia Lockdown, 36 TKI Ilegal Kembali Masuk Indonesia dari Jalur Tikus di Labura Sumut

Jangan sampai ada yang kabur...

Dia meminta para TKI mematuhi aturan yang ada selama karantina. Segala kebutuhan selama dikarantina, dipenuhi.

Mulai dari tempat tidur yang dilengkapi selimut, kipas angin, serta kebutuhan buang air disediakan. Ada 10 WC yang disiapkan.

Dengan begitu diharapkan, tidak ada TKI yang kabur selama masa karantina. 

"Jadi segala kebutuhan mereka kita siapkan. Termasuk besok pagi mereka akan berolahraga di sini," terangnya. 

Baca juga: Bertahan Saat Lockdown di Malaysia, TKI di Sarawak Terima Bantuan Sembako

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Terlantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Terlantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Regional
Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Regional
Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Regional
Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Regional
Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Regional
Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Regional
Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Regional
Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Regional
Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Regional
Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Regional
Terjangkit dari Ayah, Bayi 12 Bulan di Kutai Kertanegara Positif Covid-19

Terjangkit dari Ayah, Bayi 12 Bulan di Kutai Kertanegara Positif Covid-19

Regional
AirNav: Benda Misterius di Langit Kota Solo Balon Udara

AirNav: Benda Misterius di Langit Kota Solo Balon Udara

Regional
'Tahun Ini Lebih Parah, Belum Lebaran Sudah Banjir'

"Tahun Ini Lebih Parah, Belum Lebaran Sudah Banjir"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X