Tekan Penyebaran Covid-19, 10.000 Masker Mulai Dibagikan di Denpasar

Kompas.com - 06/04/2020, 13:19 WIB
Pembagian masker di Pasar Adat Desa Pakraman Ubung, Denpasar, Senin (6/4/2020). IstimewaPembagian masker di Pasar Adat Desa Pakraman Ubung, Denpasar, Senin (6/4/2020).

DENPASAR, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Denpasar tengah menggerakan program 10.000 masker untuk masyarakat.

Program diharapkan mampu menekan penyebaran virus corona atau Covid-19 di Kota Denpasar. 

Masker tersebut mulai dibagikan di sejumlah pasar di Denpasar, pada Senin (6/4/2020).

Baca juga: Imbas Virus Corona, 2.975 Pekerja di Denpasar Dirumahkan Tanpa Upah

Yudiyani Putri, dari Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kota Denpasar mengatakan, pembagian telah dilakukan di Pasar Kreneng 1.280 masker, Pasar Adat Intaran 150 masker, Pasar Adat Pakraman Padangsambian 200 masker, dan Pasar Desa Adat Ubung 200 masker.

Pembagian masker ini menyasar kepada warga yang rentan seperti petugas parkir, petugas kebersihan yang bekerja di jalanan, dan para pedagang.

"Besok akan dilanjutkan lagi di sejumlah lokasi pasar lainnya dengan jumlah masker disesuaikan dengan jumlah penerima," kata Yudiyani, dalam keterangan tertulis, Senin siang.

Baca juga: APD Langka, Dokter di Denpasar Buat Pelindung Wajah dari Spons dan Mika

Agus, pedagang di Pasar Adat Desa Pakraman Ubung mengaku, terbantu dengan adanya bantuan masker dari K3S dan Pemerintah Kota Denpasar.

“Sebagai pedagang kami akan semaksimal mungkin mengikuti anjuran serta arahan yang diberikan pemerintah untuk membantu menekan Covid-19 di Kota Denpasar," ujar Agus.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Regional
Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Regional
Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Regional
Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Regional
Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Regional
Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Regional
Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Regional
Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Regional
Terjangkit dari Ayah, Bayi 12 Bulan di Kutai Kertanegara Positif Covid-19

Terjangkit dari Ayah, Bayi 12 Bulan di Kutai Kertanegara Positif Covid-19

Regional
AirNav: Benda Misterius di Langit Kota Solo Balon Udara

AirNav: Benda Misterius di Langit Kota Solo Balon Udara

Regional
'Tahun Ini Lebih Parah, Belum Lebaran Sudah Banjir'

"Tahun Ini Lebih Parah, Belum Lebaran Sudah Banjir"

Regional
Silaturahmi Lebaran Virtual, Ganjar Mau Lagi, Risma Sebut yang Penting Sehat

Silaturahmi Lebaran Virtual, Ganjar Mau Lagi, Risma Sebut yang Penting Sehat

Regional
Terungkap, Benda Langit Misterius yang Bikin Geger Warga Yogyakarta, Ini Faktanya

Terungkap, Benda Langit Misterius yang Bikin Geger Warga Yogyakarta, Ini Faktanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X