Kapolda Jabar: Tidak Ada Jam Malam di Jabar, Hanya Iimbauan

Kompas.com - 08/04/2020, 17:05 WIB
Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriady (dua dari kiri) berbincang dengan Sekda Karawang Acep Jamhuri (kiri) bersama Ketua DPRD Karawang Pendi Anwar, Kapolres Karawang AKBP Arif Rachman Arifin dan Dandim 0604 Karawang Letkol Inf. Medi Haryo Wibowo saat meninjau banjir di Perumahan BMI 1, Cikampek, Karawang, Selasa (25/2/202). KOMPAS.COM/FARIDAKapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriady (dua dari kiri) berbincang dengan Sekda Karawang Acep Jamhuri (kiri) bersama Ketua DPRD Karawang Pendi Anwar, Kapolres Karawang AKBP Arif Rachman Arifin dan Dandim 0604 Karawang Letkol Inf. Medi Haryo Wibowo saat meninjau banjir di Perumahan BMI 1, Cikampek, Karawang, Selasa (25/2/202).

BANDUNG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyepakati perencanaan pemberlakuan jam malam di Jawa Barat.

Hal tersebut sebagai salah satu upaya pembatasan fisik dan sosial di masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriady mengatakan, tidak ada pemberlakuan jam malam di Jawa Barat, melainkam hanya sebatas imbauan kepada masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan di tengah pandemi corona ini, seperti menjaga jarak fisik dan sosial, menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan imbauan agar masyarakat tetap berada di rumah.

"Sebenarnya kita nggak ada jam malam. Tapi kita akan melakukan imbauan kepada masyarakat pada siang hari dan malam hari. Itu saja. Nggak ada jam malam," tegas Rudy di Mapolrestabes Bandung, Rabu (8/4/2020).

Baca juga: 575 Hotel di Jabar Tutup Sementara, 25.000 Karyawan Dirumahkan

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil akan mengkaji rencana penerapan jam malam di Jawa Barat. Hal itu dilakukan lantaran imbauan social distancing dinilai tak efektif.

"(Social distancing) masih belum maksimal, saya kemarin inspeksi muter-muter sebagian di kabupaten terlihat masih tidak ada upaya dan situasi yang berbeda. Kita menyepakati agar merencanakan salah satu (langkah sebelum) PSBB, yakni jam malam," ujar Emil. 

Emil bahkan meminta agar 27 kabupaten kota untuk segera membuat kajian soal jam malam itu.

Baca juga: Pemprov Jabar Gencar Sosialisasikan Larangan Mudik

 

Rencana penerapan jam malam itu pun telah ia sampaikan kepada Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi.

"Kami mengarahkan kepada kota kabupaten segera melakukan upaya perlakuan jam malam. Bagian dari proses mendisiplinkan dan pembatasan sosial berskala besar di wilayah Jabar," katanya. 

"Sudah disetujui oleh Pak Kapolda, asal koordinasi dengan kepolisian di bawah polda," kata Emil.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kala Pencuri Pura-pura Jadi Anggota Satgas Covid-19

Kala Pencuri Pura-pura Jadi Anggota Satgas Covid-19

Regional
5 Kasus Investasi Bodong di Tanah Air, Libatkan Istri Polisi hingga Mantan Pegawai Bank

5 Kasus Investasi Bodong di Tanah Air, Libatkan Istri Polisi hingga Mantan Pegawai Bank

Regional
Penyu Seberat 30 Kilogram Ditemukan Mati di Pantai Sepanjang

Penyu Seberat 30 Kilogram Ditemukan Mati di Pantai Sepanjang

Regional
Isi Galon dengan Air Biasa, 2 Agen Ditangkap, Mengaku Untung Rp 13.000

Isi Galon dengan Air Biasa, 2 Agen Ditangkap, Mengaku Untung Rp 13.000

Regional
Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris di Gorontalo

Densus 88 Tangkap 7 Terduga Teroris di Gorontalo

Regional
PLN Klaim Sudah Beri Solusi Tagihan Pelanggan Capai Puluhan Juta Rupiah

PLN Klaim Sudah Beri Solusi Tagihan Pelanggan Capai Puluhan Juta Rupiah

Regional
Fakta 2 Agen Ganti Isi Galon dengan Air Biasa, Gunakan Tutup Segel Resmi, Ditangkap di Atas Truk

Fakta 2 Agen Ganti Isi Galon dengan Air Biasa, Gunakan Tutup Segel Resmi, Ditangkap di Atas Truk

Regional
Penipuan Bermodus Jual Gula dan Minyak Murah, Korbannya Merugi Ratusan Juta Rupiah

Penipuan Bermodus Jual Gula dan Minyak Murah, Korbannya Merugi Ratusan Juta Rupiah

Regional
Diduga Putus Cinta, Perempuan Muda Lompat dari Lantai 4 Penginapan di Bali

Diduga Putus Cinta, Perempuan Muda Lompat dari Lantai 4 Penginapan di Bali

Regional
Mantan Bupati Malang Dipecat dari PDI-P Karena Membelot di Pilkada

Mantan Bupati Malang Dipecat dari PDI-P Karena Membelot di Pilkada

Regional
Imbas Kerumunan Rizieq Shihab, RS Covid-19 di Kabupaten Bogor Hampir Penuh

Imbas Kerumunan Rizieq Shihab, RS Covid-19 di Kabupaten Bogor Hampir Penuh

Regional
Derita Fransiskus, Bocah 7 Tahun yang Lumpuh dan Terbaring Lemas di Kereta Bayi

Derita Fransiskus, Bocah 7 Tahun yang Lumpuh dan Terbaring Lemas di Kereta Bayi

Regional
Kondisi Terkini Gunung Merapi, Titik Longsoran Baru dan Intensitas Gempa Guguran

Kondisi Terkini Gunung Merapi, Titik Longsoran Baru dan Intensitas Gempa Guguran

Regional
Oknum Pegawai Pelabuhan “Nyabu” dengan Teman Wanita, hanya Terancam Dimutasi

Oknum Pegawai Pelabuhan “Nyabu” dengan Teman Wanita, hanya Terancam Dimutasi

Regional
Gara-gara Hujan Deras hingga Laut Pasang, 4.235 Rumah di Serdang Bedagai Terendam Banjir

Gara-gara Hujan Deras hingga Laut Pasang, 4.235 Rumah di Serdang Bedagai Terendam Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X