Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Kompas.com - 05/04/2020, 17:34 WIB
Bupati Batang Wihaji (dua kanan) bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) berbincang dengan berjemur di bawah sinar matahari Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Sabtu (28/3/2020). Selain dengan cara berjemur dibawah sinar matahari saat pagi untuk menambah imunitas, Pemerintah setempat menghimbau kepada warga untuk peduli mencegah wabah virus Corona (COVID-19) dengan cara berbincang dengan orang lain dengan jarak minimal 1 meter, tidak keluar rumah, menggunakan masker, dan rajin mencuci tangan. ANTARA FOTO/HARVIYAN PERDANA PUTBupati Batang Wihaji (dua kanan) bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) berbincang dengan berjemur di bawah sinar matahari Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Sabtu (28/3/2020). Selain dengan cara berjemur dibawah sinar matahari saat pagi untuk menambah imunitas, Pemerintah setempat menghimbau kepada warga untuk peduli mencegah wabah virus Corona (COVID-19) dengan cara berbincang dengan orang lain dengan jarak minimal 1 meter, tidak keluar rumah, menggunakan masker, dan rajin mencuci tangan.

BATANG, KOMPAS.com - Seorang dokter terindikasi positif corona ( Covid-19) berdasarkan hasil rapid test yang dilakukan rumah sakit swasta di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan Bupati Batang Wihaji saat kunjungi pemudik yang diisolasi mandiri di Desa Pacet Kecamatan Reban, Minggu (5/4/2020).

"Dua orang Batang yang positif Covid-19 kondisinya sudah membaik, hari ini diperbolehkan pulang dari RSUP Karyadi. Akan tetapi, dari hasil rapid tes satu lagi dokter swasta di Batang terindikasi positif corona, sehingga total menjadi 3 orang. Dua dokter satu warga biasa," kata Wihaji.

Baca juga: 11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

Dokter yang positif corona, lanjutnya, saat ini masih menjalankan isolasi mandiri di rumahnya karena masuk kategori Orang Tanpa Gjala (OTG).

"Dokter tersebut tidak ada gejala panas, flu, batuk tapi hasil rapid tesnya positif. Tes sendiri dilakukan karena inisiatif pihak rumah sakit," ungkapnya.

Sebelum dinyatakan positif corona, Ia sudah menjalani isolasi mandiri selama satu minggu.

Karena kondisinya masih sehat sampai sekarang pun belum di rujuk ke rumah sakit.

"Sebelum dilakukan rapid test, dokter tersebut sudah menjalankan isolasi mandiri, sekarang kondisinya masih sehat, Kita juga sudah melakukan tracing terkait hal ini," jelasnya.

Baca juga: 11 Kasus Baru dari Jateng, Ini Sebaran Pasien Meninggal akibat Covid-19

Meski demikian, dari ketiga orang yang dinyatakan positif hasil rapid tast, masih menunggu hasil swab laboratorium.

"Hasil swab nya butuh waktu, karena antrenya panjang dan sekarang harus di Laboratorium Jakarta," tegas Wihaji.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

127 Anak Positif Covid-19 di Surabaya, Terpapar dari Orangtua

127 Anak Positif Covid-19 di Surabaya, Terpapar dari Orangtua

Regional
Sebelum Tewas, Penyerang Polsek Daha Selatan Terlebih Dahulu Bakar Mobil Patroli lalu Serang Polisi

Sebelum Tewas, Penyerang Polsek Daha Selatan Terlebih Dahulu Bakar Mobil Patroli lalu Serang Polisi

Regional
Unggah Postingan Bernada Kebencian pada Institusi Polisi, Ibu Rumah Tangga Ditahan

Unggah Postingan Bernada Kebencian pada Institusi Polisi, Ibu Rumah Tangga Ditahan

Regional
Mobil Polisi yang Dibakar Pelaku Penyerangan Mapolsek di Kalsel Sempat Meledak

Mobil Polisi yang Dibakar Pelaku Penyerangan Mapolsek di Kalsel Sempat Meledak

Regional
Nihil Kasus Corona, 12 Kabupaten di NTT Siap Terapkan 'New Normal'

Nihil Kasus Corona, 12 Kabupaten di NTT Siap Terapkan "New Normal"

Regional
Sepeda Motor Terbakar Usai Kecelakaan di Depan SPBU, Pelajar SMA Tewas

Sepeda Motor Terbakar Usai Kecelakaan di Depan SPBU, Pelajar SMA Tewas

Regional
Sejumlah Pantai di Bali Dibuka untuk Turis Asing, Warga Lokal Belum Diizinkan Masuk

Sejumlah Pantai di Bali Dibuka untuk Turis Asing, Warga Lokal Belum Diizinkan Masuk

Regional
Pendaftaran PPDB Surabaya Dapat Diakses lewat Aplikasi Android

Pendaftaran PPDB Surabaya Dapat Diakses lewat Aplikasi Android

Regional
Sebelum Meninggal, Polisi di Kalsel Sempat Berikan Perlawanan pada Pelaku Penyerangan

Sebelum Meninggal, Polisi di Kalsel Sempat Berikan Perlawanan pada Pelaku Penyerangan

Regional
Fakta Mapolsek Daha Selatan Diserang OTK, Anggota Polisi Tewas dan Ditemukan Dokumen ISIS

Fakta Mapolsek Daha Selatan Diserang OTK, Anggota Polisi Tewas dan Ditemukan Dokumen ISIS

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 1 Juni 2020

Regional
Tak Pakai Masker, Warga Dihukum Menghafal Pancasila

Tak Pakai Masker, Warga Dihukum Menghafal Pancasila

Regional
Jajarannya Nekat Korupsi Saat Pandemi, Ganjar Langsung Seret ke KPK

Jajarannya Nekat Korupsi Saat Pandemi, Ganjar Langsung Seret ke KPK

Regional
Sambut 'New Normal' di Babel, 6 Sekolah Dibuka, Kecuali di Pangkalpinang

Sambut "New Normal" di Babel, 6 Sekolah Dibuka, Kecuali di Pangkalpinang

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Juni 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Juni 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X