Dalam Sehari, Dua PDP di Salatiga Meninggal Dunia

Kompas.com - 05/04/2020, 21:25 WIB
Wali Kota Salatiga Yuliyanto KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANAWali Kota Salatiga Yuliyanto

SALATIGA, KOMPAS.com - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) meninggal dunia, Minggu (5/4/2020).

Pasien tersebut menjalani perawatan sejak Jumat (3/4/2020).

Wali Kota Salatiga Yuliyanto mengatakan, dalam sehari terdapat dua PDP meninggal dunia.

Pasien pertama, kata dia, menjalani perawatan di Rumah Sakit Paru Ario Wirawan (RSPAW) Salatiga.

"Hari ini ada dua pasien yang meninggal. Pasien pertama berusia 56 tahun dan punya penyakit penyerta jantung, paru, dan diabetes," paparnya saat dihubungi, Minggu (5/4/2020).

Baca juga: Wali Kota Salatiga Umumkan Pasien PDP Corona Meninggal

Sementara untuk pasien kedua yang meninggal, sudah menjalani tes, namun saat ini hasil tes laboratoriumnya belum keluar.

"Pasien kedua meninggal sekira pukul 17.40 WIB," kata Yuliyanto.

Sekadar diketahui, pasien kedua ini memiliki penyakit bawaan.

Dia sempat menjalani perawatan, dan setelah diketahui ada indikasi terpapar Covid-19, langsung menjalani perawatan di ruang isolasi.

Baca juga: Salatiga Tanggap Darurat Covid-19, Ribuan Paket Sembako Disiapkan untuk Warga Terdampak

Dengan adanya dua pasien yang meninggal dalam waktu satu hari ini, semua pasien yang memiliki gejala terpapar Covid-19, langsung diperlakukan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

"Dengan diperlakukan sebagai PDP, tim medis akan lebih bisa mengantisipasi dan cepat mengambil langkah-langkah yang diperlukan," ungkapnya.

Soal status tanggap darurat saat ini, Yuliyanto mengaku akan lebih diperketat.

"Kami mengimbau masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19. Keluar rumah wajib pakai masker, dan kalau bisa yang urusannya penting saja," pungkasnya. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPU Karawang Tetapkan Cellica-Aep sebagai Pemenang Pilkada 2020

KPU Karawang Tetapkan Cellica-Aep sebagai Pemenang Pilkada 2020

Regional
Sultan HB X soal Perpanjangan PPKM: Tak Ada Pilihan Lain, Kita Juga Perpanjang

Sultan HB X soal Perpanjangan PPKM: Tak Ada Pilihan Lain, Kita Juga Perpanjang

Regional
Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Bunuh Ibu karena Uang Rp 300.000, Nasrul Divonis Seumur Hidup

Regional
Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Digugat Anak Kandung gara-gara Fortuner, Ibu: Sampai Kapan Pun Dia Adalah Anak Saya

Regional
Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Turis Slovakia Dibunuh Mantan Pacar, Motif Pelaku Sakit Hati Diputus Korban

Regional
Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Jalan Alternatif Tasikmalaya-Pangandaran via Cineam Tertutup Longsor

Regional
Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Puting Beliung Wonogiri yang Viral, Ukurannya Terbesar dari Sebelumnya

Regional
Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Rasa Haru Anggota TNI Dibangunkan Rumah oleh Wakapolres

Regional
Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Perdik Sulsel Minta Pemerkosa Penyandang Disabilitas Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Cemburu Baca Pesan di WhatsApp, Suami Cekik Istri 30 Menit hingga Tewas

Regional
Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Ibu Kandung Digugat Anak Soal Fortuner, Kuasa Hukum: Tujuannya Mendamaikan

Regional
Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Wali Kota Madiun Padamkan Lampu Penerangan Jalan hingga Pagi Hari

Regional
Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Banyumas Tidak Perpanjang PPKM, Dinkes: Belum Ada Kabar Resmi

Regional
Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Baku Tembak dengan Polisi, Seorang Mantan Kepala Desa di Sumsel Tewas

Regional
Derita Ibu Digugat Anak Kandung: Kalau Rumah Disita, Saya Mau Tinggal Dimana Lagi

Derita Ibu Digugat Anak Kandung: Kalau Rumah Disita, Saya Mau Tinggal Dimana Lagi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X