Diantar Orangtuanya, 1 Tahanan Kabur di Makassar Serahkan Diri

Kompas.com - 08/04/2020, 15:51 WIB
Ilustrasi tahanan ThinkstockphotosIlustrasi tahanan

MAKASSAR, KOMPAS.com - Salah satu tahanan Polsek Mamajang, Kota Makassar yang sempat kabur akhirnya menyerahkan dirinya ke kantor polisi pada Selasa (7/4/2020).

Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus mengatakan, tahanan berinisial PA (20) tersebut menyerahkan dirinya ke Polsek Mamajang dengan diantar orangtuanya.

PA menyusul dua rekannya berinisial G dan  U yang juga sempat kabur bersamanya pada Jumat (3/4/2020). 

"Yang bersangkutan tahanan narkoba. Dia merusak plafon dan papan balok untuk di jadikan jalan keluar atas petunjuk U untuk melarikan diri," kata Supriady saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (8/4/2020).

Baca juga: 2 Tahanan yang Kabur dari Polsek Mamajang Ditangkap, Satu Ditembak

Dari hasil interogasi ketiga tahanan yang kabur, Supriady mengatakan, ide untuk melarikan diri pertama kali dicetuskan oleh U. 

Niat U terlaksana usai satu tahanan kabur lainnya yang berinisial G mengaku sudah menguasai jalan yang aman untuk dilewati bila ketiga tahanan tersebut berhasil keluar dari Polsek Mamajang.

"U mengakui kalau dia yang merusak kawat duri tahanan sehingga mendapatkan jalan untuk melarikan diri. Setelah berada di pinggir jalan ketiganya terpisah," kata Supriady.

Sebelumnya diberitakan sebanyak tiga tahanan Polsek Mamajang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kabur pada Jumat (3/4/2020) sekitar 11.00 Wita.

Baca juga: Takut Virus Corona Masuk Lapas, 10 Napi dan Tahanan Buat Gaduh Minta Dibebaskan

Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol Supriady Idrus mengatakan, ketiga tahanan yang kabur yakni P (20), G (22), dan U (18).

"Kejadiannya siang hari. Mereka semua itu tahanan narkoba, pencurian, dan penganiayaan kabur dengan mengambil meja untuk dijadikan tangga lalu jebol atap plafon tahanan," kata Supriady saat dikonfirmasi wartawan, Senin (6/4/2020).



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Luapan Sungai Serayu di Banyumas Surut, Pengungsi Kembali ke Rumah

Banjir Luapan Sungai Serayu di Banyumas Surut, Pengungsi Kembali ke Rumah

Regional
Mulai 6 Desember, Tarif Tol Simpang Susun Waru-Bandara Juanda Surabaya Naik

Mulai 6 Desember, Tarif Tol Simpang Susun Waru-Bandara Juanda Surabaya Naik

Regional
Soal RS Ummi, Polisi Berencana Minta Keterangan IDI dan Sejumlah Ahli

Soal RS Ummi, Polisi Berencana Minta Keterangan IDI dan Sejumlah Ahli

Regional
Bawaslu Gunungkidul Telusuri Video Viral Bagi-bagi Uang

Bawaslu Gunungkidul Telusuri Video Viral Bagi-bagi Uang

Regional
Kota Bandung Zona Merah Covid-19, Dugaan Pemicu hingga Kata Ridwan Kamil

Kota Bandung Zona Merah Covid-19, Dugaan Pemicu hingga Kata Ridwan Kamil

Regional
Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Regional
1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung 'Swab' Malah 'Rapid Test' Ulang

1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung "Swab" Malah "Rapid Test" Ulang

Regional
Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Regional
Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Regional
Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Regional
Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Regional
Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Regional
Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Regional
Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Regional
Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X